Oknum Brimob Lakukan Tindak Kekerasan terhadap Wartawan ANTARA

Yohannes AbimanyuYohannes Abimanyu - Senin, 19 Juni 2017
Oknum Brimob Lakukan Tindak Kekerasan terhadap Wartawan ANTARA

Brimob pukul wartawan Kantor Berita ANTARA. (Foto: Screenshoot video rekaman))

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Kekerasan kepada wartawan kembali terjadi. Kali ini menimpa wartawan Kantor Berita ANTARA yang sedang meliput kejuaraan bulu tangkis kelas dunia Indonesia Open Series di JCC, Senayan, Minggu (18/6).

Kronologi kejadian, wartawan Kantor Berita Antara Ricky Prayoga langsung diseret paksa oleh dua petugas Brimob tanpa alasan yang jelas.

Dalam Video yang beradar di kalangan wartawan, Yoga panggilan akrabnya tampak diseret ke sudut ruangan sambil dimaki-maki dua oknum polisi.

Yoga mengatakan ketika itu pertandingan pertama final Indonesia Open 2017.

"Karena masih bermain saya berniat menuju ATM dulu untuk melakukan transaksi. saya datang ke lokasi venue Jakarta Convention Centre (JCC) sekitar pukul 15:00 WIB," kata Yoga pada siaran pers yang diterima merahputih.com, Minggu (18/6).

Dalam perjalanan menuju ATM, Yoga menjelaskan dirinya sempat saling tatapan dengan anggota Brimob.

"Saya berusaha memalingkan pandangan tapi ketika saya melihat lagi dia masih melihat ke arah saya dengan mengikuti sampai berjarak beberapa langkah," tuturnya.

Kemudian Yoga bertanya, kenapa dirinya diikuti oleh petugas saat itu.

"Namun bukan jawaban yang mengenakkan yang saya dapat. 'Apa kau, ada undang-undangnya jangan melihat? Kalau tidak mau dilihat jangan jadi manusia'," ujarnya.

Salah seorang petugas dengan identitas Adam (tulisan nama di dada kanan) terlibat dalam perdebatan sengit. Selang beberapa saat tiga petugas berusaha membanting Ricky.

"Saya berusaha melepaskan diri dan menanyakan 'apa maksudnya ini?' Mereka bilang 'amankan saja bikin onar ini orang melawan petugas'. Saya tanya melawan apa? Adam bilang 'kau nantang-nantang petugas, kukokang juga kau', sambil berusaha mengacungkan senjata laras panjangnya ke arah saya," ujar Ricky.

Yoga juga hendak dibawa ke pos polisi namun menolak dan selanjutnya mengamankan diri di media center di dalam gedung.

Di sana, seorang polisi lain dengan arogan menantangnya berkelahi di luar gedung dengan melepas atribut masing-masing.

Akhirnya seorang personel Brimob yang lebih senior mendamaikan mereka. Namun, kata Ricky, Adam menyalami dia tanpa menatap matanya dan langsung pergi.

Baca juga berita lainnya dalam artikel: Pasca OTT, Oknum Pejabat DPRD Jawa Timur Tiba Di KPK

#Kekerasan Wartawan #Brimob
Bagikan
Ditulis Oleh

Yohannes Abimanyu

Wonderful Indonesia, Pesona Indonesia dan pesona gw adalah satu

Berita Terkait

Indonesia
Brimob Diterjunkan Bubarkan Tawuran Warga di Klender, Senjata Rakitan Ikut Disita
Tawuran antarwarga di Klender, Jakarta Timur, Senin pagi, dibubarkan aparat Brimob dengan gas air mata. Polisi menyita busur, ketapel, dan petasan dari lokasi bentrokan.
Wisnu Cipto - Senin, 25 Mei 2026
Brimob Diterjunkan Bubarkan Tawuran Warga di Klender, Senjata Rakitan Ikut Disita
Indonesia
Kapolda Metro Peringatkan Anggota Brimob, jangan Arogan dan Sakiti Hati Rakyat
Kehormatan sebagai anggota Polri harus tecermin dalam sikap disiplin, loyalitas, dan tanggung jawab.
Dwi Astarini - Senin, 20 April 2026
Kapolda Metro Peringatkan Anggota Brimob, jangan Arogan dan Sakiti Hati Rakyat
Indonesia
Demo Polda DIY Imbas Kasus Brimob Maluku, Mabes Polri: Kami Paham Kemarahan Rakyat
Polri menghormati penyampaian pendapat di muka umum sebagai bagian dari mekanisme kontrol terhadap institusi publik.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 25 Februari 2026
Demo Polda DIY Imbas Kasus Brimob Maluku, Mabes Polri: Kami Paham Kemarahan Rakyat
Indonesia
Pengamat Minta Brimob Dipensiunkan dari Urusan Sipil, Urus Konflik Berdarah Saja
Peristiwa tragis ini memicu gelombang protes keras, menuntut evaluasi total atas keberadaan pasukan elit di tengah hiruk-pikuk masyarakat sipil
Angga Yudha Pratama - Rabu, 25 Februari 2026
Pengamat Minta Brimob Dipensiunkan dari Urusan Sipil, Urus Konflik Berdarah Saja
Indonesia
Bripda MS Dipecat Polri, Berkas Kasus Penganiayaan Dilimpahkan ke Kejari Tual
Bripda MS terancam 15 tahun penjara setelah menganiaya pelajar MTS hingga tewas di Tual, Maluku. Ia juga bisa dikenakan denda Rp 3 miliar.
Soffi Amira - Rabu, 25 Februari 2026
Bripda MS Dipecat Polri, Berkas Kasus Penganiayaan Dilimpahkan ke Kejari Tual
Indonesia
Kapolri Pecat Bripda MS Usai Siswa MTs Tewas di Tual, DPR: Tak Boleh Ada Impunitas
Kapolri Listyo Sigit pecat Bripda MS usai kasus siswa MTs tewas di Tual. Komisi III DPR minta proses pidana tetap berjalan tanpa impunitas.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 25 Februari 2026
Kapolri Pecat Bripda MS Usai Siswa MTs Tewas di Tual, DPR: Tak Boleh Ada Impunitas
Indonesia
Sahroni Minta Atasan Oknum Penganiaya Remaja di Maluku Ikut Diproses, Tanggung Jawab karena Lalai Jaga Anak Buah
Selain menjaga muruah institusi, pemecatan tersebut mempermudah lembaga penegak hukum memproses hukuman pidana Bripda MA.
Dwi Astarini - Selasa, 24 Februari 2026
Sahroni Minta Atasan Oknum Penganiaya Remaja di Maluku Ikut Diproses, Tanggung Jawab karena Lalai Jaga Anak Buah
Indonesia
Bripda MS Minta Maaf Sambil Gemetar, Alasan Pemukulan Bikin Geleng-Geleng Kepala
Di sisi lain, proses pidana tetap bergulir secara independen sesuai ketentuan hukum berlaku guna memenuhi rasa keadilan publik
Angga Yudha Pratama - Selasa, 24 Februari 2026
Bripda MS Minta Maaf Sambil Gemetar, Alasan Pemukulan Bikin Geleng-Geleng Kepala
Indonesia
DPR Dukung Pemecatan Oknum Brimob yang Aniaya Remaja hingga Tewas, Disebut Beban Institusi
Meminta Bripda MS juga diproses secara pidana karena tindakannya yang menewaskan remaja tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 24 Februari 2026
DPR Dukung Pemecatan Oknum Brimob yang Aniaya Remaja hingga Tewas, Disebut Beban Institusi
Indonesia
Bripda MS Resmi Dipecat dari Polri usai Aniaya Pelajar hingga Tewas di Maluku
Anggota Brimob, Bripda MS, resmi dipecat dari polri usai menganiaya pelajar MTS hingga tewas di Tual, Maluku.
Soffi Amira - Selasa, 24 Februari 2026
Bripda MS Resmi Dipecat dari Polri usai Aniaya Pelajar hingga Tewas di Maluku
Bagikan