Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Musik

Kisah Seorang Introvert dalam Single Normal Eve, 'Dimensio'

Febrian AdiFebrian Adi - Sabtu, 29 Oktober 2022
Kisah Seorang Introvert dalam Single Normal Eve, 'Dimensio'

Normal Eve rilis single kelima 'Dimensio', (Foto/dok Normal Eve)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEMAKIN mendekati album penuh, Normal Eve melepas single kelima berjudul Dimensio, Jumat (28/10). Nuansa sedikit tenang disajikan pada Dimensio dengan aransemen petikan akustik dibalut dengan nuansa reverb yang terasa kontemplatif.

Dalam keterangan resmi yang diterima Merahputih.com, Normal Eve menjelaskan Dimensio merupakan gambaran dari seorang introvert yang kesulitan berkomunikasi dengan lawan bicaranya.

Baca juga: for Revenge Cerita tentang Kebesaran Hati lewat Single ‘Untuk Siapa?’

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh NORMAL EVE (@nrml.eve)

“Sementara kenyataan tetap harus dihadapi dengan nilai yang memuaskan. Selalu terlihat canggung saat bertemu lawan bicaranya, sampai orang lain menilai anti sosial. Namun sosial dapat dilakukan dan diartikan dengan caranya sendiri, tanpa merugikan orang lain,” tambah Normal Eve ketika menjelaskan lebih dalam tentang Dimensio.

Sama seperti sebelumnya, dalam proses kreatifnya Normal Eve mempercayakannya kepada Ara sebagai produser, pencipta musik, penata musik, serta mixing dan mastering pada Leboer Studio milik Ara. Untuk Dimensio proses kreatif dan aransemen hanya menggunakan gitar akustik di awal lagu.

“Terdengar sangat sederhana dengan petikannya, namun melodi dari gitar yang bergema di akhir lagu membuat aransemen menuju ke level yang berbeda,” jelas Normal Eve.

Konsistensi dan produktivitas dengan mempertahankan kualitas, menjadi energi yang menyertai mereka di setiap proses kreatifnya, kenyakinan itulah yang terus dipegang oleh Normal Eve sehingga terus menghasilkan karya-karyanya secara konsisten.

Genre alternatif menjadi benang merah dari berbagai karya yang telah dirilis oleh Normal Eve. Total empat single sudah dikeluarkan oleh Normal Eve, di antaranya Derau, Impase, Delusif, dan terakhir Bergala.

Baca juga: Normal Eve Cerita Fenomena Terjebak dalam Mimpi di Single 'Delusif'

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh NORMAL EVE (@nrml.eve)

Lagu Bergala sendiri bercerita tentang kehidupan manusia yang di dalamnya tidak hanya berupa kebahagiaan, melainkan juga terdapat berbagai ujian yang diberikan oleh Tuhan.

“Hal itu tidak dapat dihindari oleh kita sebagai makhluk-Nya. Kita hanya bisa menjalankan dan merasakan keseluruhan proses kehidupan sambal mempersiapkan apa saja yang akan kita bawa ke kehidupan selanjutnya,” ucap Normal Eve tenang Bergala.

Terbentuk pada 2021, Normal Eve digawangi oleh Ara (drum dan synth), Ary (gitar), dan Yoga (bass dan vokal). Pemilihan nama Normal Eve didasari oleh situasi yang tidak normal (pandemi) kala itu, namun mereka berharap agar semua kembali menjadi seperti semula. (far)

Baca juga:

Normal Eve Cerita Kebahagiaan hingga Ujian dari Tuhan di Single 'Bergala'

#Musik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
Lebih dari 20 tahun tersimpan sebagai rekaman legendaris, penampilan bersejarah Discus di ProgSol Festival Swiss akhirnya resmi dirilis dalam format CD.
Ananda Dimas Prasetya - 18 menit lalu
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
ShowBiz
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
Lagu yang dirilis pada 1998 sebagai bagian dari album Vuelve ini memadukan unsur Latin pop, samba, dan musik dansa dengan irama yang penuh energi.
Dwi Astarini - 18 menit lalu
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
ShowBiz
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
for Revenge resmi dipercaya membawakan lagu original versi Indonesia untuk film Spider-Man: Brand New Day.
Ananda Dimas Prasetya - 1 jam, 22 menit lalu
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
ShowBiz
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
The Odyssey hanya menghadirkan satu lagu sebagai soundtrack utama, yakni When I'm Home (2026).
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
ShowBiz
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
EP yang diproduksi secara independen ini menghadirkan lima lagu yang disusun sebagai sebuah narasi utuh.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
ShowBiz
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
Dirilis sejak 1979, 'Mayonaka no Door~stay with me' Miki Matsubara kembali mencetak sejarah. Lagu City Pop Jepang ini kini telah melampaui 500 juta streaming Spotify.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
ShowBiz
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Supple membuka fase baru lewat album Nothing Can Explain. Delapan lagu dalam rilisan ini membawa pendengar menyusuri penyangkalan, obsesi, tekanan sosial, hingga survivor's guilt.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Indonesia
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
Mulai 1 Agustus 2026, pencatatan hak cipta lagu dan musik resmi digratiskan. DJKI berharap kebijakan ini mendorong lebih banyak musisi mendaftarkan karya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
ShowBiz
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
The Jansen resmi memperkenalkan album kelima, Romantisasi Impulsif, sebagai penutup trilogi setelah Banal Semakin Binal dan Durja Bersahaja.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
ShowBiz
Lirik Penuh Emosi, ini Kisah di Balik Lagu 'Sang Badut' Raim Laode
Melalui lagu ini, Raim Laode mengangkat kisah tentang seseorang yang tetap memilih bertahan dalam sebuah hubungan, meski menyadari dirinya bukan lagi alasan di balik kebahagiaan orang yang dicintainya.
Dwi Astarini - Rabu, 22 Juli 2026
Lirik Penuh Emosi, ini Kisah di Balik Lagu 'Sang Badut' Raim Laode
Bagikan