Musik

Normal Eve Cerita Fenomena Terjebak dalam Mimpi di Single 'Delusif'

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 01 September 2022
Normal Eve Cerita Fenomena Terjebak dalam Mimpi di Single 'Delusif'

Delusif jadi single ketiga Normal Eve. (Foto: Dok. Normal Eve)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BAND pendatang baru asal Tangerang Selatan, Normal Eve, menunjukkan konsistensi dalam bermusik dengan kembali merilis single berjudul Delusif. Hadir dengan nuansa alternatif dan sisipan ala post-rock, Delusif menceritakan kebiasaan banyak orang yang sering terlarut dalam mimpi dan angan-angan.

Lewat keterangan resmi yang diterima Merah Putih, Rabu (31/8), di single ini Normal Eve ingin menyampaikan tentang keadaan seseorang yang terjebak dalam mimpi-mimpi hidupnya, sehingga tidak mampu untuk membedakan mana realita dan mana yang semu.

"Enggak sedikit orang yang terbawa arus berbagai hal semu dan melupakan tujuan hidupnya. Menjadi buta akan hal penting, tidak dapat memilah serta memilih prioritas di dunia. Pada akhirnya hanya melakukan repetisi penuh penyesalan sampai habis waktu hidupnya," terang gitaris Normal Eve Ary pada merahputih.com.

Baca juga:

for Revenge Cerita tentang Kebesaran Hati lewat Single ‘Untuk Siapa?’

View this post on Instagram

A post shared by NORMAL EVE (@nrml.eve)

Seperti di dua single sebelumnya, Normal Eve kerap mengangkat berbagai masalah sosial yang terjadi di masyarakat sebagai tema lagu. Hal tersebut sengaja dilakukan agar lagu yang mereka hadirkan bisa lebih dekat dengan pendengarnya.

"Tentunya biar lebih relate ke pendengar. Di lagu Delusif misalnya, kita menceritakan hal yang banyak orang mungkin pernah mengalaminya, termasuk kita sendiri. Ketika terlarut dalam memimpikan sesuatu tanpa bertindak atau berusaha untuk mencapainya, kita cenderung berjalan ditempat dan menikmati mimpi yang berulang," kata Yoga sebagai penulis lirik lagu Delusif.

Baca juga:

Cerita Kesabaran Biru Baru di Single 'Semua Telah Terjadi'

Untuk proses kreatif serta produksi single ini, Normal Eve mempercayakannya kepada Ara sebagai produser, pencipta musik, penata musik. Sementara proses rekaman, mixing, dan mastering engineer mereka mempercayakannya pada Leboer Studio.

Nuansa reverb sangat ditonjolkan pada single Delusif, dipadukan dengan hentakan drum yang cukup untuk membakar semangat pendengarnya. "Proses kreatif dan aransemen lagu inii cukup singkat, tidak lebih dari 30 menit. Kita mencoba menghadirkan musik yang easy listening dan tidak terlalu kompleks di setiap lagu," jelas Ara.

Normal Eve terbentuk pada 24 Maret 2021, digawangi Ara (drum dan synth), Ary (gitar), dan Yoga (bass dan vokal). Pemilihan nama mereka didasari oleh situasi yang tidak normal (pandemi) kala itu, namun mereka berharap agar semua kembali menjadi seperti semula.

Setelah merilis tiga single di antaranya Derau (Maret 2022), Impase (Juli 2022), dan Delusif (Agustus 2022), rencananya Normal Eve akan merilis single baru setiap bulan hingga akhir tahun. Kemudian semua lagu tersebut akan dirangkum dalam sebuah EP atau mini album yang juga akan dirilis dalam bentuk fisik. (kna)

Baca juga:

Rilis EP ‘Jackpot’, Tabraklari Ceritakan Fenomena Permainan Slot

#Musik #Musik Indonesia #Musisi Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Andre Taulany Rilis 'Pertama Kali', Interpretasi Baru dari Lagu Stinky 'Pertama X'
Andre Taulany merilis 'Pertama Kali' pada akhir Agustus 2026, interpretasi baru dari lagu Stinky 'Pertama X' dengan aransemen kekinian.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Andre Taulany Rilis 'Pertama Kali', Interpretasi Baru dari Lagu Stinky 'Pertama X'
ShowBiz
Obelisk Stereo Rilis EP Perdana 'Sheol', Merangkai Kisah tentang Siklus Kehidupan dan Kematian
Obelisk Stereo merilis EP perdana Sheol, berisi enam trek dengan eksplorasi bunyi surealis dan gagasan tentang siklus kehidupan, kematian, serta eksistensi.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Obelisk Stereo Rilis EP Perdana 'Sheol', Merangkai Kisah tentang Siklus Kehidupan dan Kematian
ShowBiz
Whisnu Santika Gandeng eńau di Lagu 'Tak Peka', Simak Liriknya yang Relevan
Whisnu Santika menggandeng eńau dalam lagu 'Tak Peka', yang mengisahkan usaha memahami pasangan dan perbedaan cara mengekspresikan kasih sayang.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
Whisnu Santika Gandeng eńau di Lagu 'Tak Peka', Simak Liriknya yang Relevan
ShowBiz
Makna 'Leuwai Hehe Rasa', Mengenang Rasa Cinta yang Pernah Diberikan
Secara umum, judul Leuwai Hehe Rasa kerap dimaknai sebagai 'rasa yang kau beri'.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Makna 'Leuwai Hehe Rasa', Mengenang Rasa Cinta yang Pernah Diberikan
ShowBiz
E'LAST Resmi Bubar, Kontrak Anggota Berakhir setelah Enam Tahun
E Entertainment mengungkapkan bahwa pihak agensi dan para personel telah sepakat untuk mengakhiri kontrak eksklusif mereka.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
E'LAST Resmi Bubar, Kontrak Anggota Berakhir setelah Enam Tahun
ShowBiz
Dari Cinta hingga Rasa Bersalah, Sheryl Sheinafia Ceritakan Perjalanan Hidup lewat Album 'Bittersweet'
Sheryl Sheinafia merilis album 'Bittersweet' berisi sembilan lagu tentang cinta, ketidakpastian, rasa bersalah, bertahan, dan belajar melepaskan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
Dari Cinta hingga Rasa Bersalah, Sheryl Sheinafia Ceritakan Perjalanan Hidup lewat Album 'Bittersweet'
ShowBiz
Clubwater Rilis Single 'Cherry Lies', Buka Jalan Menuju Album Kedua
Clubwater merilis single terbaru 'Cherry Lies' melalui Tarsius Records. Lagu ini menjadi pembuka menuju album penuh kedua yang hadir Oktober mendatang.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
Clubwater Rilis Single 'Cherry Lies', Buka Jalan Menuju Album Kedua
ShowBiz
Seniman Samarinda Theo Nugraha Kolaborasi dengan Eks Drummer Sepultura di 'Prosthetic Reality'
Seniman bunyi asal Samarinda, Theo Nugraha, terlibat dalam album 'Prosthetic Reality' bersama Iggor Cavalera dan sejumlah nama musik ekstrem dunia.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
Seniman Samarinda Theo Nugraha Kolaborasi dengan Eks Drummer Sepultura di 'Prosthetic Reality'
ShowBiz
Aruma Tuangkan Perjalanan Menerima Diri Lewat EP Baru 'Dan Ternyata Aku Cukup'
Aruma menghadirkan EP Dan Ternyata Aku Cukup berisi lima lagu yang merekam perjalanan emosional, menerima diri, berdamai, dan menemukan rasa cukup.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 06 September 2026
Aruma Tuangkan Perjalanan Menerima Diri Lewat EP Baru 'Dan Ternyata Aku Cukup'
ShowBiz
Oasis Bikin Heboh Festival Film Venesia, Liam dan Noel Gallagher Dapat Standing Ovation 8 Menit
Liam dan Noel Gallagher mendapat standing ovation selama delapan menit di Festival Film Venesia setelah pemutaran dokumenter Oasis 'Don’t Look Back in Anger'.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 06 September 2026
Oasis Bikin Heboh Festival Film Venesia, Liam dan Noel Gallagher Dapat Standing Ovation 8 Menit
Bagikan