Nipple Shield, Solusi Menyusui saat Puting Lecet
Moms bisa menggunakan nipple shield bila puting lecet saat menyusui. (Foto: Unsplash/Muhamad Harun Rabiyudin)
Merahputih.com - Periode menyusui bagi sebagian perempuan terkadang tidak berjalan mulus. Payudara perempuan bisa jadi lecet saat menyusui karena beberapa faktor.
Perempuan menyusui kerap mengalami payudara lecet karena posisi mulut bayi tidak menempel dengan baik pada payudara. Hal ini membuat posisi puting tidak tepat karena terjepit di antara lidah dan langit-langit mulut bayi.
Namun, kemajuan teknologi dapat mengatasi kondisi payudara lecet akibat menyusui. Moms bisa mengandalkan pemakaian nipple shield agar proses menyusui tetap berjalan lancar.
Nipple shield adalah alat pelindung puting susu ibu ketika menyusui. Alat ini memiliki bentuk menyerupai puting payudara ibu, sehingga tidak membuat bayi bingung saat menyusui. Nipple shield dibuat dengan bahan silikon yang aman dengan ketentuan alat pangan bayi, biasanya berwarna bening.
Baca juga:
Dilansir dari laman Cleveland Clinic, meski bisa jadi alternatif menyusui yang baik, nipple shield juga dapat menyebabkan puting sakit karena tidak melekat dengan benar.
Oleh karena itu, para ibu sebaiknya tidak terlalu bergantung pada nipple shield karena alat ini hanya bisa dijadikan solusi jangka pendek sembari menunggu kondisi puting lecet membaik. Menyusui yang baik tetap tanpa pelindung apapun pada puting.
Menyusui dengan nipple shield juga memiliki kekurangan lantaran dapat membatasi kontak kulit antara ibu dan bayi. Kemudian, jumlah ASI yang dikeluarkan ketika menggunakan nipple shield tidak sebanyak ketika bayi langsung menyentuh puting ibu. Hal ini dapat menyebabkan pertambahan berat badan bayi lambat karena suplai ASI rendah. (tka)
Bagikan
Tika Ayu
Berita Terkait
BPJS Kesehatan Sebut Peserta yang Dinonaktifkan sudah tak Masuk Golongan Syarat Kategori Miskin
Polda dan Polres se-Indonesia Zoom Meeting Bahas Antisipasi Hoaks Virus Nipah
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Sekda DKI Minta Dinas KPKP Uji Kelayakan Daging Ikan Sapu-sapu
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta