Kuliner

Nikmatnya Seruit, Makanan Khas Lampung Simbol Kebersamaan

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Jumat, 05 Februari 2021
Nikmatnya Seruit, Makanan Khas Lampung Simbol Kebersamaan

Makanan khas Lampung, seruit. (Foto: instagram/@encim.gendut )

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SELAIN penangkaran gajah dan wisata pantai, Lampung memiliki wisata kuliner nan menggoyang lidah. Salah satu kuliner yang menjadi favorit orang banyak ialah Seruit.

Seruit merupakan makanan khas Lampung yang terdiri dari masakan ikan yang digoreng atau dibakar, lalu dicampur dengan sambal terasi, tempoyak, atau mangga.

Baca juga:

Pedagang Keliling Ungkap Keberadaannya Lewat 'Jingle'

Jenis ikan yang biasa disajikan dengan sambal ini ialah ikan sungai seperti tongkol, layis, belida atau baung.

Sambal terasi dan tempoyak menjadi sambal khas seruit. (Foto: instagram/@encim.gendut )

Menurut salah satu masyarakat Lampung yang sering menyantap seruit, Mohammad Yusuf, keistimewaan seruit ada pada sambal terasi dan tempoyaknya.

Tempoyak diolah dari durian yang sudah diawetkan dan dihaluskan. Kemudian, sambal terasi dan tempoyak akan dicampur dan menghasilkan berbagai varian rasa.

"Semua cita rasa kumpul jadi satu di dalam mulut. Seperti rasa pedas, asam, dan juga manis. Tapi lebih dominan rasa pedasnya," ungkapnya kepada merahputih.com.

Sebelum dibakar atau digoreng, ikan diberi bumbu seperti bawang putih, garam, kunyit, dan jahe yang telah dihaluskan.

Baca juga:

Menu Populer Negara Kumaha Aing: Sambalado Tanak Jariang (Jengkol) asal Padang

Kemudian, ikan dibakar atau digoreng selama kurang lebih 10 menit. Setelah matang, ikan kembali dilumuri dengan kecap manis dan campuran bumbu dari bawang putih, garam, dan ketumbar.

"Biar lebih enak, jangan lupa dimakan sama nasi dan lalapan. Biasanya lalapan seperti daun singkong, daun kemangi, jengkol, terong, petai, dan timun," tambahnya.

Seruit berasal dari kata “nyeruit” yang artinya melakukan kegiatan bersama-sama. Umumnya, makanan ini disantap saat berkumpul dalam acara adat, keagamaan, pesta pernikahan, maupun hanya acara keluarga sederhana.

Sejak zaman dulu, masyarakat Lampung suka sekali berkumpul dengan keluarga, saudara, kerabat dan tetangga. Hal ini juga menggambarkan masyarakat Lampung yang memiliki nilai kebersamaan tinggi.

"Ya seperti masyarakat daerah lainnya di Indonesia. Masyarakat Lampung juga sering sekali berkumpul dan bersilaturahmi antar sesama. Saat berkumpul itu biasanya makan seruit barengan," ujarnya.

Secara budaya, Lampung ternyata terbagi jadi dua masyarakat adat, yakni Lampung Sai Batin dan Lampung Pepaduan.

Keduanya sama-sama memiliki kebiasaan berkumpul. Nah, saat berkumpul ini diperlukan makanan yang bisa dinikmati bersama-sama. Seruit jadi menu yang pantang dilewatkan.

Seruit sebagai simbol kebersamaan masyarakat Lampung. (Foto: instagram/@encim.gendut)

"Kalau untuk masyarakat Lampung Pepaduan, seruit sudah jadi makanan pokok mereka yang harus selalu ada," tambahnya.

Walaupun zaman sudah modern, namun kegiatan berkumpul ini masih dilakukan secara turun temurun hingga sekarang. Ini juga bisa dimanfaatkan sebagai sarana untuk menjaga tali silaturahmi.

Jika tertarik mencoba, seruit dapat dengan mudah kamu peroleh di beberapa rumah makan pindang, seperti Rumah Makan Cek Mat di Jl. Bahari, Panjang Utara, Kec. Panjang, Kota Bandar Lampung, Lampung. Harganya sekitar kurang lebih Rp40 ribu per porsi. (scp)

Baca juga:

Makanan Tahok Khas Negeri Aing,Berasal dari Etnis Tionghoa

#Kuliner Lampung #Kuliner #Februari Kulineran Di Negeri Aing
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Dunia
Perang di Iran Bikin Camilan Tampil Hitam Putih
Langkah ini menjadi contoh terbaru bagaimana barang kebutuhan sehari-hari terdampak setelah Iran secara efektif menutup Selat Hormuz.
Dwi Astarini - Rabu, 13 Mei 2026
  Perang di Iran Bikin Camilan Tampil Hitam Putih
Kuliner
Sate Lalat, Kuliner Unik Madura yang Bisa Jadi Inspirasi Olahan Daging Kurban
Sate lalat khas Madura bisa jadi inspirasi olahan daging kurban saat Idul Adha. Simak asal-usul nama, cara membuat, dan sejarah kuliner legendaris ini.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
Sate Lalat, Kuliner Unik Madura yang Bisa Jadi Inspirasi Olahan Daging Kurban
Kuliner
Hennessy MyWay 2026 Buka Peluang Mixologist Indonesia Tampil di Panggung Global
Hennessy MyWay merupakan platform yang menantang para bartender mendefinisikan ulang seni meracik koktail melalui keberlanjutan, storytelling, dan pengalaman berbasis ritual.
Dwi Astarini - Selasa, 12 Mei 2026
Hennessy MyWay 2026 Buka Peluang Mixologist Indonesia Tampil di Panggung Global
Kuliner
Sake dari Luar Angkasa Terjual Rp 11 Miliar, Kemasannya cuma 100 Mililiter
Dassai bekerja sama dengan Mitsubishi Heavy Industries untuk melakukan fermentasi bahan sake di angkasa luar.
Dwi Astarini - Rabu, 06 Mei 2026
Sake dari Luar Angkasa Terjual Rp 11 Miliar, Kemasannya cuma 100 Mililiter
Fun
The Coach Coffee Shop x Fleur by Raja Hadirkan Pengalaman Salt Bread Eksploratif
Kolaborasi The Coach Coffee Shop dan Fleur by Raja hadirkan Fleur de New York. Nikmati salt bread unik dan kopi spesial di Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 26 April 2026
The Coach Coffee Shop x Fleur by Raja Hadirkan Pengalaman Salt Bread Eksploratif
Indonesia
Bank Jakarta XPORIA 2026 Diserbu Pengunjung, Promo hingga Cashback Jadi Daya Tarik
Bank Jakarta XPORIA 2026 digelar hingga 23 April 2026. Event ini disebut pengunjung, yang memanfaatkan promo hingga cashback.
Soffi Amira - Selasa, 21 April 2026
Bank Jakarta XPORIA 2026 Diserbu Pengunjung, Promo hingga Cashback Jadi Daya Tarik
Indonesia
Bank Jakarta Gelar XPORIA 2026, Dongkrak Ekonomi dan Hadirkan Experience Space di Balai Kota
Bank Jakarta XPORIA 2026 resmi digelar. Acara ini berlangsung di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat.
Soffi Amira - Senin, 20 April 2026
Bank Jakarta Gelar XPORIA 2026, Dongkrak Ekonomi dan Hadirkan Experience Space di Balai Kota
Kuliner
Ladies, Nikmati Promo Spesial untuk Rayakan Semangat Kartini
Promo ini berlangsung mulai dari 20 sampai 23 April 2026.
Dwi Astarini - Senin, 20 April 2026
Ladies, Nikmati Promo Spesial untuk Rayakan Semangat Kartini
Travel
‘Peta untuk Pengemis’, Jalan Ninja Warga Korea Cari Makanan Murah di Tengah Kenaikan Harga akibat Perang di Iran
Geojimap, peta lokasi makanan murah, menjadi jalan ninja warga Korea Selatan untuk bisa makan di luar dengan harga hemat.
Dwi Astarini - Jumat, 03 April 2026
‘Peta untuk Pengemis’, Jalan Ninja Warga Korea Cari Makanan Murah di Tengah Kenaikan Harga akibat Perang di Iran
Kuliner
Mudik Lewat Pansela? Jangan Lupa Nikmati Kuliner Khas Selatan Jawa yang Wajib Kamu Coba
Perjalanan mudik melalui Pansela semakin memikat hati masyarakat belakangan ini. Rute alternatif tersebut menyuguhkan panorama alam memukau sekaligus deretan destinasi santap legendaris tiap kota
Angga Yudha Pratama - Rabu, 18 Maret 2026
Mudik Lewat Pansela? Jangan Lupa Nikmati Kuliner Khas Selatan Jawa yang Wajib Kamu Coba
Bagikan