Hobi

Nih Bedanya Brompton Tipe S, M, P, dan H

annehsannehs - Rabu, 01 Juli 2020
Nih Bedanya Brompton Tipe S, M, P, dan H

Kenali tipe-tipe Brompton. (Foto: Brompton)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BROMPTON baru diunggah seller di sosial media, dalam hitungan menit langsung dipasang logo x merah berbubuh tulisan sold.

Jangakan barang baru, second hand atau bekasnya saja laris manis. Kebutuhan orang akan sepeda terutama folding atau sepeda lipat di masa Kenormalan Baru sedang meninggi.

Dari mulai sepeda lipat seriseri terendah dengan harga murah hingga kelas premium ludes. Tak jarang beberapa seller sampai membuka pre order (PO).

Para pesepeda pemuka kini dituntut untuk punya pengetahuan luas tehadal sepeda diminati. Mengapa? Sebab, jika masih tanya-tanya tentang hal dasar keburu ludes di tangan orang lain.

Baca juga:

Tips A-Z Bagi Pegowes Pemula Versi Atlet Profesional

Nah, kalau kamu senang dan berencana membeli Brompton sebaiknya dibekali pengetahuan dasar tentang terutama tipe.

Tentu kamu sering melihat unggahan dijual Brompton S, M, P, dan H. Apa sih maksudnya?

Stang sepeda Brompton sesuai tipe. (Foto: Brompton)
Setang sepeda Brompton sesuai tipe. (Foto: Brompton)

Dilansir dari Bike Folded, tipe-tipe tersebut dikategorikan berdasarkan jenis handlebar atau setang sepeda. Huruf pertama dalam model sepeda Brompton mengindikasikan tipe setangnya. Contohnya, model M6R berarti setang sepeda tipe M, enam kecepatan, dan rear rack.

Berikut merupakan perbandingan dari keempat tipe sepeda lipat Brompton:

1. S Type

Brompton S  Type. (Foto: Brompton)
Brompton S Type. (Foto: Brompton)

Dengan stang yang berukuran lebih rendah, tipe S memungkinkan pengendara untuk bersepeda dengan kecepatan tinggi karena bobot sepeda yang lebih ringan dan memiliki lebih sedikit hambatan angin.

Brompton tipe S ini juga menimbulkan sensasi yang sama seperti mengendarai road bike pada umumnya.

2. M Type

Brompton M type. (Foto: Bike Folded)
Brompton M type. (Foto: Bike Folded)

Tipe M menjadi tipe klasik Brompton yang sesuai untuk pesepeda di daerah kota. Brompton tipe M ini memungkinkan pengendara untuk duduk dalam posisi tegak sehingga mampu memperluas jarak pandang.

Baca juga:

Sepeda Biasa Serasa Berkelas, Dimodifikasi Saja

3. P Type

Brompton P Type. (Foto: Brompton)
Brompton P Type. (Foto: Brompton)

Tipe P merupakan salah satu stang yang paling rumit karena menawarkan dua gaya pegangan. Pegangan pertama diposisikan lebih tinggi daripada stang Tipe M, dan pegangan lain lebih rendah daripada stang Tipe S.

Maka dari itu Brompton tipe P menjadi pilihan yang tepat untuk touring agar mampu menawarkan kenyamanan untuk perjalanan jauh.

4. H Type

Brompton H Type. (Foto: Brompton)
Brompton H Type. (Foto: Brompton)

Tipe H memiliki stang yang paling tinggi sehingga sangat nyaman dikendarai secara santai mengelilingi kota. Pada dasarnya, stang tipe H ini serupa dengan tipe M, namun batangnya lebih panjang 60mm. (shn)

Baca juga:

Selamat Hari Sepeda Dunia, Ayo Gowes Biar Bebas Corona

#Sepeda #Juli MP X #Hobi #Sepeda Brompton
Bagikan
Ditulis Oleh

annehs

Berita Terkait

Indonesia
Mendag Budi Santoso Dorong Pertumbuhan Ekonomi lewat Hobi Burung Kicau
Melalui lomba tersebut, Mendag Busan mengajak masyarakat untuk menunjukkan semangat melestarikan lingkungan.
Dwi Astarini - Senin, 04 Mei 2026
Mendag Budi Santoso Dorong Pertumbuhan Ekonomi lewat Hobi Burung Kicau
Lifestyle
Kenali Bahaya Ikan Sapu-Sapu untuk Ekosistem dan Risiko Hukumnya Jika Dilepas Sembarangan
Ikan sapu-sapu ternyata berbahaya jika dilepas ke alam liar. Simak dampak, cara penanganan, dan ancaman hukumnya di Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 April 2026
Kenali Bahaya Ikan Sapu-Sapu untuk Ekosistem dan Risiko Hukumnya Jika Dilepas Sembarangan
Fun
Tren Pelihara Ular Meningkat, Ball Python Jadi Pilihan Utama Pemula
Minat pelihara ular meningkat. Ball python jadi pilihan pemula karena jinak, mudah dirawat, dan minim risiko gigitan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 20 April 2026
Tren Pelihara Ular Meningkat, Ball Python Jadi Pilihan Utama Pemula
Berita Foto
Kondisi Pembatas Jalur Sepeda Warisan Anies di Jalan Palmerah Timur Rusak dan Tak Terawat
Sejumlah kendaraaan melintas dekat separator pembatas jalur sepeda di Jalan Palmerah Timur, Jakarta Pusat, Senin (20/4/2026).
Didik Setiawan - Senin, 20 April 2026
Kondisi Pembatas Jalur Sepeda Warisan Anies di Jalan Palmerah Timur Rusak dan Tak Terawat
Fashion
'Heavier Than Ever': Perpaduan Heavy Metal dan Subkultur Motor dari Lawless Jakarta
Kolaborasi Black Sabbath dan Lawless Jakarta menghadirkan koleksi eksklusif "Heavier Than Ever" berupa apparel, helm, dan skate deck edisi terbatas.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 12 Desember 2025
'Heavier Than Ever': Perpaduan Heavy Metal dan Subkultur Motor dari Lawless Jakarta
Berita Foto
SEA Games 2025 Thailand: Aksi Sepeda Downhill Putri Indonesia Raih Medali Perak
Atlet sepeda downhill putri Indonesia Riska Amelia Agustina saat bertanding di Khao Kheow Open Zoo Bang Phra, Si Racha, Chon Buri, Thailand, Rabu (10/12/2025).
Didik Setiawan - Rabu, 10 Desember 2025
SEA Games 2025 Thailand: Aksi Sepeda Downhill Putri Indonesia Raih Medali Perak
Berita Foto
SEA Games 2025 Thailand: Aksi Sepeda Downhill Putra Indonesia Raih Medali Perak
Atlet sepeda downhill putra Indonesia Rendy Varera Sanjaya memacu sepedanya saat bertanding pada nomor downhill putra di Thailand, Rabu (10/12/2025).
Didik Setiawan - Rabu, 10 Desember 2025
SEA Games 2025 Thailand: Aksi Sepeda Downhill Putra Indonesia Raih Medali Perak
Fun
GJAW 2025 Hadirkan Program Komunitas Seru, Dari Campervan Show hingga Diecast
GJAW 2025 menghadirkan program komunitas seperti Campervan Show dan Diecast On GJAW, memperkaya pengalaman pengunjung di ICE BSD.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 28 November 2025
GJAW 2025 Hadirkan Program Komunitas Seru, Dari Campervan Show hingga Diecast
Indonesia
Puluhan Pesepeda Usia 60 Tahun ke Atas Ikut Gowes dari Jakarta ke IKN
Gowes sepeda ini digelar dengan rute Jakarta - Cirebon - Semarang - Tuban - Surabaya - Banjarmasin - Penajam- Balikpapan - IKN sepanjang 1.500 kilometer.
Dwi Astarini - Kamis, 13 November 2025
Puluhan Pesepeda Usia 60 Tahun ke Atas Ikut Gowes dari Jakarta ke IKN
Fun
Dari Miniatur ke Mahakarya: Geliat Karya Anak Bangsa di Dunia Custom Diecast
Costum diecast telah menjadi gerakan kreatif yang menumbuhkan kebanggaan, kolaborasi, dan inovasi anak bangsa.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 06 November 2025
Dari Miniatur ke Mahakarya: Geliat Karya Anak Bangsa di Dunia Custom Diecast
Bagikan