Netizen Sindir Ridwan Kamil Lebihi Ahok

Zulfikar SyZulfikar Sy - Senin, 21 Maret 2016
Netizen Sindir Ridwan Kamil Lebihi Ahok

Ridwan Kamil dan Ahok

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional- Kasus dugaan tindak kekerasan yang dilakukan Walikota Bandung, Ridwan Kamil terhadap sopir angkot, menuai tanggapap berbeda oleh netizen.

Berbagai komentar dilayangkan melalui media sosial twitter untuk mengungkapkan penilaian terhadap tindakan Walikota RK.

Sebelumnya, Kasus kekerasan itu menyeruak setelah korban melaporkan tindakan RK ke pihak kepolisian Daerah Jawa Barat, Minggu (20/3).

Dalam laporan itu, korban Taufik Hidayat mengaku ditampar dan dipukuli dibagian perut. Menanggapi hal itu, RK pun membantah adanya pemukulan tersebut.

Seperti cuitan akun Hariadhi, "Terima kasih om Ridwan Kamil. Kamu sudah bantu buktikan klo Ahok masih cukup sopan kok. Sekasar2nya dia, cuma mulutnya yg tajam. Support RK!" tulis akun twitter @hariadhi, Minggu (20/3).

Bukan tanpa pembela, sejumlah akun pun melayangkan sangkalan terkait kasus tersebut. "@hariadi gak ada pemukulan mas, mulut Ahok kotor sama penduduk dna di TV nasional, RK kasar sama preman yg langgar aturan, beda kelas lah," tulis akun @duniaadacerita.

Sebelumnya, RK diduga melakukan tindakan kekerasan terhadap seorang sopir angkot di Jalan Asia-Afrika, Kota Bandung, Jumat (11/3).

Diduga RK memukul sopir lantaran kesal masih saja terus membandel. Sopir angkot ilegel diketahui sudah sering ditegur bahkan dirazia, namun masih saja nekat berhenti dan menaikan penumpang di area tertib lalu lintas Kota Bandung.

BACA JUGA:

  1. Ridwan Kamil Bantah Pukul Sopir Angkot
  2. Ridwan Kamil Pukul Sopir Angkot
  3. Antara Ridwan Kamil dan Putri Belgia
  4. Friendzone Antara Ridwan Kamil dan Ahok
  5. Kocak, Cara Unik Ridwan Kamil Sukseskan Pekan Imunisasi Nasional
#Sopir #Tindak Kekerasan #Ridwan Kamil
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

Indonesia
Menag Nasaruddin Umar Tegas: Tak Ada Toleransi untuk Kekerasan dan Pelecehan di Pesantren
Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan zero tolerance terhadap kekerasan di pesantren dan memperkuat pengawasan serta pembinaan lembaga pendidikan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 06 Mei 2026
Menag Nasaruddin Umar Tegas: Tak Ada Toleransi untuk Kekerasan dan Pelecehan di Pesantren
Indonesia
Video 'Bro Ron' PSI Kena Bogem Mentah Viral, Polisi Langsung Ciduk Dua Pelaku di Menteng
Polisi segera mengambil tindakan tegas dengan menyeret dua orang terduga pelaku untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya
Angga Yudha Pratama - Selasa, 05 Mei 2026
Video 'Bro Ron' PSI Kena Bogem Mentah Viral, Polisi Langsung Ciduk Dua Pelaku di Menteng
Indonesia
Prabowo Teken Perpres RAN PE, DPR Apresiasi Pendekatan Cegah Terorisme
Presiden RI, Prabowo Subianto, meneken Perpres RAN PE. DPR pun mengapresiasi pencegahan terorisme.
Soffi Amira - Selasa, 05 Mei 2026
Prabowo Teken Perpres RAN PE, DPR Apresiasi Pendekatan Cegah Terorisme
Indonesia
Siswa SMAN 5 Bandung Meninggal Usai Buka Bareng, KPAI Desak Polisi Usut Tuntas
Dari hasil koordinasi KPAI dengan polisi, diduga tidak terjadi bentrokan langsung antara siswa SMAN 5 Bandung dengan siswa SMAN 2 Bandung saat itu.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 16 Maret 2026
Siswa SMAN 5 Bandung Meninggal Usai Buka Bareng, KPAI Desak Polisi Usut Tuntas
Indonesia
Kronologis Ribut Sopir Bus dan Mobil Listrik di Jalan Panjang, TransJakarta Tepis Isu Tabrakan
Posisi pengendara mobil pribadi yang beradu mulut dengan pramudi TransJakarta sudah kembali keluar menuju jalur reguler dalam video yang viral di publik itu.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Maret 2026
Kronologis Ribut Sopir Bus dan Mobil Listrik di Jalan Panjang, TransJakarta Tepis Isu Tabrakan
Olahraga
Harry Maguire Divonis 15 Bulan Penjara oleh Pengadilan Yunani, Siap Ajukan Banding
Harry Maguire divonis 15 tahun penjara bersyarat oleh pengadilan Yunani. Ia terlibat kasus di Mykonos, Yunani, pada Agustus 2020 lalu.
Soffi Amira - Kamis, 05 Maret 2026
Harry Maguire Divonis 15 Bulan Penjara oleh Pengadilan Yunani, Siap Ajukan Banding
Indonesia
Buntut Pembacokan Mahasiswi UIN Suska, DPR RI Desak Perguruan Tinggi Keagamaan Perketat Pengawasan Mental Mahasiswa
Regulasi PPKPT ini mewajibkan setiap perguruan tinggi membentuk Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan, menyediakan mekanisme pelaporan yang aman
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 28 Februari 2026
Buntut Pembacokan Mahasiswi UIN Suska, DPR RI Desak Perguruan Tinggi Keagamaan Perketat Pengawasan Mental Mahasiswa
Indonesia
Kapolri Minta Maaf Jika Anak Buah Cederai Rasa Keadilan
Ia mengajak insan pers tanah air untuk mengawal pemberitaan prestasi insan Polri karena menurutnya, hal tersebut bisa menjadi sumber motivasi bagi Polri untuk bekerja lebih baik.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 25 Februari 2026
Kapolri Minta Maaf Jika Anak Buah Cederai Rasa Keadilan
Indonesia
Perempuan Asal NTT Jadi Korban Penyerangan KKB di Yahukimo, Papua
Korban mengalami dua luka tusuk di bagian pundak kanan setelah diserang dua orang tak dikenal (OTK) saat sedang mencari nafkah.
Dwi Astarini - Rabu, 18 Februari 2026
Perempuan Asal NTT Jadi Korban Penyerangan KKB di Yahukimo, Papua
Indonesia
Motif Anak Bunuh Ibu dan 2 Saudaranya, Diduga Sakit Hati karena Merasa Tak Dianggap
Polisi mengungkap pembunuhan berencana satu keluarga di Warakas, Tanjung Priok. AS, anak kedua korban, meracuni ibu dan dua saudaranya dengan zinc phosphide.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 06 Februari 2026
Motif Anak Bunuh Ibu dan 2 Saudaranya, Diduga Sakit Hati karena Merasa Tak Dianggap
Bagikan