Jaga Keamanan, Negara Kelompok G7 Bakal Kawal Kapal Minyak Dari Timur Tengah

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Kamis, 12 Maret 2026
Jaga Keamanan, Negara Kelompok G7 Bakal Kawal Kapal Minyak Dari Timur Tengah

Kapal tangker melintas di Selat Hormuz. (Pexel/Melike Sena)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Serangan Amerika dan Isreal ke Iran membuat Kawasan Timur Tengah memanas, termasuk serangan dua kubu terhadap fasilitas minyak baik di Iran maupun di negara tetangga termasuk Israel. Kondisi ini menbuat marga minyak melonjak.

Kelompok Tujuh (G7) sepakat menjajaki kemungkinan mengawal kapal-kapal di Timur Tengah setelah kondisi keamanan memungkinkan di tengah konflik antara Amerika Serikat-Israel dengan Iran,.

Menurut keterangan Prancis selaku ketua G7 tahun ini, setelah pertemuan daring antara para pemimpin negara anggota G7, Pemerintah Prancis menyatakan bahwa rencana pengawalan kapal itu bertujuan untuk memulihkan kebebasan navigasi di kawasan tersebut.

Kepala Sekretaris Kabinet Jepang Minoru Kihara, menyatakan bahwa pengumuman tersebut merupakan keputusan Prancis sendiri sebagai ketua G7. Kihara enggan memberikan penjelasan lebih lanjut terkait hal itu.

Baca juga:

MBG Berpotensi Kena 'Sunat' Buntut Harga Minyak Dunia Meroket, Pemerintah Diminta Fokus Jaga Daya Beli Masyarakat

Jepang kemungkinan akan menghadapi pilihan sulit mengenai apakah akan bergabung dalam rencana pengawalan kapal oleh pasukan negara-negara G7 itu.

Hal tersebut karena Jepang sudah lama menganut kebijakan yang berorientasi pada pertahanan eksklusif di bawah konstitusi menolak perang. Jepang hanya mengizinkan penggunaan terbatas sebagai hak bela diri kolektif.

"Menjaga perdamaian dan stabilitas di Timur Tengah adalah hal yang sangat penting bagi Jepang dan kami akan terus bekerja sama erat dengan negara-negara terkait, termasuk anggota G7, serta melakukan segala upaya diplomatik yang diperlukan untuk meredakan situasi secepat mungkin," tambah Kihara selaku juru bicara utama Pemerintah Jepang.

Jepang mengimpor lebih dari 90 persen minyak dari Timur Tengah, sehingga negara itu sangat rentan terhadap kemungkinan penutupan Selat Hormuz yang telah memblokir transportasi minyak dan gas dari para pemasok di kawasan tersebut setelah AS dan Israel menyerang Iran pada akhir bulan lalu.

Sementara itu, Oman telah mengevakuasi semua kapal dari terminal ekspor minyak utamanya di Mina al-Fahal sebagai upaya pencegahan di tengah meningkatnya ketegangan keamanan di kawasan tersebut, menurut sebuah laporan pada Rabu (11/3).

Evakuasi itu dilakukan sebagai tindakan preventif untuk memastikan keselamatan navigasi maritim dan fasilitas minyak di tengah meningkatnya kekhawatiran tentang potensi serangan yang menargetkan infrastruktur energi atau kapal tanker minyak di Teluk Arab, demikian menurut Bloomberg.

Mina al-Fahal merupakan terminal ekspor minyak mentah utama milik Oman, yang berada sekitar 10 kilometer barat laut Ibu Kota Muskat. Terminal itu menjadi fasilitas strategis di sektor energi Oman.

Evakuasi dilakukan karena kapal tanker minyak dan fasilitas energi di sejumlah negara Teluk telah diserang. Hal itu mendorong beberapa pemerintah dan perusahaan pelayaran untuk memperkuat langkah-langkah keamanan. (*)

#Harga Minyak Dunia #Perang #Iran
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Houthi Luncurkan Balistik ke Istana Kepresidenan Al-Maashiq di Aden, PM Diklaim Aman
Sejumlah video yang beredar di media sosial menunjukkan asap membumbung dari Istana Kepresidenan Al-Maashiq.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
Houthi Luncurkan Balistik ke Istana Kepresidenan Al-Maashiq di Aden, PM Diklaim Aman
Indonesia
Ada Ketidakpastian Suplai, Harga Minyak Indonesia Melonjak ke USD 112,81 dari USD 89,43
Ketidakpastian geopolitik dan meningkatnya risiko gangguan pasokan (supply disruption risk).
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Ada Ketidakpastian Suplai, Harga Minyak Indonesia Melonjak ke USD 112,81 dari USD 89,43
Dunia
USS Abraham Lincoln Tiba di San Diego, ABK Stres 265 Hari Satroni Iran Pulang Tanpa Kemenangan
Isak tangis haru berbaur rasa trauma membuncah di San Diego Bay, California, saat kapal induk raksasa Angkatan Laut Amerika Serikat, USS Abraham Lincoln, akhirnya resmi berlabuh
Wisnu Cipto - Sabtu, 10 Oktober 2026
USS Abraham Lincoln Tiba di San Diego, ABK Stres 265 Hari Satroni Iran Pulang Tanpa Kemenangan
Indonesia
Harga BBM Capai Rekor Tertinggi, Prancis Gelontorlan Cadangan Minyak Nasional 10 Juta Barel ke Pasar
Langkah tersebut akan memungkinkan harga bahan bakar di stasiun pengisian turun sebesar 12-18 sen euro per liter.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Oktober 2026
Harga BBM Capai Rekor Tertinggi, Prancis Gelontorlan Cadangan Minyak Nasional 10 Juta Barel ke Pasar
Dunia
Donald Trump: Biarkan Iran Hancurkan Los Angeles dan San Diego
Donald Trump menyinggung kemungkinan Iran melancarkan serangan terhadap kota di AS.
Yusuf Abdillah - Selasa, 06 Oktober 2026
Donald Trump: Biarkan Iran Hancurkan Los Angeles dan San Diego
Dunia
Masuk Selat Hormuz Matikan Pelacak, 2 Kapal Minyak Supertanker Uni Emirat Arab Meledak
Dua kapal supertanker meledak di Selat Hormuz usai mematikan alat pelacak dan melanggar aturan navigasi di tengah ketatnya kendali maritim Iran.
Wisnu Cipto - Minggu, 04 Oktober 2026
Masuk Selat Hormuz Matikan Pelacak, 2 Kapal Minyak Supertanker Uni Emirat Arab Meledak
Dunia
G7 Lepas Cadangan Minyak Darurat, Dilakukan Terkoordinasi selama 4 Bulan
Dilakukan sebagai tanggapan atas melonjaknya harga dan meningkatnya volatilitas di pasar energi global.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
G7 Lepas Cadangan Minyak Darurat, Dilakukan Terkoordinasi selama 4 Bulan
Dunia
Bersiap Kembali Lancarkan Serangan ke Iran, AS Kirim Baterai Rudal Patriot ke Arab Saudi dan Qatar
Trump mengatakan sedang mempertimbangkan untuk melanjutkan serangan udara dalam beberapa pekan mendatang.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 02 Oktober 2026
Bersiap Kembali Lancarkan Serangan ke Iran, AS Kirim Baterai Rudal Patriot ke Arab Saudi dan Qatar
Dunia
Perundingan Buntu, AS Usir Delegasi Iran
Gedung Putih sebelumnya mengharapkan adanya kemajuan dalam perundingan dengan Iran pada Senin pagi.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Perundingan Buntu, AS Usir Delegasi Iran
Indonesia
Harga Pertalite-Biosolar Aman Minyak Dunia Tembus US$ 107 per Barel, Tumbalnya Pertamax Cs
Harga minyak dunia meroket tembus US$ 107 per barel akibat konflik AS-Iran. Pemerintah pastikan Pertalite tidak naik, namun BBM nonsubsidi bakal disesuaikan!
Wisnu Cipto - Selasa, 29 September 2026
Harga Pertalite-Biosolar Aman Minyak Dunia Tembus US$ 107 per Barel, Tumbalnya Pertamax Cs
Bagikan