Nasdem Dukung Keputusan Jokowi Ajukan Marsekal Hadi Jadi Panglima TNI

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Selasa, 05 Desember 2017
Nasdem Dukung Keputusan Jokowi Ajukan Marsekal Hadi Jadi Panglima TNI

Taufiqulhadi. (taufiqulhadi.com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Anggota Fraksi Nasdem Taufiqulhadi mendukung keputusan Presiden Jokowi mengajukan Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai Panglima TNI pengganti Jenderal Gatot Nurmantyo yang akan memasuki masa pensiun pada Maret 2018 mendatang.

Menurut politisi Partai Nasdem ini, Panglima TNI dari matra Angkatan Udara sangat relevan dengan visi-misi yang kerap digaungkan Presiden Jokowi dalam membangun poros maritim dunia.

"Kami menganggap ini sesuatu yang relevan ada perspektif yang berbeda cara melihat dalam konteks pertahanan AD dan AU. AU memiliki pemahaman kuat terhadap perlindungan ZEE udara dan laut. Jadi sekarang kalau AU ditunjuk relevan dengan visi misi presiden dalam konteks pengembangan jalur maritim," ujarnya di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (5/12).

Selain itu, Taufiqulhadi juga mengatakan, penunjukan Marsekal Hadi sebagai Panglima TNI juga mewakili rasa keadilan diantara ketiga matra. Sebab, sebelumnya secara berturut-turut Angkatan Darat yang menjadi pimpinan tertinggi di tubuh TNI.

"Karena sebelumnya secara berturut turut Angkatan Darat dua kali jadi (Panglima TNI). Sekarang gliran AU. Seharusnya yang lalu AU, tapi mngkin Presiden ada pertimbangan lain sehingga mengangkat AD," jelas dia.

Lebih lanjut, Taufiqulhadi mengungkapkan, jika kelak dilantik menjadi Panglima TNI, mantan Sekretaris Militer Presiden Jokowi itu bakal menghadapi tantangan berupa ancaman dari luar bukan pada kondisi politik dalam negeri.

"Tantang dari luar ada di laut cina selatan, kapal asing dengan mudah menerobos Indonesia, kegiatan ilegal yang dilakukan pihak asing itu tantangan yang harus dihadapi oleh Panglima TNI ya. Jadi bukan persiapan politik di dalam negeri kalau panglima harus mengatasi ketegangan politik di dalam negeri menurut saya itu tidak terlalu relevan," tegasnya. (Pon)

#Panglima TNI #Jenderal Gatot Nurmantyo #Hadi Tjahjanto #Presiden Jokowi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Santer Jadi Calon Panglima TNI, Ini Kata KSAD Maruli Simanjuntak
Maruli menjabat sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat sejak 29 November 2023, menggantikan Jenderal TNI Agus Subiyanto yang kini menjadi Panglima TNI.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Oktober 2026
Santer Jadi Calon Panglima TNI, Ini Kata KSAD Maruli Simanjuntak
Indonesia
TNI Kenakan Pakaian Dinas Upacara Baru, Dipenhi Unsur Budaya Indonesia
Model PDU ini memiliki unsur yang kental dengan kebudayaan karena berbentuk beskap atau seperti pakaian adat pria dengan kerah menutupi sampai leher.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 05 Oktober 2026
TNI Kenakan Pakaian Dinas Upacara Baru, Dipenhi Unsur Budaya Indonesia
Indonesia
Kapal Induk Eks Italia Resmi Jadi KRI Sriwijaya-100, Panglima TNI Kukuhkan Komandannya
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto meresmikan kapal induk eks Italia ITS Giuseppe Garibaldi menjadi KRI Sriwijaya-100.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
Kapal Induk Eks Italia Resmi Jadi KRI Sriwijaya-100, Panglima TNI Kukuhkan Komandannya
Indonesia
DPR Panggil Panglima TNI dan Kapolri Bahas Keamanan Jelang HUT Ke-81 RI
Mensesneg juga menyampaikan rapat yang membahas keamanan dan ketertiban itu juga diarahkan untuk persiapan Sidang Tahunan MPR RI pada 14 Agustus 2026
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 10 Agustus 2026
DPR Panggil Panglima TNI dan Kapolri Bahas Keamanan Jelang HUT Ke-81 RI
Indonesia
Warga Diminta Tidak Terprovokasi Jelang Peringatan HUT Kemerdekaan Ke-81 Republik Indonesia
Panglima meminta masyarakat tidak mudah mempercayai kabar yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Masyarakat juga diminta melaksanakan aktivitas seperti biasa.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 10 Agustus 2026
Warga Diminta Tidak Terprovokasi Jelang Peringatan HUT Kemerdekaan Ke-81 Republik Indonesia
Indonesia
Pertemuan Kapolri, Jaksa Agung, dan Panglima TNI, Komisi III DPR: jangan Ada Narasi Keretakan
Kerja sama tersebut dibutuhkan, terutama dalam penegakan hukum, pemberantasan korupsi, serta penguatan pertahanan negara.
Dwi Astarini - Rabu, 15 Juli 2026
Pertemuan Kapolri, Jaksa Agung, dan Panglima TNI, Komisi III DPR: jangan Ada Narasi Keretakan
Indonesia
Panglima TNI, Jaksa Agung, dan Kepala BIN Kumpul di Peringatan Harkopnas 2026
Mereka terlihat tersenyum sambil memperagakan salam komando sebagai simbol kebersamaan. 

Dwi Astarini - Minggu, 12 Juli 2026
Panglima TNI, Jaksa Agung, dan Kepala BIN Kumpul di Peringatan Harkopnas 2026
Berita Foto
Raker Menhan dan Panglima TNI Bahas Perkembangan Dinamika Geopolitik Global
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin (tengah) bersama Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subianto di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (19/5/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 19 Mei 2026
Raker Menhan dan Panglima TNI Bahas Perkembangan Dinamika Geopolitik Global
Indonesia
Kumpulkan Mantan Panglima TNI, Menhan Sjafrie Yakinkan Soal Prinsif Kepentingan Nasional
Dinamika strategi pertahanan negara yang baru tetap harus mengakar pada dua prinsip tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 25 April 2026
Kumpulkan Mantan Panglima TNI, Menhan Sjafrie Yakinkan Soal Prinsif Kepentingan Nasional
Indonesia
Panglima TNI Hidupkan Jabatan Kaster, DPR Tegaskan Bukan Dwifungsi ABRI
Komisi I DPR menanggapi keputusan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menghidupkan jabatan Kaster. Tegaskan kebijakan ini bukan kembalinya dwifungsi ABRI.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 13 Maret 2026
Panglima TNI Hidupkan Jabatan Kaster, DPR Tegaskan Bukan Dwifungsi ABRI
Bagikan