NasDem Bocorkan Kriteria Capres yang Bakal Diusung di Pilpres 2024

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Sabtu, 09 November 2019
NasDem Bocorkan Kriteria Capres yang Bakal Diusung di Pilpres 2024

Ketua DPP Partai NasDem, Irma Suryani memberikan pernyataannya di sela-sela Kongres Ke-2 Partai NasDem di JI Expo, Jakarta, Sabtu (9/11). (Antara/Imam B)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Partai NasDem mulai terang-terangan berbicara tentang kriteria orang yang bakal mereka dukung sebagai calon presiden (capres) pada Pilpres 2024.

Pertama, NasDem bakal mendukung Capres yang mempunyai elektabilitas tinggi. Dengan elektabilitas tinggi, dia didukung rakyat.

"Rakyat yang memilihnya pasti mendukung," kata Ketua DPP Partai NasDem Irma Suryani Chaniago kepada wartawan Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (9/11).

Baca Juga

Surya Paloh Ungkap Ada Parpol Paling Pancasilais tapi Undang Propaganda, Sindir Siapa?

Kriteria kedua adalah bakal calon tersebut harus punya kapasitas hingga akuntabilitas. Menurutnya, dua hal itulah yang disyaratkan NasDem. "Kedua, orang tersebut punya kapasitas, kapabilitas, dan akuntabilitas. Akuntabilitas itu moral, itu yang disyaratkan NasDem," tutur Irma.

Namun Irma mengatakan belum ada nama terkait sosok capres 2024 yang bakal didukung NasDem. Saat ini NasDem sedang melihat beberapa orang yang berpotensi menjadi capres 2024. "Kami lagi lihat-lihat," kata Irma.

Saat ditanya tentang apakah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan masuk radar capres 2024 yang bakal diusung NasDem, Irma tak menjawab lugas. Dia hanya mengatakan Anies diundang ke Kongres II NasDem karena lokasi Kongres berada di Jakarta dan Anies adalah tuan rumahnya.

"Anies Baswedan diundang itu sebagai Gubernur karena kita melaksanakan kongres ini di DKI sebagaimana PDIP melaksanakan kongres di Bali. Beliau juga mengundang gubernurnya, kami juga mengundang Gubernur DKI untuk memberikan sambutan. Itu bagian dari penghormatan karena kita ingin membangun yang namanya partai role model ke depan," jelas Irma.

Anggota DPR dari Fraksi Nasdem Irma Suryani Chaniago (Foto: antaranews)

Dia juga menyinggung pertemuan Ketum NasDem Surya Paloh dengan Anies. Menurut Irma, saat itu Paloh menyampaikan agar Anies segera memacu kinerja Pemprov DKI yang dianggap Paloh baru mencapai 50 persen.

"Anies, pernah disampaikan oleh Pak Surya Paloh di pertemuan pertama bahwa, 'Pak Anies, kinerja yang Anda lakukan baru 50 persen. Tolong segera yang 50 persen ini ditambah menjadi 60, 70, 80 persen, dan akhirnya di masa periode dia, dia bisa 80 persen.' Minimal itu yang disampaikan Pak Surya Paloh. Berarti hari ini Anies masih belum menjadi 60, 70, 80 persen, kita tunggu," tutur dia.

Baca Juga:

Temui PKS, Surya Paloh Dianggap 'Ngambek' Politik

Irma menyatakan sosok yang bakal diusung bisa jadi dari pemimpin-pemimpin muda yang bisa saja muncul seiring waktu menjelang 2024. Menurutnya, politik sangat dinamis.

"Kami sudah lihat siapa-siapa yang bisa bertarung di 2024, tapi kalau sampai hari ini masih terlalu jauh. Tahun depan saja bisa berubah, akan muncul calon pemimpin muda baru, sehingga tidak bisa ditentukan hari ini," jelas dia. (Knu)

#Partai Nasdem #Pilpres
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
KPK Usulkan Klausul Kaderisasi untuk Pencalonan Presiden hingga Kepala Daerah
KPK mengusulkan klausul kaderisasi dalam pencalonan presiden hingga kepala daerah. Langkah ini dinilai penting untuk mencetak pemimpin berkualitas.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 April 2026
KPK Usulkan Klausul Kaderisasi untuk Pencalonan Presiden hingga Kepala Daerah
Indonesia
Gerindra Bantah Isu Fusi dengan NasDem, Dasco: Tidak Pernah Dibahas
Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, membantah soal isu merger dengan NasDem. Ia menegaskan, tidak ada pembicaraan resmi.
Soffi Amira - Rabu, 22 April 2026
Gerindra Bantah Isu Fusi dengan NasDem, Dasco: Tidak Pernah Dibahas
Indonesia
DPW NasDem Jatim Sampaikan Sikap Resmi Terkait Isu Merger
DPW Partai Nasdem Jawa Timur menegaskan tetap menghormati kebebasan pers sebagai salah satu pilar demokrasi.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 15 April 2026
DPW NasDem Jatim Sampaikan Sikap Resmi Terkait Isu Merger
Indonesia
Sebut Kader Pindah ke PSI Bisa Dihitung Jari, Saan Mustopa: NasDem Tetap Solid
Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa menegaskan kondisi internal partainya tetap solid meskipun sejumlah kader diketahui berpindah ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Sebut Kader Pindah ke PSI Bisa Dihitung Jari, Saan Mustopa: NasDem Tetap Solid
Indonesia
Fusi Partai NasDem dan Gerindra Bukan Perkara Mudah, Saan Mustopa: Belum Menjadi Pembicaraan Internal
Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa menanggapi munculnya isu mengenai kemungkinan fusi atau penggabungan antara Partai NasDem dengan Partai Gerindra.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Fusi Partai NasDem dan Gerindra Bukan Perkara Mudah, Saan Mustopa: Belum Menjadi Pembicaraan Internal
Indonesia
Sampai 20 Politisi Bakal Gabung PSI karena Jokowi, Termasuk dari Partai NasDem
Hal ini disampaikan Ketua Bidang Politik DPP PSI, Bestari Barus, yang juga menjelaskan ada politisi yang rela meninggalkan jabatan strategis di parlemen demi bergabung.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Sampai 20 Politisi Bakal Gabung PSI karena Jokowi, Termasuk dari Partai NasDem
Indonesia
Kelakar saat RDP Komisi XIII DPR RI di Tengah Isu Merger NasDem-Gerindra: dari Gondangdia ke Kertanegara
Candaan disampaikan Ketua Komisi XIII DPR Willy Aditya melihat anggota DPR Fraksi NasDem Muslim Ayub duduk bersebelahan dengan anggota DPR Fraksi Gerindra Anwar Sadad dalam ruang rapat.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Kelakar saat RDP Komisi XIII DPR RI di Tengah Isu Merger NasDem-Gerindra: dari Gondangdia ke Kertanegara
Indonesia
Willy Aditya Kelakar Soal Merger Gerindra-NasDem di Rapat DPR
Willy Aditya berkelakar soal merger Gerindra dan NasDem dalam rapat DPR. Candaan ini muncul di tengah isu politik yang tengah berkembang.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 April 2026
Willy Aditya Kelakar Soal Merger Gerindra-NasDem di Rapat DPR
Indonesia
Kabar Jokowi 'Caplok' Partai NasDem, Jubir PSI Bestari: Tidak Benar, Coba Bentuk Opini Publik Negatif
Jubir PSI yang merupakan mantan kader NasDem heran Jokowi selalu disebut-sebut.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Kabar Jokowi 'Caplok' Partai NasDem, Jubir PSI Bestari: Tidak Benar, Coba Bentuk Opini Publik Negatif
Indonesia
Isu Gibran Akuisisi NasDem, Wibi Andrino: Hebat Banget
Ketua DPW NasDem DKI Wibi Andrino merespons isu Gibran ingin mengakuisisi NasDem. Ia menyebut hal itu berani, namun membuka peluang jika ingin bergabung.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 April 2026
Isu Gibran Akuisisi NasDem, Wibi Andrino: Hebat Banget
Bagikan