Napi LP Banceuy Bandung Kendalikan Peredaran Narkoba di Jakarta

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Senin, 23 Desember 2019
Napi LP Banceuy Bandung Kendalikan Peredaran Narkoba di Jakarta

Subdit I Ditresnarkoba Polda Metro Jaya mengungkap 10 tersangka sindikat peredaran narkoba jaringan lembaga permasyarakatan (lapas) Banceuy (MP/Kanugraha)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Subdit I Ditresnarkoba Polda Metro Jaya mengungkap 10 tersangka sindikat peredaran narkoba jaringan lembaga permasyarakatan (lapas) Banceuy, Bandung dan Lapas Garut Jawa Barat.

Dari total tersangka, satu orang bernama Taufik Rahman ditembak mati lantaran ingin melawan petugas saat hendak dilakukan pengembangan.

Sementara itu, sembilan lainnya adalah Antoni Saputra, Muhammad Reza Maulana, Dian Ardiansyah, Yadi Rusmayadi, Yanya Setia Bintara, Asep Budianto, Jalaludin, Yoman Crey Louhen Febry, dan Hendra.

Baca Juga:

Polri Musnahkan Ratusan Kilogram Narkoba Jelang Tahun Baru

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan, para tersangka di tangkap di beberapa lokasi berbeda dari Minggu (15/12) hingga Jumat (20/12) di Jakarta dan di Bandung, Jawa Barat.

Yusri juga menyebut salah satu tersangka bernama Taufik tewas ditembak saat mencoba melawan polisi.

“Tersangka Taufik Rahman melakukan perlawanan terhadap petugas dengan mengeluarkan senjata apinya ke arah petugas. Terhadap tersangka dilakukan tindakan tegas dan terukur,” ucap Yusri saat jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Minggu (22/12).

Ia mengatakan, saat itu tersangka sempat dilarikan ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Namun, korban tewas di dalam perjalanan karena kehabisan darah.

“Setelah tiba di RS Polri Kramat Jati Tim Dokter menyatakan tersangka meninggal dunia,” jelasnya.

Subdit I Ditresnarkoba Polda Metro Jaya mengungkap 10 tersangka sindikat peredaran narkoba jaringan lembaga permasyarakatan (lapas) Banceuy (MP/Kanugraha)

Dalam penangkaoan itu polisi juga menyita barang bukti satu pucuk senjata api rakitan jenis revolver, ribuan butir narkoba jenis inex, sabu seberat 3,284 gram dan 10 kilogram ganja kering.

Yusri mengatakan, kasus ini berawal dari adanya laporan masyarakat terhadap pengedar narkotika di sekitar daerah Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat berhasil diamankan salah satu pelaku dengan inisial AS.

Setelah itu, pihaknya langsung melakukan pengembangan ke daerah Residence, Bandung, Jawa Barat dan menangkap tiga orang tersangka bernama Muhammad Reza Maulana, Dian Ardiansyah, Yadi Rusmayadi.

Selanjutnya, dari keterangan tiga tersangka tersebut, polisi mendapati barang haram tersebut didapat dari dua orang tersangka bernama Yanya Setia Bintara dan Asep Budianto yang berada di Lapas Banceuy, Bandung, Jawa Barat.

"Kemudian dikembangkan lagi oleh anggota ini jaringannya semua sama mengarah ke daerah Garut di luar dari Lapas di Garut mengamankan satu bernama Jalaludin," ucapnya.

Baca Juga:

Dua Anggota TNI Ditangkap Diduga Terlibat Kasus Narkoba

Tidak berhenti disana, polisi mengembangkan berdasarkan keterangan Jalaludin ternyata dia mendapatkan narkoba dari tersangka Yoman Crey Louhen Febry dan Hendra yang merupakan narapidana di Lapas Garut. Setelah itu, polisi juga menangkap Taufik Rahman di Bandung, Jawa Barat.

"Awalnya di daerah Bandung diamankan kemudian dia mengaku bahwa barang tersebut diambil di Jakarta. Pada saat dilakukan penggeledahan di daerah Jakarta di daerah Bandengan, Cakung Jakarta Timur, di tempat kediamannya dia mengeluarkan 1 senjata api dan mengancam petugas," ucapnya.

Lantaran tindakannya itu, polisi langsung mengambil keputusan untuk melumpuhkan tersangka Taufik dengan cara ditembak. Tersangka tewas saat dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. (Knu)

#Narkoba #Polda Metro Jaya
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Polda Metro Buru Pelaku di Balik Peredaran Kacang Tanah yang Diduga Ilegal
Penyelidikan dilakukan terhadap seluruh rangkaian aktivitas barang tersebut.
Dwi Astarini - Rabu, 16 September 2026
Polda Metro Buru Pelaku di Balik Peredaran Kacang Tanah yang Diduga Ilegal
Indonesia
Polda Metro Bongkar 49,85 Ton Kacang Tanah Diduga Ilegal, Dokumen Impor tak Lengkap
Dugaan pelanggaran dalam kasus ini berkaitan dengan persyaratan impor dan ketentuan karantina.
Dwi Astarini - Rabu, 16 September 2026
Polda Metro Bongkar 49,85 Ton Kacang Tanah Diduga Ilegal, Dokumen Impor tak Lengkap
Indonesia
Kepala BNN Ungkap Tren Narkotika Cair, Menyaru Vape
Dalam beberapa bulan terakhir, bentuk narkotika tersebut muncul dalam sejumlah pengungkapan yang dilakukan BNN bersama aparat penegak hukum lainnya.
Dwi Astarini - Rabu, 16 September 2026
Kepala BNN Ungkap Tren Narkotika Cair, Menyaru Vape
Indonesia
Ada Persija vs Persib di GBK, Polda Metro Siapkan Rekayasa Lalu Lintas dan Kantong Parkir
Persija vs Persib akan digelar di GBK, Sabtu (12/9). Polda Metro telah menyiapkan kantong parkir untuk masyarakat yang menonton.
Soffi Amira - Jumat, 11 September 2026
Ada Persija vs Persib di GBK, Polda Metro Siapkan Rekayasa Lalu Lintas dan Kantong Parkir
Indonesia
Laga Persija vs Persib di GBK masih Terkendala Izin Keamanan
Polda Metro Jaya masih membahas permohonan izin pertandingan yang menjadi salah satu duel paling dinanti di kompetisi musim ini.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Laga Persija vs Persib di GBK masih Terkendala Izin Keamanan
Indonesia
Polisi Tangkap Bandar Besar Obat Keras di Tanah Abang, Ratusan Ribu Butir Barang Bukti Diamankan
RS (38), pria yang disebut bandar besar obat keras di Tanah Abang, ditangkap polisi setelah masuk DPO. Total tersangka dalam kasus ini menjadi enam orang.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
Polisi Tangkap Bandar Besar Obat Keras di Tanah Abang, Ratusan Ribu Butir Barang Bukti Diamankan
Indonesia
Kerusuhan DPR 27 Agustus Bukan Ulah Pendemo, Polda Buru Dalang di Balik Layar
Polda Metro Jaya mendalami dugaan aktor intelektual, penyedia dana, dan penggerak massa di balik kerusuhan DPR 27 Agustus. Polisi tegaskan kerusuhan bukan dilakukan pengunjuk rasa.
Wisnu Cipto - Rabu, 02 September 2026
 Kerusuhan DPR 27 Agustus Bukan Ulah Pendemo, Polda Buru Dalang di Balik Layar
Indonesia
Polda Metro Jaya Ringkus Bandar Besar Obat Keras Tanah Abang, Pelariannya Berakhir di Parkiran Kos
Pelarian bandar besar obat keras daftar G di Tanah Abang akhirnya dihentikan Polda Metro Jaya. RS (38) diciduk bersama barang bukti ratusan ribu butir pil ilegal. Simak kronologinya
Angga Yudha Pratama - Rabu, 02 September 2026
Polda Metro Jaya Ringkus Bandar Besar Obat Keras Tanah Abang, Pelariannya Berakhir di Parkiran Kos
Indonesia
Polda Metro Sebar Dua Sketsa Terduga Pelaku yang Tewaskan Pedagang Cermin di Tanah Abang
Polisi menyusun sketsa berdasarkan hasil penyelidikan terhadap sejumlah saksi dan bukti digital.
Dwi Astarini - Rabu, 02 September 2026
Polda Metro Sebar Dua Sketsa Terduga Pelaku yang Tewaskan Pedagang Cermin di Tanah Abang
Indonesia
Viral Foto Wajah Terduga Penganiaya Warga Pejompongan Tewas Saat Demo, Polda Bilang Itu AI
Polda Metro Jaya memastikan foto wajah terduga pelaku penganiayaan warga Pejompongan saat demo DPR yang viral di medsos hasil manipulasi AI
Wisnu Cipto - Selasa, 01 September 2026
Viral Foto Wajah Terduga Penganiaya Warga Pejompongan Tewas Saat Demo, Polda Bilang Itu AI
Bagikan