Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Nama Didi Kempot Ternyata Memiliki Arti

Muchammad YaniMuchammad Yani - Rabu, 11 Maret 2020
Nama Didi Kempot Ternyata Memiliki Arti

Didi Kempot (Foto: MP/Rizki Fitrianto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEMPAT tenggelam di blantika musik tanah air, nama Didi Kempot kini mulai bersinar lagi. Pria kelahiran Surakarta, 31 Desember 1966 ini bahkan punya julukan baru yakni The Godfather of Broken Heart. Julukan ini disematkan oleh kalangan muda karena Didi Kempot piawai membawa pendengar larut dalam emosi ketika mendengarkan ia menyanyi.

Hal yang cukup menarik darinya adalah kata 'Kempot' yang ia gunakan sebagai nama panggung. Dilansir dari Antaranews.com, Rabu (11/3) adik kandung dari pelawak senior Mamiek Prakoso ini mengaku kata tersebut memiliki hubungan dengan asal-usul perjalanan musiknya.

Baca juga:

Tidak Biasa, Konser Musik Kini Tidak Hanya Ditampilkan di Atas Panggung

"Sebelum saya masuk ke dunia rekaman, saya sempat jadi penyanyi jalanan alias Kempot, Kelompok Penyanyi Trotoar," tutur Didi saat konferensi pers di Jakarta, Selasa (10/3).

Kkata 'Kempot' di namanya mengandung arti (Foto Instagram@didikempot_official)
Kkata 'Kempot' di namanya mengandung arti (Foto Instagram@didikempot_official)

Didi memang lahir di keluarga seniman. Ayahnya, Ranto Edi Gudel merupakan pemain ketoprak di Jawa Tengah. Sementara ibunya Umiyati Siti Nurjanah adalah penyanyi tradisional di Ngawi. "Saya berseni mungkin karena hidup ke kehidupan seniman tradisional," katanya.

Baca juga:

Para Musisi Indonesia Berbagi Pengalaman Pahit dalam Menjalin Kontrak Konser

Jalur seni yang dipilih Didi Kempot memang berbeda dengan kakaknya. Jika Mamiek Prakoso mengambil jalur lawak, Didi mencoba meneruskan apa yang telah ditempuh sang ibu dan membanggakan kedua orangtua.

Nasib baik pun datang, pria bernama lahir Dionisius Prasetyo tenar di Suriname dan Belanda. Ia bahkan beberapa kali memenangkan anugerah musik nasional di Suriname. Lagu Cidro menjadi awal kepopulerannya di sana.

Internet mengembalikan Didi Kempot ke panggung utama. (Foto Instagram@didikempot_official)
Caption

"Saya nyanyi ada satu lagu Jawa judulnya Cidro, di Indonesia kurang terkenal, ternyata ada turis Suriname di Indonesia, domisili di Belanda, lagu itu lalu diputar di radio Amsterdam, lagunya digemari sekali." ucap Didi.

Kini The Godfather of Broken Heart berencana menggelar konser akbar untuk memperingati 30 tahun ia berkarya. Bertajuk Ambyar Tak Jogeti akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta pada 10 Juli 2020.

"Konser ini paling membanggakan, di negara saya sendiri... Itu membanggakan karena ternyata Indonesia masih bisa menerima dan menghargai tembang-tembang Indonesia," katanya. (Yni)

Baca juga:

Bernostalgia Lewat Sinema Di Hari Musik Nasional 2020

#Didi Kempot #Musik Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Lepas dari Label, Daun Jatuh Temukan Kebebasan Baru Lewat Single 'bukan tentangmu'
Daun Jatuh memperkenalkan single terbaru 'bukan tentangmu' sebagai karya perdana setelah menjadi band independen.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 Juli 2026
Lepas dari Label, Daun Jatuh Temukan Kebebasan Baru Lewat Single 'bukan tentangmu'
ShowBiz
Paul Aro Rilis Single 'Biar Kita Jadi Kenangan', Kisah Ikhlas Melepas Orang Tercinta
Paul Aro kembali dengan single Biar Kita Jadi Kenangan, lagu yang mengisahkan proses menerima perpisahan dan belajar mengikhlaskan seseorang.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 28 Juli 2026
Paul Aro Rilis Single 'Biar Kita Jadi Kenangan', Kisah Ikhlas Melepas Orang Tercinta
ShowBiz
Yogie Nandes Rilis 'Menualah Denganku', Lagu Cinta tentang Komitmen hingga Hari Tua
Yogie Nandes memperkenalkan single terbaru 'Menualah Denganku', lagu cinta bertema komitmen dan harapan dengan nuansa pop era 90-an.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 28 Juli 2026
Yogie Nandes Rilis 'Menualah Denganku', Lagu Cinta tentang Komitmen hingga Hari Tua
ShowBiz
Parade Hujan Buka Babak Baru Lewat Album 'Punar', Siap Gelar Tur ke Berbagai Kota di Indonesia
Parade Hujan resmi merilis album perdana 'Punar' yang berisi delapan lagu dan tersedia di platform musik digital.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 28 Juli 2026
Parade Hujan Buka Babak Baru Lewat Album 'Punar', Siap Gelar Tur ke Berbagai Kota di Indonesia
ShowBiz
MADMAX Rilis EP Perdana 'Neither The Same', Angkat Kisah Girlhood dan Perjalanan Emosional
MADMAX resmi merilis EP perdana 'Neither The Same' yang berisi lima lagu tentang girlhood, persahabatan, dan proses pendewasaan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 28 Juli 2026
MADMAX Rilis EP Perdana 'Neither The Same', Angkat Kisah Girlhood dan Perjalanan Emosional
ShowBiz
The Lantis Hidupkan Kembali '(Jangan Terlalu) Posessif' Naif dengan Sentuhan Groovy
The Lantis menghadirkan versi baru “(Jangan Terlalu) Posessif” milik Naif. Lagu yang menjadi salah satu inspirasi utama perjalanan musik mereka.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 Juli 2026
The Lantis Hidupkan Kembali '(Jangan Terlalu) Posessif' Naif dengan Sentuhan Groovy
ShowBiz
Rasyiqa Hadirkan Interpretasi Baru 'Jangan Kau Lepas', Lagu Alexa Kembali Dihidupkan
Rasyiqa merilis 'Jangan Kau Lepas'. Lagu Alexa yang populer pada 2008 ini hadir dengan interpretasi dan sentuhan baru.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 Juli 2026
Rasyiqa Hadirkan Interpretasi Baru 'Jangan Kau Lepas', Lagu Alexa Kembali Dihidupkan
ShowBiz
Melisa Darusman Rilis Album Debut 'Beda', Rekam Jejak Emosi dan Perjalanan Hidup
Melisa Darusman resmi merilis album debut 'Beda' yang berisi sembilan lagu tentang harapan, kehilangan, cinta, keberanian, dan berdamai dengan diri.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 Juli 2026
Melisa Darusman Rilis Album Debut 'Beda', Rekam Jejak Emosi dan Perjalanan Hidup
ShowBiz
Dongker Rilis 'Lagu Selepas Hujan', Balada Reflektif Jelang Album 'Melankolia Radikal'
Dongker merilis “Lagu Selepas Hujan” pada 24 Juli 2026 sebagai single ketiga sekaligus penutup menuju album kedua 'Melankolia Radikal'.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 Juli 2026
Dongker Rilis 'Lagu Selepas Hujan', Balada Reflektif Jelang Album 'Melankolia Radikal'
ShowBiz
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
Lebih dari 20 tahun tersimpan sebagai rekaman legendaris, penampilan bersejarah Discus di ProgSol Festival Swiss akhirnya resmi dirilis dalam format CD.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
Bagikan