Naik Kelas Layanan Telemedicine Warga +62

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Minggu, 17 Juli 2022
Naik Kelas Layanan Telemedicine Warga +62

Naik Kelas Layanan Kesehatan Offline ke Telemedicine (Foto: pixabay/tumisu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SITUASI pandemi COVID-19 mendorong masyarakat untuk beradaptasi dalam pelayanan kesehatan. Seiring berjalannya waktu, berbagai inovasi dilakukan pemerintah atau pihak rumah sakit guna memudahkan akses masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan.

Kehadiran Telemedicine di Indonesia sebagai jawaban penyelenggaraan layanan kesehatan di tengah keterbatasan pembatasan sosial akibat pandemi. Layanan kesehatan nan semua harus luring, kini bisa dilakukan secara daring.

Telemedicine membuatmu layanan kesehatan jadi naik kelas karena lebih praktis dan mudah melalui online, baik dari layanan kesehatan hingga pengiriman obat.

Baca Juga:

Meditech+, Aplikasi Kesehatan Berbasis AI Karya Anak Bangsa

Telemedicine memiliki berbagai kelebihan (Foto: pixabay/tumisu)

Telemedicine merupakan pengguna teknologi telekomunikasi, agar pasien bisa mengakses layanan perawatan kesehatan sesuai kebutuhan, tanpa terbatas jarak dan waktu.

Melalui platform Telemedicine, kamu bisa berkomunikasi dengan dokter umum atau dokter spesialis secara virtual dengan ponsel, komputer, telepon, video call, dan chat.

Lewat fitur tersebut, dokter akan mendiagnosis serta merawat pasien meski lokasinya jauh.

Pengobatan virtual atau Telemedicine juga bisa melindungi kamu, keluarga dan penyedia layanan kesehatan dari risiko terpapar COVID-19.

Kehadiran layanan Telemedicince di Indonesia juga memberi angin segar bagi masyarakat di wilayah terpencil dengan keterbatasan akses untuk mendapat layanan kesehatan. Ditambah lagi dengan pandemi COVID-19, membuat masyarakat sulit mengakses layanan offline.

Di Indonesia, ada beberapa layanan Telemedicine populer terpercaya sudah banyak digunakan masyarakat. Salah satunya ialah Halodoc. Aplikasi Halodoc merupakan salah satu platform diboyong pemerintah untuk memberikan layanan kesehatan, pada pasien COVID-19 yang tengah Isolasi Mandiri (Isoman) di Rumah.

Halodoc mengklaim platformnya memiliki layanan kesehatan digital terlengkap di Indonesia. Halodoc memiliki beberapa fitur menarik, seperti chat dengan dokter, membeli produk kesehatan, dan bisa langsung terhubung dengan asuransi yang kamu miliki.

Bagi pasien COVID-19 bergejala ringan atau Isoman di rumah, bisa mengakses aplikasi ini untuk konsultasi medis serta mendapatkan obat-obatan secara gratis.

Ada beberapa tips harus kamu ketahui, saat menggunakan Telemedicine, seperti membuat daftar gejala dan obat-obatan, membuat daftar pertanyaan, menyiapkan laporan medis terbaru, tingkatkan kualitas gambar dan audio, serta minta ringkasan konsultasi.

Baca Juga:

Pentingnya Mengetahui Sumber Bahan Baku Suplemen Kesehatan

Telemedicine menjadi sebuah solusi baru bagi masyarakat yang ingin memperoleh fasilitas kesehatan di tengah pandemi (Foto: pixabay/tumisu)

Namun, seiring melandainya pandemi, masyarakat tidak hanya menggunakan Telemedicine ketika terpapar COVID-19, tapi juga menjadi sebuah kebiasaan baru. Apalagi bagi orang super sibuk.

Pada kota-kota besar di Indonesia atau wilayah sudah terbilang cukup maju, hadirnya telemedicine tentunya sangat membantu dan bisa diterima serta diaplikasikan dengan mudah. (Ryn)

Baca Juga:

MH Expo 2022 Hadirkan Ragam Pelayanan Kesehatan Berkualitas Internasional

#Kesehatan #Juli Warga +62 Naik Kelas #Layanan Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Indonesia
Kemenkes Bakal Bangun 1.988 Puskesmas Baru, Rombak Wajah Layanan Kesehatan
Wamenkes menekankan pentingnya kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) kesehatan untuk mengimbangi modernisasi fasilitas medis.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Oktober 2026
Kemenkes Bakal Bangun 1.988 Puskesmas Baru, Rombak Wajah Layanan Kesehatan
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Bagikan