Musim Paceklik Tidak akan Terjadi, Mentan: Asalkan...

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Sabtu, 16 September 2017
Musim Paceklik Tidak akan Terjadi, Mentan: Asalkan...

Menteri Pertanian Amran Sulaiman. (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menjamin, memasuki November sampai Januari 2018 tidak akan mengalami musim paceklik atau musim kekurangan bahan makanan.

Amran menjelaskan, untuk mencegah musim paceklik di Indonesia, petani harus menambah luas tanam hingga satu juta hektare. Jika hanya mencapai 500 ribu hektare, musim paceklik sudah tentu akan terjadi.

"Setelah kami evaluasi, rata-rata satu juta tanam, dari yang dulu hanya 500 ribu hektare. Jadi, kami yakin tiga bulan kedepan aman-aman saja. Tidak ada paceklik," kata Amran di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta, Jumat (15/9).

Ia menegaskan, Kementerian Pertanian sudah mengevaluasi bahwa luas tanam, terutama pada masa tanam kritis Juli-Agustus-September, sudah mencapai satu juta hektare sehingga diyakini stok pangan aman dan tidak terjadi paceklik.

Mentan optimistis, Indonesia bisa melewati akhir tahun tanpa paceklik dan mengulang seperti 2016 di mana tidak terjadi paceklik.

Amran mengimbau seluruh sektor pertanian untuk berorientasi pada masa kritis agarnmenanam tanaman pangan yang hanya tersisa hingga dua pekan mendatang hingga akhir September sebagai strategi menyiasati paceklik.

Selain itu, Mentan juga optimistis kekeringan di sebagian wilayah Jawa Barat dapat teratasi dengan berfungsinya Waduk Jatigede.

Ia meyakini, persiapan menyiasati kekeringan selama tiga tahun dapat berkurang melalui irigasi, penyediaan embung, dan normalisasi waduk.

"Turunnya drastis karena banyak pompa yang kita kirim sudah puluhan ribu, kemudian embung kita bangun sumur dangkal dan sumur dalam. Kami yakin pasti dampak kekeringan menurun," katanya.

Berdasarkan laporan Balai Proteksi Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPTPH) periode Januari-Agustus 2017, luas kekeringan tahun 2017 yang terkena sebanyak 56.334 ha dan Puso 18.516 ha. (*)

Sumber: ANTARA

#Menteri Pertanian #Amran Sulaiman
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Berita
Beras Fortifikasi Jadi Sorotan, Ini 25 Merek yang Disebut Tak Sesuai Standar
Kementan mengungkap 25 merek beras fortifikasi diduga tak sesuai standar. Simak daftar merek, kandungan, dan penjelasan beras fortifikasi.
ImanK - Rabu, 16 September 2026
Beras Fortifikasi Jadi Sorotan, Ini 25 Merek yang Disebut Tak Sesuai Standar
Indonesia
Terbukti Terlibat Judi Online, 13 Pejabat Kementan Dipecat Mentan Amran
Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, memecat 13 pejabat Kementan. Para pejabat tersebut terbukti terlibat judi online.
Soffi Amira - Senin, 31 Agustus 2026
Terbukti Terlibat Judi Online, 13 Pejabat Kementan Dipecat Mentan Amran
Indonesia
Ekspor Kopi Indonesia Ditargetkan Rp 100 Triliun Per Tahun
Besarnya potensi Kopi Gayo tidak hanya tercermin dari kualitasnya, tetapi juga dari pengakuan pasar internasional terhadap komoditas unggulan asal Aceh
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 15 Juli 2026
Ekspor Kopi Indonesia Ditargetkan Rp 100 Triliun Per Tahun
Indonesia
Mentan Lapor ke Presiden Prabowo Harga Sawit Petani sudah Kembali Normal
Pemerintah sangat memperhatikan perkembangan harga TBS di tingkat petani karena tidak ingin petani sawit merugi ketika harga CPO dunia meningkat.
Dwi Astarini - Rabu, 24 Juni 2026
Mentan Lapor ke Presiden Prabowo Harga Sawit Petani sudah Kembali Normal
Indonesia
Produksi Beras Indonesia Cetak Rekor Saat Dunia Lesu, FAO Tempatkan RI di Posisi Keempat Global
FAO memproyeksikan produksi beras Indonesia mencapai 38,6 juta ton pada 2026/2027. Indonesia kini menjadi produsen beras terbesar keempat dunia.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 22 Juni 2026
Produksi Beras Indonesia Cetak Rekor Saat Dunia Lesu, FAO Tempatkan RI di Posisi Keempat Global
Indonesia
Pemerintah Siapkan Perkebunan Rakyat 870 Ribu Hektare, Dorong Hilirisasi dan Serap Tenaga Kerja
Pemerintah mempercepat program perkebunan rakyat seluas 870 ribu hektare untuk mendukung hilirisasi kakao, kopi, kelapa, dan tebu.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 19 Juni 2026
Pemerintah Siapkan Perkebunan Rakyat 870 Ribu Hektare, Dorong Hilirisasi dan Serap Tenaga Kerja
Indonesia
Lindungi Peternak Ayam Ras, Mentan Tetapkan Harga Beli Telur Paling Murah Rp 26.500 per Kg
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menetapkan harga acuan pembelian telur ayam ras Rp26.500/kg
Wisnu Cipto - Jumat, 12 Juni 2026
Lindungi Peternak Ayam Ras, Mentan Tetapkan Harga Beli Telur Paling Murah Rp 26.500 per Kg
Indonesia
Topang Swasembada Pangan, Pemerintah Percepat Pemulihan 42.702 Hektare Lahan Pertanian Pascabencana di Sumatera
Pemerintah mempercepat rehabilitasi lahan pertanian terdampak bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar. Bantuan disiapkan untuk mendukung swasembada pangan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 08 Juni 2026
Topang Swasembada Pangan, Pemerintah Percepat Pemulihan 42.702 Hektare Lahan Pertanian Pascabencana di Sumatera
Indonesia
Pemerintah Minta Harga TBS Naik, Lindungi 15 Juta Petani Sawit dari Praktik Under Invoicing
Mentan Amran memerintahkan perusahaan untuk menaikkan harga tandan buah segar (TBS) di tingkat petani minimal 10 persen.
Dwi Astarini - Senin, 08 Juni 2026
 Pemerintah Minta Harga TBS Naik, Lindungi 15 Juta Petani Sawit dari Praktik Under Invoicing
Indonesia
Harga Kelapa Sawit Turun saat Nilai Minyak Mentah Dunia Naik, Polisi Duga Ada Permainan Kartel
Mengindikasikan adanya praktik yang perlu ditelusuri lebih lanjut karena harga TBS justru turun ketika berbagai indikator pasar menunjukkan tren yang positif.
Dwi Astarini - Senin, 08 Juni 2026
Harga Kelapa Sawit Turun saat Nilai Minyak Mentah Dunia Naik, Polisi Duga Ada Permainan Kartel
Bagikan