Teknologi

Mungkin Begini Belanja di Masa Depan

P Suryo RP Suryo R - Jumat, 24 November 2017
Mungkin Begini Belanja di Masa Depan

KOnsep belanja saat ini mungkin berubah dalam satu dekade ke depan. (Foto: News18)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEBENTAR lagi uang bukan lagi dalam bentuk fisik, kartu kredit sudah tak terpakai, berbelanja menjadi hal yang lebih menyenangkan.

Berbelanja bukan berjalan dari satu toko ke toko lainnya di dalam mal. Bukan lagi mencoba baju di toko. Bukan lagi menenteng tas belanjaan yang banyak di tangan kiri dan kanan. Tidak ada lagi berdiri mengantri untuk membayar belanjaan. Tidak ada lagi rasa frustasi karena baju yang diincar sudah terjual.

Konsep belanja akan segera berubah seiring dengan perkembangan teknologi. Bisa jadi dalam satu dekade atau kurang, konsep berbelanja yang ada sekarang sudah jadi kuno.

Mata

Hanya dengan menggunakan mata seseorang sudah dapat membayar semua belanjaannya. Seperti yang dituliskan dalam laman Time, futuris bernama jim Carroll mengatakan bahwa dalam 10 tahun kedepan toko-toko sudah menerima pembayaran dengan mencek retina mata kostumernya. Pun dengan menggunakan sidik jari bisa melakukan hal yang sama.

Carroll memprediksikan mobil pun dapat dijadikan identitas pembelinya. Misalnya memesan makanan dan minuman melalui drive-thru, mobil dijadikan identitas pembayaran. Tak usah payah-payah membayar, semua tinggal mengambil pesanan saja. Pembayaran sudah dilakukan dengan identitas mobil.

Profil


Bagaimana dengan toko yang menjadi langganan Anda? Bisa jadi di masa depan toko itu sudah sangat mengenali Anda dengan database diri Anda tersimpan di dalamnya. Bukan hanya ukuran saja yang mereka kenali, melainkan juga riwayat pembelian ditoko yang Anda masuki. Toko akan memberikan pilihan-pilihan berdasarkan prodil riwayat berbelanja Anda.

Mereka memberikan diskon pada produk-produk yang mungkin Anda minati. Bahkan toko dapat memberikan manfaat yang sama seperti toko online. Anda tidak perlu menenteng barang yang Anda beli. Semua belanjaan Anda sudah dikirim ke rumah.

Sangat menyenangkan lagi bila pembeli dapat merekayasa kebutuhan baju, celana atau sepatunya sesuai dengan keinginannya. Nanti ada alat yang misalnya hendak membeli sepatu, yang akan menscan kaki Anda dan mengirimkan ke printer 3D. Mesin itu akan langsung membuat sepatu yang Anda inginkan.

Coba Dulu, Baru Beli


Meskipun dalam bentuk digital dan tidak nyata, toko masa depan tidak berisikan barang-barang yang dijual. Melainkan terdapat gawai semacam augmented reality yang memungkinkan kostumer untuk mencoba barang-barang yang dibelinya.

Bukan saja mencoba tapi merasakan barang yang akan dibelinya. Semisal baju, kostumer dapat merasakan kainnya dan seratnya. Tak hanya itu gawai ini juga memungkinkan untuk melihat kamar hotel, mencoba mobil baru (Volvo sudah menerapkan ini) atau berjalan di setiap sudut restoran yang akan dikunjungi.

Pod Suami


Saat ini di sebuah mal di Tiongkok menyediakan pod bagi suami yang mengantarkan berbelanja istrinya. Pod itu menyediakan koneksi ke internet dan berbagai macam game. Jadi istri berbelanja, suami bermain game. (psr)

#Belanja
Bagikan
Ditulis Oleh

P Suryo R

Stay stoned on your love

Berita Terkait

Fun
Program BINA Lebaran 2026 Resmi Diluncurkan, Targetkan Transaksi Rp 53 Triliun
Program Belanja di Indonesia Aja (BINA) resmi diluncurkan menjelang Ramadan 2026 dengan melibatkan 800 peritel dan 414 pusat perbelanjaan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 10 Maret 2026
Program BINA Lebaran 2026 Resmi Diluncurkan, Targetkan Transaksi Rp 53 Triliun
Indonesia
101 Mal Ikut Jakarta Festive Wonder 2026, Diskon Tembus 70 Persen dan Target Transaksi Rp 15 Triliun
Sebanyak 101 mal meramaikan Jakarta Festive Wonder 2026 dalam rangka Jakarta Ramadan Festival. Diskon hingga 70 persen ditargetkan dorong transaksi Rp 15 T.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 28 Februari 2026
101 Mal Ikut Jakarta Festive Wonder 2026, Diskon Tembus 70 Persen dan Target Transaksi Rp 15 Triliun
Indonesia
Tren Belanja Online Saat Ramdan Terjadi di Jam 3 Pagi dan 7 Malam
Antusiasme masyarakat cukup tinggi mempersiapkan diri menyambut bulan puasa di antaranya belanja kebutuhan pokok untuk memasak, peralatan dapur, sampai barang elektronik.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 27 Februari 2026
Tren Belanja Online Saat Ramdan Terjadi di Jam 3 Pagi dan 7 Malam
Fun
Tak Sekadar Jual Produk, Ranch Market Hadirkan Pengalaman Belanja Premium Lewat Konsep Baru
Ranch Market memperkuat strategi ritel premium dengan menghadirkan Ranch Kitchen dan pengalaman belanja modern.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 27 Februari 2026
Tak Sekadar Jual Produk, Ranch Market Hadirkan Pengalaman Belanja Premium Lewat Konsep Baru
Indonesia
Warga Didesak Jajan, Target Program Diskon Belanja Nasional di Akhir Tahun Rp 120 Triliun
Airlangga menyampaikan bahwa fokus utama Harbolnas kali ini adalah pemberdayaan produk lokal.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 01 Desember 2025
Warga Didesak Jajan, Target Program Diskon Belanja Nasional di Akhir Tahun Rp 120 Triliun
Lifestyle
Belanja Cepat, Kebiasaan Baru Kaum Urban
Sejalan dengan urbanisasi, gaya hidup serbacepat, serta perkembangan infrastruktur logistik di Indonesia.
Dwi Astarini - Jumat, 19 September 2025
  Belanja Cepat, Kebiasaan Baru Kaum Urban
Indonesia
Menkeu Purbaya Bakal Datangi Kementerian Yang Lelet Belanja, Paparkan Dihadapan Media
Kementerian Keuangan mengirimkan tim khusus untuk membantu K/L yang kesulitan menyelesaikan prosedur belanja maupun dari segi administrasi sebagai solusi.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 11 September 2025
Menkeu Purbaya Bakal Datangi Kementerian Yang Lelet Belanja, Paparkan Dihadapan Media
Indonesia
IdEA Beri Peringatan Keras Soal Fenomena 'Rojali' dan 'Rohana' yang Bikin Transaksi Turun Drastis
Penurunan rata-rata belanja bulanan ini, yang berkisar 13 persen dari Rp543.000 menjadi Rp470.000, mencerminkan fenomena konsumen yang semakin selektif dan berhati-hati
Angga Yudha Pratama - Rabu, 20 Agustus 2025
IdEA Beri Peringatan Keras Soal Fenomena 'Rojali' dan 'Rohana' yang Bikin Transaksi Turun Drastis
Indonesia
Solo Raya Great Sale Targetkan Raup 10 Triliun, Didukung Kondisi Ekonomi Tujuh Daerah
SGS 2025 merupakan momentum untuk menggambarkan optimisme terhadap potensi Solo Raya sebagai pusat kegiatan ekonomi yang terus tumbuh.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 29 Juni 2025
Solo Raya Great Sale Targetkan Raup 10 Triliun, Didukung Kondisi Ekonomi Tujuh Daerah
Lifestyle
Fenomena Inden, Mengejar Eksklusifitas: Mulai Mobil Mewah hingga Smartphone Canggih
Fenomena inden kini sudah menjamur di Indonesia. Mulai dari barang fashion, mobil mewah, hingga smartphone canggih. Lalu, mengapa inden bikin ketagihan?
Soffi Amira - Kamis, 12 Juni 2025
Fenomena Inden, Mengejar Eksklusifitas: Mulai Mobil Mewah hingga Smartphone Canggih
Bagikan