Muncul Klaster Sekolah, Pemkot Solo akan Larang Anak di Bawah 5 Tahun Masuk Mal

Andika PratamaAndika Pratama - Senin, 01 November 2021
Muncul Klaster Sekolah, Pemkot Solo akan Larang Anak di Bawah 5 Tahun Masuk Mal

Wakil Wali Kota Surakarta, Teguh Prakosa, Senin (1/11). (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, Jawa Tengah mulai mempertimbangkan aturan larangan anak di bawah 5 tahun boleh masuk ke mal. Hal ini menyusul munculnya klaster Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

Wakil Wali Kota Surakarta, Teguh Prakosa mengatakan pihaknya kembali menimbang sejumlah aturan terkait kebijakan publik yang diterapkan pada PPKM Level 2 ini. Kali ini anak di bawah 5 tahun tidak lagi diizinkan berada di mal.

Baca Juga

Mendagri Tito Perintahkan Gibran Atasi Klaster Sekolah di Solo

"Kita kaji ulang aturan anak di bawah umur masuk keramain. Aturan itu nanti akan dituangkan dalam SE Wali Kota," kata Teguh, Senin (1/11).

Ia mengatakan lokasi pusat keramaian itu meliputi mal, tempat wisata, dan ruang publik lainnya. Untuk aturan saat ini anak dibawah lima tahun boleh masuk pusat keramaian dengan syarat pendampingan orang tua dengan aplikasi PeduliLindungi.

"Perubahan aturan itu perlu menjadi perhatian bagi para orang tua. Karena anak belum divaksin dan rawan terpapar corona," kata dia.

Ia mengaku pembatasan aturan bagi anak ini drafnya baru disusun. Pihaknya tinggal menunggu persetujuan dari Wali Kota Solo.

"Kita tunggu dari Wali Kota saja soal drafnya seperti apa. Nanti akan dituangkan dalam SE Wali Kota," kata dia.

Warga masuk Solo Grand Mall (SGM) menggunakan aplikasi PeduliLindungi. (MP/Ismail)
Warga masuk Solo Grand Mall (SGM) menggunakan aplikasi PeduliLindungi. (MP/Ismail)

Dikatakannya, pihaknya bakal terus melakukan sosialisasi pada masyarakat terkait kebijakan baru tersebut. Selain itu juga bakal memperketat pengawasan dalam penerapan protokol kesehataan.

"Pokoknya kita tidak bosan untuk mengingatkan agar masyarakat tetap disiplin prokes 5M," kata dia.

Kepala Satpol PP Kota Solo, Arif Darmawan mencatat banyaknya pelanggaran yang dilakukan oleh masyarakat selama penerapan PPKM Level 2 diberlakukan. Pelanggaran yang paling mudah ditemukan adalah pelanggaran dalam penerapan protokol kesehatan.

"Ada yang sengaja tidak pakai masker, dan jaga jarak. Pelanggaran jam operasional suatu lokasi usaha juga kerap kita temukan. Ini jadi bahan evaluasi," pungkasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga

Viral Mobil Plat Merah AD Halangi Ambulans Diduga Milik Pemkot Solo, Ini Respons Gibran

#Pemkot Solo
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Tahir Solo Museum Nunggak PBB Rp 600 Juta, DPRD Minta Segera Diselesaikan
Tahir Solo Museum diketahui menunggak biaya PBB sebesar Rp 600 juta. DPRD Solo meminta masalah tersebut diselesaikan.
Soffi Amira - Minggu, 13 September 2026
Tahir Solo Museum Nunggak PBB Rp 600 Juta, DPRD Minta Segera Diselesaikan
Indonesia
Pemkot Solo Dapat Hibab Rp 107 Miliar Buat Tangani Sampah Dari Hulu Sampai Hilir
Program ini untuk perubahan perilaku dan fokus penanganan sampah dari sumber sampah serta perbaikan tata kelola sampah terintegrasi.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 30 Agustus 2026
Pemkot Solo Dapat Hibab Rp 107 Miliar Buat Tangani Sampah Dari Hulu Sampai Hilir
Indonesia
Persis Solo Tetap Bermarkas di Stadion Manahan, Tunggakan Sewa Rp 2 Miliar Bakal Dibahas
Persis Solo masih menunggak biaya sewa Stadion Manahan senilai Rp 2 miliar. Pemkot Solo segera membahasnya.
Soffi Amira - Kamis, 06 Agustus 2026
Persis Solo Tetap Bermarkas di Stadion Manahan, Tunggakan Sewa Rp 2 Miliar Bakal Dibahas
Indonesia
SPPG Al Abidin Solo Dihentikan Sementara usai 108 Siswa Alami Keracunan
SPPG Al Abidin Solo dihentikan sementara usai 108 siswa mengalami keracunan. Pemkot Solo kini menunggu hasil lab.
Soffi Amira - Senin, 03 Agustus 2026
SPPG Al Abidin Solo Dihentikan Sementara usai 108 Siswa Alami Keracunan
Indonesia
Pemkot Solo Mau Revitalisasi Taman Sriwedari, Ahli Waris: Jangan Gegabah Bangun di Lahan Sengketa
Revitalisasi Taman Sriwedari kini menuai polemik. Ahli waris memperingatkan Pemprov Solo agar tidak mengganggu lahan sengketa.
Soffi Amira - Selasa, 12 Mei 2026
Pemkot Solo Mau Revitalisasi Taman Sriwedari, Ahli Waris: Jangan Gegabah Bangun di Lahan Sengketa
Indonesia
Showcase MBG Solo Diserbu Warga, Ribuan Porsi Ludes di CFD
Showcase MBG II di Solo ramai diserbu warga. Ribuan porsi pun ludes ketika diserbu warga saat CFD pada Minggu (10/5).
Soffi Amira - Minggu, 10 Mei 2026
Showcase MBG Solo Diserbu Warga, Ribuan Porsi Ludes di CFD
Indonesia
450 Kasus TBC Ditemukan di Solo Awal 2026, Pemkot Lakukan Cek Kesehatan Gratis dan Tracing Intensif
Dinkes Solo mencatat, sebanyak 450 kasus TBC ditemukan sejak awal 2026. Pemkot Solo pun menggelar cek kesehatan gratis.
Soffi Amira - Kamis, 23 April 2026
450 Kasus TBC Ditemukan di Solo Awal 2026, Pemkot Lakukan Cek Kesehatan Gratis dan Tracing Intensif
Indonesia
Sidak Jelang Lebaran 2026, Pemkot Solo Temukan Makanan Kedaluwarsa dan Kemasan Rusak di Pasar
Pemkot Solo menemukan makanan kedaluwarsa dan kemasan rusak saat sidak pangan. Inspeksi ini dilakukan menjelang Lebaran 2026.
Soffi Amira - Jumat, 13 Maret 2026
Sidak Jelang Lebaran 2026, Pemkot Solo Temukan Makanan Kedaluwarsa dan Kemasan Rusak di Pasar
Indonesia
Pemkot Solo Buka Posko Aduan THR, Perusahaan Wajib Bayar H-7 Lebaran 2026
Pemkot Solo membuka posko aduan THR 2026. Perusahaan pun wajib membayar THR maksimal H-7 Lebaran 2026.
Soffi Amira - Jumat, 27 Februari 2026
Pemkot Solo Buka Posko Aduan THR, Perusahaan Wajib Bayar H-7 Lebaran 2026
Indonesia
Rio Haryanto Buka Suara soal ASN Solo Bocorkan Data Pribadinya, Serahkan Kasus ke Pemkot
Rio Haryanto buka suara soal ASN Solo yang membocorkan data pribadinya. Ia pun menyerahkan kasus ini ke Pemkot Solo.
Soffi Amira - Jumat, 20 Februari 2026
Rio Haryanto Buka Suara soal ASN Solo Bocorkan Data Pribadinya, Serahkan Kasus ke Pemkot
Bagikan