MUI: Penyiaran Harus Mampu Menyatukan Nasionalisme

Andika PratamaAndika Pratama - Senin, 02 April 2018
MUI: Penyiaran Harus Mampu Menyatukan Nasionalisme

Ketua MUI Kota Palu Prof Dr H Zainal Abidin MAg (Foto: Humas/Muhammad Hajiji)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Palu Prof Dr H Zainal Abidin MAg mengatakan penyiaran harus mampu menyatukan keberagaman dan menyatukan nasionalisme dalam bingkai NKRI.

"Saat ini ada pihak-pihak tertentu yang menggunakan kekuatan media untuk memecah belah, melemahkan nasionalisme. Karena itu penyiaran media harus berorientasi pada peningkatan dan penguatan kebhinekaan dan nasionalisme," ungkap Prof Dr H Zainal Abidin MAg, di Palu, seperti dikutip Antara

Kata Zainal, nasionalisme dan keberagaman menjadi modal besar yang miliki oleh Indonesia, sehingga perlu dirawat, dipertahankan bahkan dikuatkan.

"Jangan sampai, kebersamaan, persaudaraan yang telah terbangun dalam bingkai NKRI diruntuhkan oleh pihak-pihak tertentu dengan menggunakan instrumen media," katanya.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Palu Prof Dr H Zainal Abidin MAg

Mantan rektor IAIN Palu itu mengatakan media menjadi salah satu alat yang digunakan oleh mereka yang ingin menghancurkan persaudaraan, kebersamaan dalam bingkai NKRI.

Ia mengemukakan hari penyiaran nasional harus menjadi momentum untuk merefleksikan peran penyiaran media cetak maupun elektonik, serta menjadi wadah untuk membangun komitmen bersama merawat persatuan dan kesatuan Indonesia.

Media, urai dia, memiliki peran penting dalam menyiarkan informasi. Karena itu perlu ada kerjasama yang baik antara media dan komisi penyiaran dalam upaya perawatan terhadap nasionalisme.

"Salah satu tantangan yang dihadapi oleh bangsa ini yaitu adanya upaya-upaya untuk melemahkan nasionalisme, dengan memprovokasi, menebar kebencian menggunakan berbagai isu agama, ekonomi dan isu lainnya," urainya.

KPID bekerjasama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menggelar pameran melibatkan seluruh media cetak dan elektornik berlangsung di halaman Kantor Gubernur Sulteng 31 Maret - 1 April 2018.

Selain pameran, berbagai kegiatan dilakukan seperti jalan sehat bersama, dialog, literasi media yang melibatkan berbagai komponen masyarakat dan pelajar di Sulawesi Tengah.

#Majelis Ulama Indonesia #Nasionalisme
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
MUI Ingatkan Karnaval Agustusan Tak Disusupi Kampanye LGSP dan Judi
Muiz mengutip hadis riwayat Imam Bukhari yang menyebut larangan bagi laki-laki menyerupai perempuan maupun perempuan menyerupai laki-laki
Angga Yudha Pratama - Minggu, 09 Agustus 2026
MUI Ingatkan Karnaval Agustusan Tak Disusupi Kampanye LGSP dan Judi
Indonesia
DPR Restui TNI Tanamkan Nasionalisme ke Penerima LPDP Biar Ingat Pulang ke RI
TNI memberi pembekalan nasionalisme bagi calon penerima LPDP agar mencegah fenomena alumni lupa pulang dan memperkuat pengabdian pada bangsa.
Wisnu Cipto - Selasa, 05 Mei 2026
DPR Restui TNI Tanamkan Nasionalisme ke Penerima LPDP Biar Ingat Pulang ke RI
Indonesia
Produk AS Masuk RI Wajib 2 Label Halal, Ini Penjelasan BPJPH
BPJPH pastikan produk AS tetap wajib dua label halal meski ada kesepakatan dagang RI-AS. Skema MRA jamin standar halal tetap aman.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 24 Februari 2026
Produk AS Masuk RI Wajib 2 Label Halal, Ini Penjelasan BPJPH
Indonesia
Kesepakatan Dagang Indonesia - AS Disorot, MUI Ingatkan Kewajiban Sertifikasi Halal
MUI menyoroti perjanjian dagang Indonesia dan Amerika Serikat. Umat diminta selektif membeli produk tanpa sertifikasi halal sesuai UU Jaminan Produk Halal.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 23 Februari 2026
Kesepakatan Dagang Indonesia - AS Disorot, MUI Ingatkan Kewajiban Sertifikasi Halal
Indonesia
Di Hadapan MUI, Prabowo Ajak Bangsa Bersatu Lawan Korupsi
Presiden Prabowo Subianto mengajak seluruh elemen bangsa bersatu memberantas korupsi saat menghadiri pengukuhan pengurus MUI di Masjid Istiqlal, Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 07 Februari 2026
Di Hadapan MUI, Prabowo Ajak Bangsa Bersatu Lawan Korupsi
Indonesia
Kukuhkan Pengurus MUI 2025–2030, Prabowo: Lambang Bersatunya Ulama dan Umara
Presiden Prabowo Subianto menghadiri pengukuhan pengurus MUI periode 2025–2030 di Masjid Istiqlal dan menegaskan pentingnya persatuan ulama dan umara.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 07 Februari 2026
Kukuhkan Pengurus MUI 2025–2030, Prabowo: Lambang Bersatunya Ulama dan Umara
Indonesia
Hadiri Acara MUI, Prabowo Tekankan Persatuan Ulama dan Umara untuk Kemajuan Bangsa
Presiden Prabowo menegaskan persatuan ulama dan umara menjadi fondasi perdamaian dan kemakmuran bangsa saat menghadiri pengukuhan MUI di Masjid Istiqlal.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 07 Februari 2026
Hadiri Acara MUI, Prabowo Tekankan Persatuan Ulama dan Umara untuk Kemajuan Bangsa
Indonesia
MUI Isyaratkan Dukungan Pilkada Lewat DPRD, Soroti Politik Uang dan Biaya Tinggi
Ketua MUI Bidang Fatwa Asrorun Ni’am Sholeh menyebut pilkada langsung menimbulkan biaya tinggi dan politik uang.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Januari 2026
MUI Isyaratkan Dukungan Pilkada Lewat DPRD, Soroti Politik Uang dan Biaya Tinggi
Indonesia
MUI Keluarkan Fatwa Soal Pajak, Dirjen Segera Tabayyun Biar Tidak Terjadi Polemik
Fatwa MU memutuskan jika pungutan pajak terhadap sesuatu yang jadi kebutuhan pokok, seperti sembako dan rumah serta bumi yang huni, tidak mencerminkan keadilan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 26 November 2025
MUI Keluarkan Fatwa Soal Pajak, Dirjen Segera Tabayyun Biar Tidak Terjadi Polemik
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: MUI Dukung Serangan Israel karena Iran Menganut Syiah
Beredar informasi yang menyebut Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendukung penuh langkah Israel menyerang Iran.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 04 Juli 2025
[HOAKS atau FAKTA]: MUI Dukung Serangan Israel karena Iran Menganut Syiah
Bagikan