MPR: Empat Pilar Bentengi Intervensi Asing

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Sabtu, 26 Agustus 2017
MPR: Empat Pilar Bentengi Intervensi Asing

Ketua DPD Oesman Sapta Odang (kiri) berjabat tangan dengan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma'ruf Amin (kanan) (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Wakil Ketua MPR RI Oesman Sapta Odang menegaskan bahwa Sosialisasi Empat Pilar MPR untuk meningkatkan nasionalisme bangsa Indonesia guna membentengi diri dari intervensi budaya asing yang tidak sesuai dengan nilai-nilai luhur bangsa.

"Empat Pilar MPR RI dapat melindungi bangsa Indonesia akibat desakan intervensi budaya asing," kata Oesman Sapta Odang pada Sosialisasi Empat Pilar MPR dan Pelantikan DPW Gebu Minang Provinsi Kalimantan Barat di Pontianak, Sabtu (26/8).

Hadir pada acara tersebut, antara lain, anggota MPR Fraksi NasDem Bachtiar Aly, Wali Kota Pontianak Sutarmizi, dan Ketua DPW Gebu Minang Kalimantan Barat Amisrusdi Jalal.

Menurut Oesman Sapta yang akrab disapa Oso, MPR RI akan terus melakukan Sosialisasi Empat Pilar karena banyak generasi muda Indonesia yang mulai melupakan nilai-nilai luhur bangsa Indonesia.

Nilai-nilai luhur bangsa Indonesia tertuang dalam Empat Pilar MPR RI yang meliputi Pancasila, UUD NRI 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.

Oso melihat intervensi budaya asing yang mengancam leberadaan nilai-nilai luhur bangsa Indonesia terus meningkat seiring dengan makin berkembangnya teknologi informasi. Dengan demikian, intervensi budaya asing makin masif.

"Bangsa Indonesia tidak boleh lengah dan membiarkan nilai-nilai asing karena dapat merusak budaya bangsa Indonesia," katanya.

Oleh karena itu, kata dia, MPR RI terus melakukan sosialisasi Empat Pilar MPR guna membentengi nilai-nilai luhur bangsa Indonesia agar tidak mengalami kerusakan.

Menurut Oso, Empat Pilar adalah pertahanan terakhir untuk mempertahankan nilai-nilai luhur bangsa Indonesia.

Sementara itu, Bachtiar Aly saat menyampaikan materi Empat Pilar MPR mengatakan bahwa perdebatan soal Pancasila sudah selesai sejak Indonesia merdeka pada tanggal 17 Agustus 1945.

Karena itu, saat ini tidak perlu lagi mempersoalkan Pancasila. (*)

Sumber: ANTARA

#MPR RI #Empat Pilar Kebangsaan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Berita Foto
Perkuat Kolaborasi Nasional Dukung Transformasi Sistem Kesehatan
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menghadiri pembukaan forum nasional di Gedung Nusantara V, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (30/10/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 30 Oktober 2026
Perkuat Kolaborasi Nasional Dukung Transformasi Sistem Kesehatan
Indonesia
MPR Desak Pemerintah dan Pertamina Percepat Penanganan Antrean BBM di Bali
Antrean panjang kendaraan yang ia saksikan secara langsung menunjukkan masyarakat tengah menghadapi kesulitan mendapatkan BBM.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
MPR Desak Pemerintah dan Pertamina Percepat Penanganan Antrean BBM di Bali
Indonesia
Saksikan Langsung Antrean di SPBU, Wakil Ketua MPR Suarakan Keprihatinan Kelangkaan Bensin di Bali
Ia mengaku melihat kondisi itu setelah menghadiri kegiatan Bali Climate Week.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Saksikan Langsung Antrean di SPBU, Wakil Ketua MPR Suarakan Keprihatinan Kelangkaan Bensin di Bali
Indonesia
Karhutla Mulai Masuk Kawasan Konservasi, Jadi Tantangan Serius
Tantangan serius terlebih karhutla berlangsung di tengah musim kemarau panjang yang membuat sumber air semakin sulit ditemukan.
Frengky Aruan - Sabtu, 29 Agustus 2026
Karhutla Mulai Masuk Kawasan Konservasi, Jadi Tantangan Serius
Berita
Demo Jakarta Hari Ini 27 Agustus: Cek Lokasi dan Jalan yang Berpotensi Macet
Demo Jakarta hari ini, Kamis 27 Agustus 2026, digelar di sekitar DPR/MPR. Simak lokasi demo dan ruas jalan yang berpotensi mengalami kepadatan.
ImanK - Kamis, 27 Agustus 2026
Demo Jakarta Hari Ini 27 Agustus: Cek Lokasi dan Jalan yang Berpotensi Macet
Berita Foto
Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR 2026
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato dalam Sidang Tahunan MPR RI Tahun 2026 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 14 Agustus 2026
Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR 2026
Indonesia
Ketua MPR Berpantun, Minta Masyarakat tak Saling Menghujat
Di akhir pidato, Muzani melemparkan tiga pantun yang membuat peserta riuh di dalam ruang sidang.
Dwi Astarini - Jumat, 14 Agustus 2026
Ketua MPR Berpantun, Minta Masyarakat tak Saling Menghujat
Indonesia
Pemerintah Akan Mulai Membangun 1.582 Kapal Ikan Modern Pada 2027
Prabowo menilai pembangunan Kampung Nelayan menjadi bagian penting untuk menjadikan laut sebagai sumber kemakmuran bagi nelayan Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 14 Agustus 2026
Pemerintah Akan Mulai Membangun 1.582 Kapal Ikan Modern Pada 2027
Indonesia
Ketua MPR Minta Ruang Publik Tidak Dipenuhi Bahasa Merendahkan Martabat Manusia
Demokrasi akan menjadi kuat jika kebebasan berbicara disertai tanggung jawab, jika kemerdekaan bicara disampaikan dengan argumentasi
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 14 Agustus 2026
Ketua MPR Minta Ruang Publik Tidak Dipenuhi Bahasa Merendahkan Martabat Manusia
Indonesia
Ketua MPR Serukan Penghentian Perang di Timur Tengah: Dunia Butuh Keberanian untuk Berdamai
Muzani menilai perdamaian membutuhkan keberanian untuk menahan diri.
Dwi Astarini - Jumat, 14 Agustus 2026
Ketua MPR Serukan Penghentian Perang di Timur Tengah: Dunia Butuh Keberanian untuk Berdamai
Bagikan