MotoGP Italia Tak Seharusnya Dilanjutkan
Jason Dupasquire, pebalap Moto3 yang tewas di sirkuit Mugello. (Foto: nypost)
PARA pebalap MotoGP menyesalkan seri Italia masih dilanjutkan setelah kematian pebalap Moto3, Jason Dupasquier (CarXpert PruestelGP). Bagi pebalap kelas bergengsi sudah seharusnya seri Italia inio ditangguhkan untuk menghormati Dupasquier.
Pengumuman kematin pebalap berusia 19 tahun hanya beberapa jam sebelum balapan dimulai. Francesco Bagnaia dan rekan satu timnya Jack Miller, dan Danilo Petrucci menyuarakan hal itu. Padahal balapan di Mugello selalu menjadi keutaman bagi Bagnaia. Namun kemarin itu, Bagnaia mengatakan bahwa menjadi yang pertama atau terakhir di garis finis tak memberikan efek apapun. Hari itu Bagnaia merasakan sebagai hari paling buruk dalam kehidupannya.
Baca Juga:
Namun Bagnaia menyadari bahwa ini bukan tentang dirinya sendiri. Banyak orang yang bekerja pada hari itu untuk membuat balapan akhir pekan lalu berjalan dengan baik. Kehilangan seorang pebalap bukanlah hal yang mudah bagi pebalap yang lain. Meskipun terdapat rivalitas pada sirkuit, namun mereka masih merasa sebagai keluarga.
Danilo Petrucci dari Tech3 KTM, menyampaikan hal yang sama seperti rekan satu negaranya itu. Dia merasa bahwa harus menghormati pebalap muda itu. Petrucci tak melihat pebalap asal Swiss itu sebagai pebalap muda minim pengalaman. Namun sebagai sesama pebalap yang memacu sepeda motornya di sirkuit yang sama.
Petrucci melanjutkan beberapa menit setelah kematian pebalap Moto3 itu diumumkan, pebalap-pebalap itu sudah memakai baju balapnya dan siap untuk berlaga. Dapat dibayangkan, kata Petrucci, mereka membalap dengan melewati titik dimana Dupasquire mengalami kecelakaan. Dia tak membayangkan bagaimana perasaan keluarga dan sahabat-sahabatnya. Petrucci merasa tidak nyaman pada balapan hari itu.
Baca Juga:
Sementara Franco Morbidelli (Petronas Yamaha SRT) mengerti perasaan semua pebalap yang ada di Mugello saat itu. Namun baginya diselenggarakan atu tidak diselenggarakan balapan saat itu tidak mengubah apapun. Yang terpenting adalah tetap menunjukan keindahan dari olahraga ini.
Morbidelli juga memahami bahwa seolah ada beban berat pada semua pebalap mengawali balapan di garis start dengan berita itu. Dia menekankan bahwa itu adalh kehidupan, semuanya adalah mengenai keseimbangan. Semua harus dilakukan dengan baik dan benar, kata pebalap Italia itu.
Aleix Espargaro dari Aprilia Racing Team Gresini berusaha untuk memblok perasaan duka itu selama membalap. Yang dia mengerti bahwa dia merasakan kesedihan yang mendalam. Hal seperti ini menjadi bagian dari keseruan olahraga ini.
Baca Juga:
Pebalap Spanyol itu melanjutkan bahwa mungkin ada beberapa pebalap yang hanya merasakan sedikit kesedihan, namun bukan berarti mereka bukan orang baik. Tapi bagi Espargaro, hal seperti itu sangat mempengaruhi baginya, apalagi Pol Espargaro, sekandungnya juga membalap di sirkuit yang sama. Dia melihat manusia adalah mahluk yang hebat. Seketika setelah lampu merah padam, mereka sudah berada dalam mode balapan selama 40 menit ke depan.
Miller yang merasa balapan harus ditangguhkan, namun dia mengatakan bahwa Dupasquire menginginkan balapan ini tetap berlangsung. Balapan adalah yang disukai oleh putra dari mantan pebalap motocross, Phillipe Dupasquier.
Pebalap senior Valentino Rossi dengan bijak melihat semuanya bagian dari dunia balapan yang indah. Rossi mengungkapkan bila melihat kecelakaan itu, ada pertanyaan di kepala para pebalap, ‘apa yang membuat kami balapan?’. Namun tidak masuk akal bila mereka tidak melakukan balapan. Dia mengungkapkan apa yang mereka lakukan pada hari balapan tidak akan mengubah kecelakaan yang dialami Dupasquire. Fabio Quartararo dari Monster Energy Yamaha MotoGP, mempersembahkan juara 1nya di Mugello pada pebalap muda itu
Baca Juga:
Kecelakaan fatal yang dialami oleh Dupasquier merupakan kali kelima dalam perhelatan ini sejak tahun 2003. Dalam rentang tahun itu terdapat beberapa pebalap kehilangan nyawanya, seperti Daijiro Kato, Marco Simoncelli, Shoya Tomizawa dan Luis Salom.
Kematian Kato dan Salom akibat menabrak pembatas, sementara Simoncelli, Tomizawa dan Dupasquire berada di lajur pebalap lain. Hal yang sulit dihindari bila terjatuh di trek adalah adanya pebalap lain di belakang. Sangat sulit memperlambat sepeda motor yang berkecepatan dan tidak menghantam pebalap yang terjatuh di lajur balapan.
Rossi mengatakan, apalagi pada Moto3, semua pebalap berada dalam kerumunan yang rapat. Kecepatan tinggi dan usaha untuk melewati pebalap di depannya membuat eror dapat terjadi bila pebalap tak fokus penuh. Ini juga terjadi bila ada pebalap yang terjatuh dan dapat dihantam oleh pebalap di belakangnya. (psr)
Baca Juga:
Bagikan
Berita Terkait
Honda Ubah Logo H Legendaris, Desain Baru Debut Mulai 2027
Penutupan Feders Gathering 2025 Jadi Ajang Temu Komunitas Motor Matic
Peduli Bencana Sumatera Utara: Bantuan Pakaian dan Layanan Penggantian Oli Gratis untuk Warga Terdampak
VinFast Resmikan Pabrik Kendaraan Listrik di Subang, Tegaskan Komitmen Lokalisasi di Indonesia
Riding Bareng hingga Sharing Session, 'Sowan Nyaman' Rangkul Komunitas Motor Matic
Catat Kalender Lengkap Sirkut Mandalika 2026! VR46 di Awal Tahun Hingga IndonesianGP Oktober
Daftar Pembalap F1 2026: Cadillac Debut, Verstappen-Hadjar Jadi Tandem di Red Bull
Menilik Deretan Mobil Baru Mejeng di Ajang Otomotif Gaikindo Jakarta Auto Week 2025
Berakhir Besok, ini Daftar Mobil Listrik dan Motor yang Bisa Dijajal di GJAW 2025
Mengusung Filosofi Travel+, JETOUR T2 Siap Jadi Partner Adventure di Indonesia