Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Motif Pelaku Tega Habisi Nyawa Wanita di Hotel Dreamtel

Andika PratamaAndika Pratama - Sabtu, 29 Mei 2021
Motif Pelaku Tega Habisi Nyawa Wanita di Hotel Dreamtel

Pelaku pembunuhan Ida Wasila Ananta berinisial AA saat digiring ke ruangan tahanan di Unit Resmob Satreskrim Polres Jakarta Pusat. Foto: MP/Polres Jakarta Pusat

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Seorang petugas keamanan bank swasta berinisial AA tega menghabisi nyawa wanita bernama Ida Wasila Anata di Hotel Dreamtel Menteng, Jakarta Pusat.

Kanit Reskrim Polsek Metro Menteng, AKP Paksi Eka menerangkan, motif AA membunuh korban itu karena ingin mengambil barang-barang berharga.

Baca Juga

Polisi Ungkap Identitas Pelaku Pembunuhan Wanita di Hotel Dreamtel

"Motif pelaku (membunuh karena) membutuhkan uang untuk menutupi hutang," kata Paksi saat dihubungi, Sabtu (29/5).

Paksi mengungkapkan AA sendiri sudah merencanakan aksi pembunuhannya itu. Dia membuat janji kepada korban untuk berkencan di hotel tersebut. Namun, Paksi tak menjelaskan lebih detil soal hubungan keduanya.

Pelaku pembunuhan Ida Wasila Ananta berinisial AA saat digiring ke ruangan tahanan di Unit Resmob Satreskrim Polres Jakarta Pusat. Foto: MP/Polres Jakarta Pusat
Pelaku pembunuhan Ida Wasila Ananta berinisial AA saat digiring ke ruangan tahanan di Unit Resmob Satreskrim Polres Jakarta Pusat. Foto: MP/Polres Jakarta Pusat

Setelah janjian, pelaku langsung melakukan aksinya untuk mengambil barang-barang berharga korban. AA mengambil dua buah telepon genggam dan uang sebesar Rp600 ribu milik korban. Setelah itu, dia langsung pergi.

"Pelaku mencuri 2 HP dan uang di dalam dompet korban sebanyak 600 ribu," jelasnya.

Paksi mengatakan, kedua pelaku berkenalan lewat akun medsos. "Kalau komunikasi awal melalui MiChat," jelas Paksi.

Saat ini, pelaku masih dilakukan pemeriksaan secara intensif oleh pihak kepolisian.

Sebelumnya, Ida Wasila Anata ditemukan tewas di Hotel Dreamtel, Menteng, Jakarta Pusat pada Rabu (26/5) sekitar pukul 16.45 WIB.

Korban ditemukan di dalam kamar nomor 110 dengan keadaan tanpa busana dengan ditutupi 3 buah bantal oleh rekan korban.

Dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), pihak kepolisian menyimpulkan Ida merupakan korban pembunuhan karena ditemukan adanya luka bekas cekikan di bagian leher korban. (Knu)

Baca Juga

Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Wanita di Hotel Dreamtel

#Pembunuhan #Kasus Pembunuhan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Taufik Hidayat Ganti Gaya Rambut Saat Ditangkap Polisi, Begini Tampang Terbarunya
Foto terkini pascapenangkapan yang didapat Merahputih.com memperlihatkan perubahan mencolok pada penampilan fisik Taufik
Angga Yudha Pratama - Selasa, 23 Juni 2026
Taufik Hidayat Ganti Gaya Rambut Saat Ditangkap Polisi, Begini Tampang Terbarunya
Indonesia
2 Tentara Pembunuh Kacab BRI Divonis Bayar Restitusi Rp 1,25 M, Keluarga Korban Desak Oditur Tetap Banding
Pengadilan Militer II-08 Jakarta menjatuhkan pidana tambahan kepada dua pelaku membayar restitusi masing-masing Rp 500 dan Rp 750 juta kepada keluarga korban pembunuhan Kacab BRI.
Wisnu Cipto - Rabu, 03 Juni 2026
2 Tentara Pembunuh Kacab BRI Divonis Bayar Restitusi Rp 1,25 M, Keluarga Korban Desak Oditur Tetap Banding
Indonesia
Vonis Sidang Militer Pembunuhan Kacab BRI: Serka M Nasir Dibui 13 Tahun, Serka Frengky Kena 1 Tahun
Pengadilan Militer II-08 Jakarta menjatuhkan vonis 13 tahun penjara kepada Serka Nasir, 7 tahun untuk Kopda Feri, dan 1 tahun untuk Serka Frengky dalam kasus pembunuhan Kacab BRI Cempaka Putih.
Wisnu Cipto - Rabu, 03 Juni 2026
Vonis Sidang Militer Pembunuhan Kacab BRI: Serka M Nasir Dibui 13 Tahun, Serka Frengky Kena 1 Tahun
Indonesia
Komisi III DPR Minta Woodyrman Pembunuh WN Brunei Segera Dideportasi dan Dicekal Masuk Indonesia
Menurut Sahroni, proses deportasi perlu segera dilakukan agar pelaku dapat diproses hukum di negara asalnya.
Frengky Aruan - Jumat, 29 Mei 2026
Komisi III DPR Minta Woodyrman Pembunuh WN Brunei Segera Dideportasi dan Dicekal Masuk Indonesia
Indonesia
WNA Brunei Tewas Dikeprok Botol di Blok M, Korban dan Pelaku Sempat Nginap Bareng Satu Hotel
WNA Brunei tewas dianiaya dengan botol kaca di Blok M, Jakarta Selatan. Korban dan pelaku sempat menginap bersama di hotel. Polisi menangkap pelaku MIA tanpa perlawanan
Wisnu Cipto - Jumat, 29 Mei 2026
WNA Brunei Tewas Dikeprok Botol di Blok M, Korban dan Pelaku Sempat Nginap Bareng Satu Hotel
Indonesia
2 WNA Brunei 'Duel' Sampai Tewas di Blok M Dipicu Tantangan Pesan Suara, Ini Isinya!
WNA Brunei MHF tewas setelah pelaku MIA tersulut emosi akibat pesan suara bernada tantangan.
Wisnu Cipto - Jumat, 29 Mei 2026
2 WNA Brunei 'Duel' Sampai Tewas di Blok M Dipicu Tantangan Pesan Suara, Ini Isinya!
Indonesia
Keluarga Korban Minta 3 Terdakwa Pembunuhan Kacab BRI Divonis Seumur Hidup
Peristiwa itu menimbulkan luka mendalam bagi keluarga korban sekaligus mencederai kepercayaan masyarakat terhadap institusi militer. 

Dwi Astarini - Senin, 25 Mei 2026
Keluarga Korban Minta 3 Terdakwa Pembunuhan Kacab BRI Divonis Seumur Hidup
Indonesia
Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Perempuan di Bogor Usai Kejar-kejaran Dramatis di Tol
Pelaku pembunuhan perempuan di Bogor berhasil ditangkap polisi setelah aksi kejar-kejaran dramatis di jalan tol. Mobil pelaku sempat terguling saat mencoba kabur.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 23 Mei 2026
Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Perempuan di Bogor Usai Kejar-kejaran Dramatis di Tol
Indonesia
Komisi III Desak Polri- Kejagung Usut Kejanggalan Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu
DPR menilai kasus ini mengandung sejumlah kejanggalan yang tidak boleh diabaikan.
Dwi Astarini - Senin, 04 Mei 2026
Komisi III Desak Polri- Kejagung Usut Kejanggalan Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu
Lifestyle
Jaksa Tuduh D4vd Tikam Korban, Beli Alat-Alat Pembunuhan secara Daring
Jaksa mengatakan D4vd memiliki hubungan seksual yang berlangsung lama dengan Celeste Rivas Hernandez.
Dwi Astarini - Jumat, 01 Mei 2026
Jaksa Tuduh D4vd Tikam Korban, Beli Alat-Alat Pembunuhan secara Daring
Bagikan