Polisi Ungkap Identitas Pelaku Pembunuhan Wanita di Hotel Dreamtel

Andika PratamaAndika Pratama - Sabtu, 29 Mei 2021
Polisi Ungkap Identitas Pelaku Pembunuhan Wanita di Hotel Dreamtel

Ilustrasi pembunuhan. Foto: Pixabay/PublicDomainPictures

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Polisi menemukan identitas pelaku pembunuhan sadis terhadap Ida Wasila Ananta (31) di Hotel Dreamtel Menteng, Jakarta Pusat. Kini, penyidik tinggal menunggu waktu mengungkap sosok pria tersebut ke publik.

"Kalau identitas sudah diketahui. Tapi belum bisa kami timbulkan ke publik," kata Kanit Reskrim Polsek Metro Menteng, AKP Paksi Eka Saputra kepada MerahPutih.com, Sabtu (29/5).

Baca Juga

Perempuan Tanpa Busana Ditemukan Tewas di Hotel Kawasan Menteng, Ini Kata Polisi

Hasil dari olah TKP sudah dicocokkan dengan rekaman CCTV hotel. "Temuan baru kami berupa sidik jari (pelaku), kemudian ada beberapa juga barang yang digunakan pelaku pada kesesuaian dengan rekam digital CCTV," jelas Paksi.

Paksi meminta masyarakat bersabar soal siapa sebenarnya sosok pelaku yang diduga pria berperawakan kurus dan dan berambut klimis itu.

Terkait pekerjaan korban yang masih menimbulkan spekulasi, Paksi memastikan wanita tersebut adalah pekerja wiraswasta.

"Kalau sesuai KTP wiraswasta. Hasil olah TKP kami temukan bekas cekikan di leher korban," kata Paksi.

Ilustrasi pembunuhan. Foto: Gerd Altmann/Pixabay
Ilustrasi pembunuhan. Foto: Gerd Altmann/Pixabay

Penyidik telah menginterogasi tamu hotel lainnya yang berada di dekat kamar Ida. Mereka mengaku mendengar suara berisik dan gaduh. Namun, para tamu lainnya tak memeriksa kamar korban. Sebab, para tamu lain tersebut menganggap keributan itu hal yang wajar.

Menurut Paksi, korban diketahui sudah menginap di hotel tersebut selama 3 hari. Sekedar informasi, jasad Ida ditemukan pada Rabu (26/5) sore.

Seorang saksi yang mengenalnya semula menelepon dan mengirimkan pesan WhatsApp namun tidak ada respons.

Saksi itupun lalu meminta resepsionis hotel membuka paksa kamar korban. Saat pintu dibuka korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa.

Polisi telah melakukan olah TKP, memeriksa CCTV dan saksi. Termasuk menyita kondom dan pakaian dalam korban sebagai bukti. (Knu)

Baca Juga

Pelaku Pembunuhan Wanita di Gambir Ditangkap Polisi, Terancam Penjara 15 Tahun

#Pembunuhan #Kasus Pembunuhan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
Jahat Banget deh, Perempuan Australia Campurkan Racun Siput ke Kari Rekan Kerja
Terdakwa, yang memiliki hubungan asmara dengan korban, telah didakwa atas tuduhan membahayakan nyawa, kesehatan, atau keselamatan orang lain.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Jahat Banget deh, Perempuan Australia Campurkan Racun Siput ke Kari Rekan Kerja
Indonesia
Buronan Pembunuhan Perempuan di Surabaya Ditangkap di Malaysia
Pada Jumat (2/10) pukul 01.11 waktu Malaysia, MKA diamankan Tim E3 Special Branch PDRM Bukit Aman bersama IPK Selangor dan IPD Sungai Buloh.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Buronan Pembunuhan Perempuan di Surabaya Ditangkap di Malaysia
Indonesia
Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Tulang Bawang Ditembak Mati, Sang Anak Terpaksa Menikah di Depan Jenazah
Pelaku pembunuhan satu keluarga di Tulang Bawang tewas ditembak polisi karena melawan. Simak juga kisah haru sang anak yang terpaksa menikah di depan jenazah orang tuanya.
Angga Yudha Pratama - Rabu, 07 Oktober 2026
Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Tulang Bawang Ditembak Mati, Sang Anak Terpaksa Menikah di Depan Jenazah
Dunia
Penembakan Massal di Perumahan di Afrika Selatan, 11 Tewas
Beberapa pria bersenjata dilaporkan menyerbu sebuah rumah di Kotapraja KwaMakhutha pada Selasa malam dan melepaskan tembakan ke arah 14 orang.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
 Penembakan Massal di Perumahan di Afrika Selatan, 11 Tewas
Indonesia
Polda Periksa Staf Kejagung Febrio Terkait Kematian Sutrimo ART Eks Jampidus, Apa Perannya?
Polda Metro Jaya memastikan akan memeriksa pegawai Kejagung Febrio Adiono terkait kasus kematian Sutrimo, ART eks Jampidsus Febrie Adriansyah.
Wisnu Cipto - Rabu, 02 September 2026
Polda Periksa Staf Kejagung Febrio Terkait Kematian Sutrimo ART Eks Jampidus, Apa Perannya?
Indonesia
Kasus Kematian Eks ART Mantan Jampidsus Naik Penyidikan, Polisi Siapkan Ekshumasi
Polda Metro Jaya meningkatkan kasus kematian eks ART mantan Jampidsus Febrie Adriansyah ke tahap penyidikan. Polisi akan melakukan ekshumasi jenazah S.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 10 Agustus 2026
Kasus Kematian Eks ART Mantan Jampidsus Naik Penyidikan, Polisi Siapkan Ekshumasi
Indonesia
Taufik Hidayat Ganti Gaya Rambut Saat Ditangkap Polisi, Begini Tampang Terbarunya
Foto terkini pascapenangkapan yang didapat Merahputih.com memperlihatkan perubahan mencolok pada penampilan fisik Taufik
Angga Yudha Pratama - Selasa, 23 Juni 2026
Taufik Hidayat Ganti Gaya Rambut Saat Ditangkap Polisi, Begini Tampang Terbarunya
Indonesia
2 Tentara Pembunuh Kacab BRI Divonis Bayar Restitusi Rp 1,25 M, Keluarga Korban Desak Oditur Tetap Banding
Pengadilan Militer II-08 Jakarta menjatuhkan pidana tambahan kepada dua pelaku membayar restitusi masing-masing Rp 500 dan Rp 750 juta kepada keluarga korban pembunuhan Kacab BRI.
Wisnu Cipto - Rabu, 03 Juni 2026
2 Tentara Pembunuh Kacab BRI Divonis Bayar Restitusi Rp 1,25 M, Keluarga Korban Desak Oditur Tetap Banding
Indonesia
Vonis Sidang Militer Pembunuhan Kacab BRI: Serka M Nasir Dibui 13 Tahun, Serka Frengky Kena 1 Tahun
Pengadilan Militer II-08 Jakarta menjatuhkan vonis 13 tahun penjara kepada Serka Nasir, 7 tahun untuk Kopda Feri, dan 1 tahun untuk Serka Frengky dalam kasus pembunuhan Kacab BRI Cempaka Putih.
Wisnu Cipto - Rabu, 03 Juni 2026
Vonis Sidang Militer Pembunuhan Kacab BRI: Serka M Nasir Dibui 13 Tahun, Serka Frengky Kena 1 Tahun
Indonesia
Komisi III DPR Minta Woodyrman Pembunuh WN Brunei Segera Dideportasi dan Dicekal Masuk Indonesia
Menurut Sahroni, proses deportasi perlu segera dilakukan agar pelaku dapat diproses hukum di negara asalnya.
Frengky Aruan - Jumat, 29 Mei 2026
Komisi III DPR Minta Woodyrman Pembunuh WN Brunei Segera Dideportasi dan Dicekal Masuk Indonesia
Bagikan