Monggo Mangga Dipakai untuk Perawatan Rambut dan Kulit

P Suryo RP Suryo R - Kamis, 13 Oktober 2022
Monggo Mangga Dipakai untuk Perawatan Rambut dan Kulit

Mangga memiliki kandungan vitamin A dan C. (Pexels/ROMAN ODINTSOV)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEMUA orang pasti suka mangga. Baik dikonsumsi untuk rujak maupun jus. Mangga tetap memiliki kandungan yang baik bagi tubuh, terlebih untuk rambut dan juga kulit. Hal tersebut dikarenakan adanya kandungan vitamin A, C, dan beberapa lainnya.

Dikutip dari Dr Health Benefit, mangga merupakan buah tropis yang berbentuk lonjong dan padat. Kulit pada buah mangga pun berbeda-beda tergantung jenis mangga yang dikonsumsi. Ada yang berwarna hijau, oren, kuning, dan masih banyak lagi.

Sementara itu, bagian dalam mangga berwarna kuning dengan teksturnya yang lembut dan rasanya yang enak. Buah mangga cocok untuk kamu yang ingin merasakan kesegaran. Lantas, apa saja sih manfaat mangga bagi rambut dan juga kulit?

Baca Juga:

Studi: Olahraga Lari Membuatmu Lebih Bahagia

mangga
Mangga membantu membuat kulit menjadi glowing. (Pexels/Hong Xuan Vien)


Kondisioner alami


Mungkin bagi sebagian orang jarang sekali atau tidak pernah memakai kondisioner. Namun, untuk mendapatkan rambut yang indah dan kamu yang memiliki rambut kering, bisa mencoba untuk menggunakan kondisioner yang terbuat dari mangga. Caranya mudah, kamu hanya perlu menumbuk mangga dan mencampurkannya dengan dua atau tiga kuning telur dan yoghurt. Kemudian oleskan ke rambut kamu, terutama ujung rambut, dan biarkan selama 45 menit. Lalu cuci hingga bersih.


Kulit glowing


Mangga mengandung vitamin A dan beta karoten yang bisa membuat kulit kamu berkilau. Kamu hanya perlu melumuri kulit kamu dengan kulit mangga dan biarkan selama 30 menit. Beta karoten dan vitamin A yang terdapat dalam mangga bisa membantu membuat kulit kusam hilang dan mengubah kulit kamu menjadi lebih cerah.

Baca Juga:

Bilberry Memiliki Beberapa Manfaat untuk Mangatasi Masalah Kesehatan

mangga
Mangga memiliki kandungan yang bisa bermanfaat bagi rambut dan kulit. (Pexels/Riki Risnandar)


Mengatasi ketombe


Dari buah mangga ini, kamu juga bisa mengobati ketombe yang ada di rambut kamu. Kandungan vitamin A yang ada di buah mangga ini berguna untuk menghilangkan segala hal yang mengganggu dan mengeringkan kulit kepala. Tidak hanya itu, mangga juga mengandung vitamin E yang memberdayakan pertumbuhan rambut dan lebih mengembangkan sirkulasi kulit kepala.


Pencuci muka alami


Mangga juga bisa menjadi pencuci muka alami. Caranya mudah, kamu hanya perlu menumbuk mangga dan mencampurkannya dengan tepung atau bubuk almond. Kemudian, oleskan ke wajah dan gosok dengan lembut selama beberapa menit, kemudian bilas hingga bersih. (yos)

Baca Juga:

Bahan di Rumah dapat Gantikan Dry Shampoo

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
ShowBiz
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Tanpa ragu, Jisoo mengambil sekotak susu kedelai.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Indonesia
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Pada rentang waktu yang sama, katanya, gagal ginjal menduduki urutan kedua, dengan total biaya sebesar Rp 83,8 triliun yang dikeluarkan untuk membayar pelayanan kesehatan 81,2 juta kasus.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Indonesia
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Sekolah diminta tidak menjalankan aktivitas luar ruangan seolah kualitas udara dalam kondisi normal.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Bagikan