Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Momen Bersejarah, Ayah dan Anak Dilantik Bersama sebagai Kepala Daerah

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 20 Februari 2025
Momen Bersejarah, Ayah dan Anak Dilantik Bersama sebagai Kepala Daerah

Pramono Anung bersama anaknya Hanindhito Himawan Pramana yang akan dilantik sebagai kepala daerah di Istana Negara Jakarta. (foto: tangkapan layar Instagram Pramono)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Momen sejarah baru di Indonesia, seorang ayah dan putranya dilantik bersamaan menjadi kepala daerah di Istana Negara Jakarta oleh Presiden Prabowo Subianto, pada hari ini Kamis (20/2).

Keduanya ialah, Pramono Anung dilantik sebagai Gubernur DKI Jakarta dan Hanindhito Himawan Pramana, terpilih kembali sebagai Bupati Kediri untuk periode kedua.

Dilihat dalam akun Instagramnya, Pramono dan Hanindhito berfoto bersama dengan latar belakang Monumen Nasional (Monas), simbol kebanggaan Jakarta.

"Mengantarkanmu dari masih menggunakan seragam sekolah hingga sekarang seragam kembaran dengan bapaknya," tulis Pramono dalam Instagramnya @pramonoanungw.

Baca juga:

Lantik 961 Kepala Deerah di Istana Negara, Prabowo: Ini Momen Bersejarah

Pramono melanjutkan, ini merupakan periode pertama dirinya dilantik sebagai pimpinan Jakarta, sedangkan putranya dilantik untuk periode kedua.

"Ini sudah periode kedua @dhitopramono memimpin Kediri dan akan menjadi periode pertama saya memimpin Jakarta. InshaAllah amanah untuk kepentingan masyarakat," lanjut Pram.

Setelah pelantikan, Pramono Anung bersama Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, langsung mengadakan rapat paripurna dengan seluruh dinas dan BUMD di Jakarta.

"Kami tidak punya banyak waktu untuk berlama-lama merayakan. Kami langsung bekerja, dan tentunya ada pleno paripurna dengan DPRD Jakarta. Kami berharap proses hari ini berjalan lancar dan berkesan, terutama bagi warga Jakarta," ujar Pramono.

Baca juga:

Pramono Anung Ikuti Semua Prosesi Pelantikan Kepala Daerah, Tak Mau Dibedakan dengan Yang Lain

Meskipun sebelumnya sempat menegaskan bahwa ia tidak menginginkan adanya arak-arakan, Pramono menjelaskan bahwa di Balai Kota Jakarta nanti akan ada simpatisan, relawan, dan beberapa partai pendukung yang hadir untuk merayakan kemenangan ini. Namun, ia menegaskan bahwa inti acara akan tetap sederhana dan penuh rasa syukur.

"Kami tidak ingin ada arak-arakan, jadi kami akan jalan kaki dari Balai Kota menuju tempat acara. Acara ini sebagai ungkapan syukur atas apa yang telah dicapai. Selain itu, kami akan menyampaikan kepada semua pendukung bahwa proses Pilgub sudah selesai, dan kini saatnya bekerja untuk memenuhi janji-janji kami, terutama terkait 40 program quick win untuk 100 hari kerja," jelas Pram. (Asp)

#Pelantikan Kepala Daerah #Pramono Anung
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Pemprov DKI Bangun Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Ciangir, Investasi Capai Rp 1 Triliun
Perumda Dharma Jaya mengembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi Ciangir. Hal itu untuk memperkuat ketahanan pangan Jakarta.
Soffi Amira - 2 jam, 4 menit lalu
Pemprov DKI Bangun Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Ciangir, Investasi Capai Rp 1 Triliun
Indonesia
Pemprov DKI Bangun Kawasan Peternakan Terintegrasi di Ciangir, Target Tampung 5.000 Ekor Sapi
Pemprov DKI Jakarta mengembangkan kawasan peternakan terintegrasi di Ciangir, Tangerang, untuk memperkuat ketahanan pangan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
Pemprov DKI Bangun Kawasan Peternakan Terintegrasi di Ciangir, Target Tampung 5.000 Ekor Sapi
Indonesia
Jakarta Masuk 4 Besar Kota dengan Kualitas Udara Terburuk di Dunia 31 Juli 2026
Jakarta menjadi kota dengan kualitas udara terburuk di dunia pada Jumat (31/7) pagi.
Soffi Amira - Jumat, 31 Juli 2026
Jakarta Masuk 4 Besar Kota dengan Kualitas Udara Terburuk di Dunia 31 Juli 2026
Indonesia
Pramono Anung Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca untuk Atasi Potensi Kekeringan di Jakarta
Jakarta sudah sekitar tiga minggu tanpa hujan. Gubernur Pramono Anung kini membuka opsi Operasi Modifikasi Cuaca untuk memicu hujan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 Juli 2026
Pramono Anung Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca untuk Atasi Potensi Kekeringan di Jakarta
Indonesia
Gubernur Pramono Serukan Persatuan dalam Membangun Jakarta, tak Lihat Asal Partai Anggota Dewan
Tak pernah mempersoalkan latar belakang partai politik anggota DPRD DKI Jakarta yang ikut serta turun ke warga saat menjalankan tugas.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Gubernur Pramono Serukan Persatuan dalam Membangun Jakarta, tak Lihat Asal Partai Anggota Dewan
Indonesia
Pramono Minta Kemenkeu Segera Rampungkan Kajian Obligasi DKI Rp 3,5 Triliun
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meminta Kemenkeu untuk segera merampungkan kajian obligasi DKI.
Soffi Amira - Kamis, 30 Juli 2026
Pramono Minta Kemenkeu Segera Rampungkan Kajian Obligasi DKI Rp 3,5 Triliun
Indonesia
Pemprov DKI Siap Lakukan Hujan Buatan Hadapi Kemarau Panjang
Saat ini wilayah Jakarta sudah tidak hujan selama hampir tiga pekan.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Pemprov DKI Siap Lakukan Hujan Buatan Hadapi Kemarau Panjang
Indonesia
Tak Lagi Berhenti di Velodrome, LRT Jakarta Segera Tembus Manggarai dalam 28 Menit
LRT Jakarta Fase 1B rute Velodrome–Manggarai mulai beroperasi pada Agustus 2026. Jalur sepanjang 12,2 kilometer ini akan melayani 11 stasiun dengan waktu tempuh sekitar 28 menit.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 Juli 2026
Tak Lagi Berhenti di Velodrome, LRT Jakarta Segera Tembus Manggarai dalam 28 Menit
Indonesia
Kabar Gembira! Kini Bayar Tiket MRT Bisa Pakai Kartu Kredit Nirsentuh
Pemprov DKI menargetkan sistem pembayaran nirsentuh dapat dikembangkan dan diintegrasikan pada moda transportasi publik lainnya di Jakarta.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 Juli 2026
Kabar Gembira! Kini Bayar Tiket MRT Bisa Pakai Kartu Kredit Nirsentuh
Indonesia
Gubernur Pramono Desak Kemenkeu Segera Keluarkan Kajian Obligasi Daerah Rp 3,5 Triliun
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memiliki alasan tersendiri terkait penetapan tenor minimal tujuh tahun untuk obligasi daerah senilai Rp 3,5 triliun
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 Juli 2026
Gubernur Pramono Desak Kemenkeu Segera Keluarkan Kajian Obligasi Daerah Rp 3,5 Triliun
Bagikan