Moeldoko Desak Polisi Cari Anggota Kelompok Anarko Sindikalisme

Andika PratamaAndika Pratama - Kamis, 02 Mei 2019
Moeldoko Desak Polisi Cari Anggota Kelompok Anarko Sindikalisme

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kerusuhan terjadi saat peringatan Hari Buruh Internasional, Rabu (1/5) di kawasan Patung Arjuna Wijaya, Jakarta Pusat.

Dalam kericuhan tersebut terdapat tulisan 'Rakyat Anti Kapitalisme May Day Rezim Fasis' di beton pembatas jalan. Diduga, aksi tersebut dilakukan oleh kelompok Anarko Sindikalisme.

Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf Moeldoko memberikan keterangan pers (MP/Ismail)
Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf Moeldoko memberikan keterangan pers (MP/Ismail)

Kepala Staf Presiden Jenderal Purn TNI Moeldoko mendesak Polri mencari tahu otak di balik kelompok Anarko Sindikalisme yang berbuat onar saat perayaan hari buruh.

"Kita minta (polisi) mendalami dan ingin tahu siapa otak di baliknya," kata Moeldoko dalam keterangannya, Kamis (2/5).

Moeldoko belum tahu pasti motif kelompok itu membaur dan melakukan vandalisme saat peringatan Hari Buruh Internasional. Saat ini, Polri masih mendalami motif kelompok dengan pakaian serbahitam itu.

"Lagi didalami. Handphone mereka juga sudah mulai dibuka sehingga ketahuan," kata Moeldoko.

Moeldoko menyebut kelompok Anarko Sindikalism telah eksis sejak tiga tahun lalu. Kelompok ini memang dikenal sering melakukan vandalisme.

Mantan Panglima TNI ini menilai insiden yang terjadi di Jakarta dan Bandung cukup terstruktur. Ia khawatir kelompok ini ditunggangi pihak tak bertanggung jawab.

Kerusuhan Hari Buruh di Bandung

"Kalau ada pihak tertentu ingin laksanakan niat tertentu dalam event tertentu bisa jadi amunisi bagi mereka," jelas Moeldoko. (Knu)

#Jenderal TNI Moeldoko
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Wacana Pengadilan Rakyat, Moeldoko Ingatkan Jangan Pakai Cara Jalanan
Awalnya, seruan pembentukan pengadilan rakyat disampaikan sejumlah akademisi serta aktivis hukum dan demokrasi
Wisnu Cipto - Rabu, 13 Maret 2024
Wacana Pengadilan Rakyat, Moeldoko Ingatkan Jangan Pakai Cara Jalanan
Indonesia
Moeldoko Sebut Pemerintah Berhasil Tekan Angka Kematian Petugas Pemilu
Moeldoko juga mengapresiasi peran KPU
Angga Yudha Pratama - Rabu, 21 Februari 2024
Moeldoko Sebut Pemerintah Berhasil Tekan Angka Kematian Petugas Pemilu
Indonesia
Moeldoko Sebut Insentif Kendaraan Hybrid Tak Terlalu Penting
Pemerintah tengah menggodok peraturan yang dikabarkan akan segera disahkan, terkait insentif untuk kendaraan hybrid di Indonesia.
Angga Yudha Pratama - Selasa, 20 Februari 2024
Moeldoko Sebut Insentif Kendaraan Hybrid Tak Terlalu Penting
Indonesia
Moeldoko Ungkap Alasan Perkembangan Motor Listrik Lebih Lambat Dibanding Mobil Listrik
Isu lain yang membuat pasar motor listrik loyo adalah waktu pengisian daya yang terbilang lama
Angga Yudha Pratama - Selasa, 20 Februari 2024
Moeldoko Ungkap Alasan Perkembangan Motor Listrik Lebih Lambat Dibanding Mobil Listrik
Indonesia
Moeldoko Curiga Ada Motif Politik Di Balik Pernyataan Agus Rahardjo
Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal TNI (Purn) Moeldoko mencurigai adanya motif politik dibalik pernyataan mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo mengenai intervensi Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Mula Akmal - Rabu, 06 Desember 2023
Moeldoko Curiga Ada Motif Politik Di Balik Pernyataan Agus Rahardjo
Bagikan