SETIAP pasangan menikah perlu merencanakan kehamilan sebaik mungkin. Kehamilan yang terencana dengan baik berdampak baik bagi keharmonisan rumah tangga, perekonomian keluarga, dan perkembangan sang buah hati.
Perencanaan kehamilan yang efektif yakni dengan menggunakan kontrasepsi. Ada begitu banyak alat kontrasepsi yang bisa ditemukan mulai dari kondom, IUD, hingga pil KB.
Dari semuanya, pil KB memberi jaminan yang paling baik. Tingkat efektivitas proteksi kehamilannya mencapai 98 persen. Namun, banyaknya mitos yang berkaitan dengan pil KB membuat kaum perempuan menjadi ragu memilihnya sebagai alat kontrasepsinya.
Baca juga:
Beberapa mitos yang berkaitan dengan pil KB di antaranyadapat menyebabkan gemuk, wajah berjerawat hingga rahim kering. Pada World Contraception Day yang jatuh pada Kamis (26/9), Ahli Ginekolog, dr. Boy Abidin, SpOG(K) mengklarifikasi sejumlah mitos dan fakta yang tersembunyi di balik pil KB.
"Banyak ibu milenial yang takut menggunakan pil kontrasepsi karena berpikir itu dapat menyebabkan ketidaksuburan rahim hingga menyebabkan kanker. Pada kenyataannya pernyataan itu tidak benar," ujarnya saat ditemui di Ritz Carlton.
Berikut sejumlah mitos yang beredar di masyarakat serta fakta yang sebenarnya menurut dokter Boy Abidin: