Minum Kopi dengan Kayu Manis Tenyata Dapat Bantu Jaga Kesehatan Otak

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 25 Juli 2024
Minum Kopi dengan Kayu Manis Tenyata Dapat Bantu Jaga Kesehatan Otak

Beberapa orang memulai hari dengan mengonsumsi kopi. (Foto: Unsplash/Clay Banks)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kopi telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari aktivitas banyak orang setiap harinya. Tapi, tahukah kamu jika menambahkan sedikit kayu manis pada kopi memberikan manfaat yang sangat baik untuk kesehatan otak?

Mengonsumsi kopi dengan kayu manis di pagi hari disebut dapat memberikan tenaga dan membantu kesehatan otak serta meningkatkan fungsi kognitif dari waktu ke waktu.

Dilansir laman Well and Good, Selasa (23/4), Shaheen Lakhan, seorang ahli saraf bersertifikat yang tinggal di Miami, menyebutkan kopi lebih dari sekadar minuman penambah semangat di pagi hari.

"Kopi menawarkan beberapa manfaat penting bagi kesehatan otak. Kafein, senyawa aktif utama dalam kopi, bertindak sebagai stimulan yang meningkatkan kewaspadaan, meningkatkan konsentrasi, dan dapat meningkatkan daya ingat jangka pendek,” jelasnya.

Baca juga:

Decaf, Kopi Tanpa Kafein dengan Segudang Manfaat Kesehatan

Karena kopi merupakan sumber antioksidan yang kuat, kopi juga dapat membantu melindungi sel-sel otak dari stres oksidatif, yang dapat membantu mengurangi risiko penyakit otak degeneratif, seperti Alzheimer dan Parkinson, kata Lakhan.

Sama kuatnya dengan kopi itu sendiri untuk kesehatan otak dan kognisi, menambahkan sedikit kayu manis dapat meningkatkan manfaatnya ke tingkat berikutnya.

“Kayu manis mengandung senyawa yang dapat membantu mengatur kadar gula darah, yang sangat penting untuk menjaga fungsi kognitif yang stabil sepanjang hari. Kayu manis juga kaya akan antioksidan dan memiliki sifat anti-inflamasi yang dapat berkontribusi pada kesehatan otak jangka panjang,” jelas Lakhan.

Baca juga:

Kopi, Nikmat dan Dapat Kurangi Risiko Terkena Parkinson

Menurut tinjauan di 2024 terhadap 40 penelitian yang diterbitkan dalam Nutritional Neuroscience, kayu manis dapat meningkatkan fungsi kognitif (pembelajaran dan memori) secara signifikan, serta membantu mencegah dan mengurangi gangguan kognitif.

Penelitian sebelumnya pada tikus menunjukkan bahwa kayu manis berpotensi membantu mencegah atau memperlambat perkembangan penyakit neurodegeneratif termasuk Parkinson. Namun, penelitian lebih lanjut pada manusia diperlukan untuk membuat klaim yang meyakinkan.

Saat membumbui kopi dengan kayu manis, kamu mungkin juga ingin mengurangi pemanis buatan untuk menggandakan efek perlindungan.

"Beberapa pemanis buatan, seperti aspartam, sukralosa, dan sakarin, telah dikaitkan dengan efek negatif pada bakteri usus, yang secara tidak langsung dapat memengaruhi kesehatan otak melalui sumbu otak-usus," terang Lakhan.

Baca juga:

Tak Cuma Bikin Mata Melek, Minum Kopi Pagi-pagi Baik untuk Pencernaan

Ada baiknya juga untuk menghindari krimer beraroma. Ia mengatakan banyak krimer yang mengandung gula tambahan dan lemak tidak sehat dalam jumlah tinggi, yang dapat menyebabkan peradangan dan berpotensi meningkatkan risiko penurunan kognitif seiring berjalannya waktu.

Jika kayu manis saja tidak cukup untuk memuaskan selera, Lakhan menyarankan untuk memilih alternatif yang lebih sehat untuk membuat kopi lebih nikmat.

"Bagi mereka yang lebih suka kopi dengan susu, memilih susu nabati tanpa pemanis atau susu biasa dalam jumlah sedikit akan menjadi pilihan yang lebih sehat daripada pilihan yang sangat manis atau beraroma buatan," jelasnya. (*)

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
ShowBiz
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Tanpa ragu, Jisoo mengambil sekotak susu kedelai.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Bagikan