Militer AS Gagal Dalam Upaya Penyelamatan James Foley
Upaya penyelamatan James Foley, Jurnalis AS, dan beberapa sandera lainnya yang berada di Suriah gagal dilakukan oleh Militer Amerika Serikat, kata seorang pejabat, rabu kemarin, dalam sebuah operasi militer.
Foley yang berusia 40 tahun, dipenggal kepalanya oleh Militan ISIS dalam sebuah video yang diposting di sebuah media internet pada hari selasa kemarin. Presiden Barack Obama melihat keji sekali dalam video tersebut, dan berjanji akan melakukan apapun untuk melindungi warganya.
Operasi peyelamatan yang gagal, “terlibatnya angkatan udara dan darat hanya terfokus pada jarigan tertentu dalam ISIS,” menurut Pentagon dalam sebuah pernyataan, "Sayangnya, misi itu tidak berhasil karena para sandera tidak hadir di lokasi yang ditargetkan." Para pejabat tidak mengatakan kapan tepatnya operasi tersebut dilakukan.
Eksekusi terhadap James Foley yang mengundang banyak ketakutan yang juga bisa mendorong kekuatan Barat dalam tindakan lebih lanjut terhadap kelompok tersebut. ISIS mengatakan, eksekusi tersebut sebagai pembalasan atas serangan udara AS di Irak. (reuters)
BACA JUGA:
Bagikan
Berita Terkait
AS Mengancam dengan Kapal Induk, Iran tak Mau Kalah Peringatkan Aksi Balasan jika 'Negeri Paman Sam' Menyerang
Kapal Induk AS USS Abraham Lincoln Standby di Timur Tengah, Siapkan Serangan ke Iran jika Diminta
Kapal Induk AS Tiba di Timur Tengah, Dikirim untuk Berjaga-Jaga
[HOAKS atau FAKTA]: Pengakuan Kezia Syifa Jadi Tentara AS karena Dapat Gaji Besar dan Merasa Dipersulit di Indonesa
7 Tewas dan 800 Ribu Rumah tanpa Listrik saat Badai Musim Dingin Landa Amerika Serikat
Iran Mengaku Lebih Siap Hadapi Serangan AS
AS dan Kanada Makin Panas, Trump Ancam Terapkan Tarif 100 Persen
Isu Akuisisi Greenland oleh AS, Menlu: Indonesia Tegaskan Posisi Non-Align
Keluar dari WHO, Amerika Serikat Wajib Bayar Utang Rp 4,3 Triliun
Indonesia dan Negara Timur Tengah Bakal Tempuh Prosedur Internal Gabung ke Dewan Perdamaian Gaza Ala Trump