Musik

‘Messy Sexy’, Ekspresi Kekacuan Hidup nan Jujur dari Su Lee

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 04 November 2022
‘Messy Sexy’, Ekspresi Kekacuan Hidup nan Jujur dari Su Lee

Su Lee rilis album perdana 'Messy Sexy'. (foto: dok Secret Signal)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DARI apartemen berukuran 10 x 10 meter yang sederhana di Kota Seoul, Su Lee memulai perjalanan soniknya. Lagu dan video I’ll Just Dance yang meraih 750 ribu views hanya dalam satu bulan pertama membuat namanya dikenal luas. Kisah yang ia hadirkan amat terhubung dengan penonton yang merasa terjebak selama pandemi COVID-19.


I’ll Just Dance dengan cepat menarik perhatian banyak label musik di luar sana. Lee dan musiknya terbilang kontras dengan bintang pop tradisional yang kita lihat selama ini. Komitmennya terhadap kejujuran dan keaslian terus menarik banyak penggemar.

BACA JUGA:

'There and Back Again', Perjalanan Menghadapi Patah Hati Eric Nam



Kejujuran yang sama ia bawa dalam album perdananya, Messy Sexy, yang dirilis pekan lalu. Musisi dan produser asal Korea Selatan ini menjelajahi dunia baru dan melangkah ke proses kreatif nan kolaboratif. Album ini menjadi bukti kolaborasi perdana Lee dengan produser dari luar negeri, termasuk Ariza dari Kolombia, musisi pop dance, Sweater Beats, dan musisi indie asal Nashville, Miki Fiki.

messy sexy
Messy Sexy merupakan album perdana dari Su Lee. (foto: dok secret signal)



Album ini merupakan kelanjutan dari single Lee sebelumnya, Super Happy/Jump dan Messy Sexy. “Album ini merupakan ekspresi dari kekacauan hidup. Sebuah kumpulan lagu yang menggambarkan sukacita, kesepian, kemarahan, kebingungan, kemenangan, dan berbagai emosi lainnya yang kita rasakan sebagai seorang manusia,” kata Lee dalam keterangan resmi yang diterima Merahputih.com, Kamis (4/11).

Lewat album ini, Lee menunjukkan dirinya apa adanya, menggabungkan tema kesehatan mental dan emosi ke dalam musiknya nan khas. "Sweater Beats ialah orang pertama yang pernah menulis lagu denganku secara tatap muka,” katanya tentang kolaborasi perdana di album ini. Lee mengatakan ia menghabiskan setahun mengerjakan musik di apartemennya di Seoul. Ketika akhirnya datang ke Los Angeles, AS, untuk bertemu Sweater Beats, ia mengaku amat gugup. “Ini kali pertama aku membiarkan orang lain masuk ke dunia musikku sendiri. Namun, Sweater Beats membuatnya amat nyaman sehingga mudah bagiku,” imbuhnya.

BACA JUGA:

Eric Nam Umumkan Tur Asia ‘There and Back Again World Tour’



Kolaborasi dengan Sweater Beats menghasilkan lagu-lagu yang menjadi tulang punggung album ini, yaitu Messy Sexy, Sonder, dan All the Time. “Kolaborasi perdana ini mendorongku memperluas lingkaranku, mengajak berbagai teman yang kemudian berkontribusi untuk proyek ini,” jelasnya.

Lagu lain yang menyampaikan kejujuran di album ini ialah Mayfly. Lee dengan gamblang menceritakan bagaimana kehidupan nomadik yang pernah ia jalani memengaruhi hubungannya dengan orang-orang yang ia sayangi. “Aku tidak berada di sebuah hubungan asmara yang berlangsung lama. Rasanya menyakitkan meninggalkan mereka yang aku sayangi. Aku menulis lagu ini dengan harapan aku tidak harus melakukan hal itu lagi kepada orang-orang yang aku sayangi sekarang,” katanya.



Kisah-kisah keseharian nan relatable ala Lee di album ini terasa makin dekat dengan musik nan ringan, tapi cukup menempel di telinga. Menyenangkan dan menenangkan. “Aku juga ingin menambahkan sedikit lamunan dan harapan besar untuk masa depan yang akan datang,” tutupnya.(dwi)

BACA JUGA:

Makna Lagu 'Lift Me Up' Rihanna untuk OST 'Black Panther: Wakanda Forever'

#Musik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Ketika Penyesalan Datang Terlambat, Eltasya Ceritakan Kisahnya Lewat 'Merayu Waktu'
Eltasya merilis single 'Merayu Waktu', lagu tentang penyesalan, harapan memperbaiki hubungan, dan perjuangan menerima perpisahan.
Ananda Dimas Prasetya - 1 jam, 25 menit lalu
Ketika Penyesalan Datang Terlambat, Eltasya Ceritakan Kisahnya Lewat 'Merayu Waktu'
ShowBiz
Ditulis 18 Tahun Lalu, Lagu 'Dibuat Kamu' HAIRUL Mengangkat Kisah Cinta yang Tak Selalu Berbalas
HAIRUL merilis 'Dibuat Kamu', lagu pop yang ditulis sejak 2008 dan mengangkat kisah cinta tak berbalas, kerinduan, serta sosok yang sulit dilupakan.
Ananda Dimas Prasetya - 1 jam, 46 menit lalu
Ditulis 18 Tahun Lalu, Lagu 'Dibuat Kamu' HAIRUL Mengangkat Kisah Cinta yang Tak Selalu Berbalas
ShowBiz
Dari Kelelawar Malam hingga Sarasvati, 5 Musisi Indonesia dengan Nuansa Horor
Kenali 5 musisi Indonesia yang mengangkat kisah horor, mitos, ritual, dan dunia gaib dalam musik, dari Kelelawar Malam hingga Sarasvati.
Ananda Dimas Prasetya - 2 jam, 7 menit lalu
Dari Kelelawar Malam hingga Sarasvati, 5 Musisi Indonesia dengan Nuansa Horor
ShowBiz
'Lingsir Wengi' Lagu Pemanggil Kuntilanak, Mitos atau Fakta?
Reputasi Lingsir Wengi sebagai lagu pemanggil makhluk halus menguat setelah muncul di film 'Kuntilanak' yang disutradarai Rizal Mantovani dan dirilis pada 2006.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Oktober 2026
'Lingsir Wengi' Lagu Pemanggil Kuntilanak, Mitos atau Fakta?
ShowBiz
The Weeknd Kejutkan Penggemar di Hong Kong dengan Lagu Baru 'Hong Kong' yang Belum Dirilis
The Weeknd mengejutkan penggemar di Hong Kong dengan membawakan lagu baru “Hong Kong” yang belum dirilis resmi, tentang hubungan singkat yang membekas.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Oktober 2026
The Weeknd Kejutkan Penggemar di Hong Kong dengan Lagu Baru 'Hong Kong' yang Belum Dirilis
ShowBiz
Pee Wee Gaskins Rilis 'Kami Kembali', Tegaskan Perjalanan Mereka Belum Berakhir
Pee Wee Gaskins merilis single 'Kami Kembali', lagu yang menegaskan semangat untuk terus berkarya dan melanjutkan perjalanan bersama penggemar.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Oktober 2026
Pee Wee Gaskins Rilis 'Kami Kembali', Tegaskan Perjalanan Mereka Belum Berakhir
ShowBiz
Gabriella Fernaldi Siap Rilis Album Perdana 'Sentosa', Angkat Cerita Kehidupan Dewasa lewat Nuansa Bossa Nova
Gabriella Fernaldi merilis album penuh perdana Sentosa pada 30 Oktober 2026. Angkat cerita kehidupan dewasa dan memadukan vintage pop, soul, serta bossa nova.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Oktober 2026
Gabriella Fernaldi Siap Rilis Album Perdana 'Sentosa', Angkat Cerita Kehidupan Dewasa lewat Nuansa Bossa Nova
ShowBiz
Olivia Rodrigo Kembali ke Puncak Billboard 200, Geser Posisi Album Taylor Swift
Album Olivia Rodrigo, You Seem Pretty Sad for a Girl So in Love, kembali memuncaki Billboard 200 dengan 75.000 unit album ekuivalen.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Oktober 2026
Olivia Rodrigo Kembali ke Puncak Billboard 200, Geser Posisi Album Taylor Swift
ShowBiz
Jay-Z Diumumkan Tampil di Half-Time Super Bowl, Perdana setelah 8 Tahun di Belakang Layar
Ini kali pertama Jay-Z tampil di depan layar Super Bowl sejak keterlibatannya dalam acara itu mulai 2019.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Oktober 2026
Jay-Z Diumumkan Tampil di Half-Time Super Bowl, Perdana setelah 8 Tahun di Belakang Layar
ShowBiz
Anthropic Digugat atas Dugaan Penggunaan 274 Lagu Elvis Presley untuk Latih AI
Perkara ini menjadi salah satu gugatan berskala besar yang melibatkan pihak pemegang hak atas karya musisi secara langsung dengan perusahaan pengembang AI.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Oktober 2026
Anthropic Digugat atas Dugaan Penggunaan 274 Lagu Elvis Presley untuk Latih AI
Bagikan