Dongker Perkenalkan Dollar, Maskot yang Mewakili Kesedihan di Album 'Melankolia Radikal'

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - 24 menit lalu
Dongker Perkenalkan Dollar, Maskot yang Mewakili Kesedihan di Album 'Melankolia Radikal'

Cerita di balik sampul album Dongker terbaru. (Foto: dok/dongker)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Dongker bersiap untuk perilisan album terbarunya. Selain dirangkum melalui 11 lagu, kisah dalam Melankolia Radikal juga diterjemahkan Dongker melalui artwork album.

Bagi band yang dipertemukan oleh latar belakang Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD), Institut Teknologi Bandung (ITB), aspek visual menjadi bagian penting dalam membangun identitas sekaligus memperluas cerita yang ingin mereka sampaikan.

Artwork Melankolia Radikal lahir dari interpretasi Dongker terhadap karya Agan Harahap berjudul I Was Punk Before You.

Karya tersebut menampilkan potret close-up Joko Widodo dengan balutan estetika punk. Dongker kemudian mengolah kembali gagasan visual tersebut menjadi artwork yang merepresentasikan keresahan mereka terhadap kondisi realitas hari ini.

Baca juga:

Dongker Rilis 'Lagu Selepas Hujan', Balada Reflektif Jelang Album 'Melankolia Radikal'

Dollar, Maskot Baru Dongker

Dalam artwork tersebut, Dongker turut memperkenalkan maskot baru yang menjadi elemen penting dalam narasi visual Melankolia Radikal.

Kehadiran maskot ini tidak sekadar menjadi pelengkap sampul, tetapi juga berfungsi sebagai identitas yang menghubungkan berbagai gagasan dalam album.

Hari ini realitas kita kabur oleh berbagai hal, internet, AI, informasi yang dibatasi oleh pejabat, himbauan-himbauan tolol dari pejabat publik, dan kami rasa cover art kami dapat menangkap fenomena tersebut,

Delpi Dongker tentang Artwork Melankolia Radikal.

Maskot tersebut diberi nama Dollar. Namun, nama itu tidak merujuk pada mata uang.

Dollar merupakan interpretasi lain Dongker terhadap perasaan sedih yang menjadi salah satu benang merah utama dalam Melankolia Radikal.

Baca juga:

Tanpa Penjagaan Ketat, Showcase Dongker di Bawah Pasupati Berlangsung Tertib Berkat Semangat Kolektif Penonton

Dari Sampul Album hingga Action Figure

Menariknya, Dollar tidak berhenti sebagai karakter yang hadir di sampul album.

Dongker membawa sosok tersebut ke dalam berbagai medium, mulai dari action figure, kostum boneka, keychain, hingga bentuk lainnya.

Kehadiran dalam berbagai medium membuat Dollar seolah menjadi karakter yang dapat berinteraksi langsung dengan pendengarnya.

Melalui bentuk-bentuk tersebut, Dongker memberikan kebebasan kepada orang lain untuk memperlakukan “Dollar” sesuka hati.

Maskot yang merepresentasikan kesedihan itu dapat dinaikkan, dipeluk, dipajang, dilempar, digantung, bahkan dibuang.

Baca juga:

'Melankolia Radikal', Album Kedua Dongker dengan Artwork Agan Harahap

Dengan demikian, artwork Melankolia Radikal tidak hanya menjadi wajah dari album kedua Dongker, tetapi juga memperluas gagasan tentang bagaimana kesedihan dapat diterjemahkan, diperlakukan, dan dimaknai.

Jika 11 lagu menjadi ruang bagi Dongker untuk menyuarakan keresahan, Dollar hadir sebagai representasi visual yang membawa perasaan tersebut keluar dari musik dan masuk ke ruang yang lebih nyata. (Far)

#Musik #Musik Indonesia #Musisi Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Dongker Perkenalkan Dollar, Maskot yang Mewakili Kesedihan di Album 'Melankolia Radikal'
Dongker memperkenalkan Dollar, maskot yang merepresentasikan kesedihan dalam album Melankolia Radikal. Artwork album terinspirasi karya Agan Harahap.
Ananda Dimas Prasetya - 24 menit lalu
Dongker Perkenalkan Dollar, Maskot yang Mewakili Kesedihan di Album 'Melankolia Radikal'
ShowBiz
Bukan Sekadar Soundtrack, Lagu' Seperti Rahim Ibu' Perkuat Pesan Perlindungan Anak di Film 'Memburu Pemangsa'
Lagu 'Seperti Rahim Ibu' karya Efek Rumah Kaca dan Najwa Shihab menjadi soundtrack film Memburu Pemangsa yang tayang 24 September 2026.
Ananda Dimas Prasetya - 1 jam, 24 menit lalu
Bukan Sekadar Soundtrack, Lagu' Seperti Rahim Ibu' Perkuat Pesan Perlindungan Anak di Film 'Memburu Pemangsa'
ShowBiz
'Feather Lungs' Laura Gibson, Lagu Tenang yang Mengajak Pendengar Menyelami Sisi Paling Rapuh
'Feather Lungs' Laura Gibson menghadirkan nuansa folk yang lembut dan puitis, mengeksplorasi kerentanan, kerinduan, hubungan, serta perubahan hidup.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 25 Agustus 2026
'Feather Lungs' Laura Gibson, Lagu Tenang yang Mengajak Pendengar Menyelami Sisi Paling Rapuh
ShowBiz
'BISA GAK SIH?' Jadi Ruang Quinn Salman untuk Bicara soal Jeda
Lirik 'BISA GAK SIH?' mengajak pendengarnya untuk sesekali berhenti, mengambil napas, dan memberikan kesempatan beristirahat.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
'BISA GAK SIH?' Jadi Ruang Quinn Salman untuk Bicara soal Jeda
ShowBiz
'Head Over Heels' JD McPherson, Lagu yang Menghidupkan Kembali Nuansa Musik Era Klasik
'Head Over Heels' menjadi salah satu lagu JD McPherson dalam album Let The Good Times Roll yang memadukan rock and roll, rhythm and blues, dan nuansa retro.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
'Head Over Heels' JD McPherson, Lagu yang Menghidupkan Kembali Nuansa Musik Era Klasik
ShowBiz
'Kasih (IBU) tak Sampai', Cara Pink Tomiyang Merawat Rindu kepada sang Ibu
Lagu ini lahir dari pengalaman personal Tomiyang setelah kehilangan sang ibu.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
'Kasih (IBU) tak Sampai', Cara Pink Tomiyang Merawat Rindu kepada sang Ibu
ShowBiz
Keluar dari Atmosfer Klub, Barry Can't Swim Bawa Eksplorasi Baru Lewat 'Dance Dance Dance!'
Barry Can't Swim merilis single terbaru 'Dance Dance Dance!' yang terpengaruh French touch, dengan synth berkilau, keytar, dan vokal berbahasa Prancis.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
Keluar dari Atmosfer Klub, Barry Can't Swim Bawa Eksplorasi Baru Lewat 'Dance Dance Dance!'
ShowBiz
Petra Sihombing Rilis 'Bangga', Lagu tentang Kagum Melihat Seseorang Meraih Impian
Petra Sihombing kembali dengan single 'Bangga', lagu yang bercerita tentang rasa kagum dan bangga melihat seseorang yang dikenal lama akhirnya meraih impian.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
Petra Sihombing Rilis 'Bangga', Lagu tentang Kagum Melihat Seseorang Meraih Impian
ShowBiz
'Cinta Diri Sendiri', Lagu Terbaru Budi Doremi tentang Cinta yang tak Seimbang
Budi Doremi mengangkat kisah seseorang yang mulai menyadari bahwa perasaan yang ia berikan tidak mendapatkan balasan yang setara.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
'Cinta Diri Sendiri', Lagu Terbaru Budi Doremi tentang Cinta yang tak Seimbang
ShowBiz
510 Buka Babak Baru lewat 'Heavy Lies The Crown', Padukan Musik Agresif dan Pergulatan Spiritual
510 kembali dengan 'Heavy Lies The Crown'. Single ini mengangkat tema spiritual dan pergulatan batin.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 23 Agustus 2026
510 Buka Babak Baru lewat 'Heavy Lies The Crown', Padukan Musik Agresif dan Pergulatan Spiritual
Bagikan