Dongker Perkenalkan Dollar, Maskot yang Mewakili Kesedihan di Album 'Melankolia Radikal'

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 27 Agustus 2026
Dongker Perkenalkan Dollar, Maskot yang Mewakili Kesedihan di Album 'Melankolia Radikal'

Cerita di balik sampul album Dongker terbaru. (Foto: dok/dongker)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Dongker bersiap untuk perilisan album terbarunya. Selain dirangkum melalui 11 lagu, kisah dalam Melankolia Radikal juga diterjemahkan Dongker melalui artwork album.

Bagi band yang dipertemukan oleh latar belakang Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD), Institut Teknologi Bandung (ITB), aspek visual menjadi bagian penting dalam membangun identitas sekaligus memperluas cerita yang ingin mereka sampaikan.

Artwork Melankolia Radikal lahir dari interpretasi Dongker terhadap karya Agan Harahap berjudul I Was Punk Before You.

Karya tersebut menampilkan potret close-up Joko Widodo dengan balutan estetika punk. Dongker kemudian mengolah kembali gagasan visual tersebut menjadi artwork yang merepresentasikan keresahan mereka terhadap kondisi realitas hari ini.

Baca juga:

Dongker Rilis 'Lagu Selepas Hujan', Balada Reflektif Jelang Album 'Melankolia Radikal'

Dollar, Maskot Baru Dongker

Dalam artwork tersebut, Dongker turut memperkenalkan maskot baru yang menjadi elemen penting dalam narasi visual Melankolia Radikal.

Kehadiran maskot ini tidak sekadar menjadi pelengkap sampul, tetapi juga berfungsi sebagai identitas yang menghubungkan berbagai gagasan dalam album.

Hari ini realitas kita kabur oleh berbagai hal, internet, AI, informasi yang dibatasi oleh pejabat, himbauan-himbauan tolol dari pejabat publik, dan kami rasa cover art kami dapat menangkap fenomena tersebut,

Delpi Dongker tentang Artwork Melankolia Radikal.

Maskot tersebut diberi nama Dollar. Namun, nama itu tidak merujuk pada mata uang.

Dollar merupakan interpretasi lain Dongker terhadap perasaan sedih yang menjadi salah satu benang merah utama dalam Melankolia Radikal.

Baca juga:

Tanpa Penjagaan Ketat, Showcase Dongker di Bawah Pasupati Berlangsung Tertib Berkat Semangat Kolektif Penonton

Dari Sampul Album hingga Action Figure

Menariknya, Dollar tidak berhenti sebagai karakter yang hadir di sampul album.

Dongker membawa sosok tersebut ke dalam berbagai medium, mulai dari action figure, kostum boneka, keychain, hingga bentuk lainnya.

Kehadiran dalam berbagai medium membuat Dollar seolah menjadi karakter yang dapat berinteraksi langsung dengan pendengarnya.

Melalui bentuk-bentuk tersebut, Dongker memberikan kebebasan kepada orang lain untuk memperlakukan “Dollar” sesuka hati.

Maskot yang merepresentasikan kesedihan itu dapat dinaikkan, dipeluk, dipajang, dilempar, digantung, bahkan dibuang.

Baca juga:

'Melankolia Radikal', Album Kedua Dongker dengan Artwork Agan Harahap

Dengan demikian, artwork Melankolia Radikal tidak hanya menjadi wajah dari album kedua Dongker, tetapi juga memperluas gagasan tentang bagaimana kesedihan dapat diterjemahkan, diperlakukan, dan dimaknai.

Jika 11 lagu menjadi ruang bagi Dongker untuk menyuarakan keresahan, Dollar hadir sebagai representasi visual yang membawa perasaan tersebut keluar dari musik dan masuk ke ruang yang lebih nyata. (Far)

#Musik #Musik Indonesia #Musisi Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Lyodra Rilis Album 'Terkunci di Kamu', Kisahkan Perjalanan dari Luka hingga Jatuh Cinta Lagi
Lyodra menghadirkan 10 lagu dalam album Terkunci di Kamu. Kisahkan perjalanan dari luka masa lalu menuju penerimaan dan keberanian mencintai kembali.
Ananda Dimas Prasetya - 12 menit lalu
Lyodra Rilis Album 'Terkunci di Kamu', Kisahkan Perjalanan dari Luka hingga Jatuh Cinta Lagi
ShowBiz
Makna Lirik Lagu 'You Broke Me First' Tate McRae, Kisah Luka Setelah Dikhianati
Makna lirik lagu You Broke Me First dari Tate McRae mengisahkan pengkhianatan, patah hati, dan perjuangan menerima perpisahan.
Ananda Dimas Prasetya - 41 menit lalu
Makna Lirik Lagu 'You Broke Me First' Tate McRae, Kisah Luka Setelah Dikhianati
ShowBiz
Bukan Sekadar Debut EP, Portura Tuangkan Keresahan Personal dalam 'FRAMES'
Portura merilis FRAMES, mini album debut berisi lima lagu orisinal yang mengeksplorasi musik rock alternatif, keresahan sosial, dan pengalaman personal.
Ananda Dimas Prasetya - 1 jam, 55 menit lalu
Bukan Sekadar Debut EP, Portura Tuangkan Keresahan Personal dalam 'FRAMES'
ShowBiz
Arti Lirik lagu 'Cinta Tanpa Memiliki' dari Fadhil Music, Sakitnya Mencintai Dalam Diam
Lagi patah hati? Cari tahu makna mendalam dan lirik lagu Cinta Tanpa Memiliki dari Fadhil Music versi slow rock yang emosional banget di sini.
Angga Yudha Pratama - Senin, 12 Oktober 2026
Arti Lirik lagu 'Cinta Tanpa Memiliki' dari Fadhil Music, Sakitnya Mencintai Dalam Diam
Lifestyle
Kebebasan Lintas Generasi Musisi Malam Tribute to Pestolaer: Nothing Best But Friends
Hearing session akan berlangsung di Psychocandy Records, Kemang, Jakarta Selatan. Acara tersebut akan mempertemukan sejumlah pelaku musik
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Oktober 2026
Kebebasan Lintas Generasi Musisi Malam Tribute to Pestolaer: Nothing Best But Friends
ShowBiz
Dari Kehilangan hingga Harapan, Gavendri Merangkai Cerita dalam Album 'Sympathy/Empathy'
Gavendri memperkenalkan album kedua Sympathy/Empathy berisi 11 lagu tentang kehilangan, pertumbuhan, dan harapan, termasuk lagu 'On & On'.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Oktober 2026
Dari Kehilangan hingga Harapan, Gavendri Merangkai Cerita dalam Album 'Sympathy/Empathy'
ShowBiz
Rayakan 20 Tahun, lightcraft Rilis Ulang EP 'The Modern Seasons' dengan Aransemen Baru
lightcraft menghidupkan kembali EP debut The Modern Seasons yang dirilis pada 2006 dengan aransemen elektronik baru untuk merayakan 20 tahun perjalanan mereka.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Oktober 2026
Rayakan 20 Tahun, lightcraft Rilis Ulang EP 'The Modern Seasons' dengan Aransemen Baru
ShowBiz
BOL4 Gelar Konser [Red Square] di Jakarta, Cek Harga dan Jadwal Penjualan Tiket
BOL4 menggelar konser [Red Square] di Jakarta pada 14 November 2026. Simak harga tiket mulai Rp 850 ribu dan jadwal penjualan 11 Oktober.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Oktober 2026
BOL4 Gelar Konser [Red Square] di Jakarta, Cek Harga dan Jadwal Penjualan Tiket
ShowBiz
Jadwal Konser Jakarta Oktober 2026: Avenged Sevenfold, TULUS, BABYMONSTER, hingga Ye
Simak 5 agenda konser dan festival musik Jakarta Oktober 2026, dari Avenged Sevenfold dan Festival Teman TULUS hingga BABYMONSTER dan Ye.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Oktober 2026
Jadwal Konser Jakarta Oktober 2026: Avenged Sevenfold, TULUS, BABYMONSTER, hingga Ye
ShowBiz
'Pure' Sienna Spiro Viral di Media Sosial, ini Makna Lagu yang Personal
Pure membawa pendengarnya menyelami proses refleksi diri yang cukup dalam.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
'Pure' Sienna Spiro Viral di Media Sosial, ini Makna Lagu yang Personal
Bagikan