Meski Perang Jawa Libur Selama Puasa, Siasat Melumpuhkan Diponegoro Justru Gencar Dilakukan (1)

Yudi Anugrah NugrohoYudi Anugrah Nugroho - Sabtu, 23 Mei 2020
Meski Perang Jawa Libur Selama Puasa, Siasat Melumpuhkan Diponegoro Justru Gencar Dilakukan (1)

Sketsa rombongan Diponegoro di Magelang. (Kitlv)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DIPONEGORO mengaku kepada Mangkubumi beroleh petunjuk ilahi (wangsit) di suatu malam bulan Agustus 1829, bila perjuangannya diteruskan akan sia-sia.

Kombinasi strategi Letnan Gubernur Jenderal HM de Kock antara membangun benteng-benteng darurat dan melipatgandakan pasukan gerak cepat berhasil mengurung Pangeran Diponegoro.

Baca juga: Lakon Sejarah Dakon, Permainan Tradisional Paling Populer Saat Ramadan

Berkali-kali de Kock mengirim utusan untuk berunding selalu mentah. Di saat Sang Pangeran tersudut dan dengan kecerdikan dan penguasaan bahasa serta unggah-ungguh Jawa, Jan Baptis Cleerens berhasil membujuknya untuk menemui HM de Cock di Karesidenan Kedu, Magelang.

Rombongan Diponegoro tiba di kota Magelang pada 8 Maret 1830 atau hari ke-12 ramadan dan ditempatkan di Matesih. "Diponegoro masih memiliki banyak pendukung, di mana-mana orang menghormati dan mengelu-elukannya," tulis Van den Bosch dalam laporan militernya kepada atasannya di Belanda dikutip Peter Carey pada Takdir: Riwayat Pangeran Diponegoro 1785-1855.

Belanda tidak ingin buru-buru menangkap pemimpin Perang Jawa tersebut di tengah bertambahnya jumlah pengikutnya berbaju hitam bersenjatakan tombak dan keris. Sebagai langkah awal, mereka menambah pasukan gerak cepat untuk melapis penjagaan.

Dalam sambutan resmi dihadiri perwira dan pejabat tinggi Belanda, de Kock menyambut dan menyapa Diponegoro dengan sebutan "Pangeran" lalu mempersilahkan duduk di sebelahnya, sebuah perlakuan tak lazim bagi seorang petinggi Belanda terhadap seorang pangeran.

De kock
HM de Cock. (Wikipedia)

Pertemuan berlangsung singkat dan Diponegoro meminta agara selama puasa tidak diganggu urusan apapun, dan setelah lebaran segala masalah akan diselesaikan.

Sore hari setelah pertemuan itu, de Kock agak limbung dengan keputusannya. Ia merasa seharusnya meringkus langsung Diponegoro. "Sebagai bawahan penguasa Jawa, ia tidak berhak mendapat perlakuan khusus apa pun," katanya pada buku catatannya bertajuk De Zeevaarder.

Meski kesal, de Kock berupaya bermanis-manis di hadapan musuh bebuyutannya. Ia mengizinkan anggota keluarga Diponegoro ikut bergabung di Magelang, lalu tercatat dua kali menemaninya berjalan-jalan subuh di karesidenan. "Perjumpaan ini berlangsung dalam suasana santai dan menyenangkan," tulis Peter Carey.

Mereka saling bertukar lelucon dan menemukan kecocokan apalagi keduanya baru saja ditinggal istri tercinta.

Diponegoro
Lukisan Sudjojono tentang Perang Jawa. (Wikipedia)

Meski begitu, persahabatan di permukaan itu tampak semu karena Letnan Gubernur Jenderal mempersiapkan beragam siasat menjinakan Diponegoro. De Kock sadar Sang Pangeran tidak akan mau menyerah tanpa persyaratan. Ia lantas menyelundupkan seorang mata-mata bernama Tumenggung Mangunkusumo ke dalam rombongan Diponegoro.

Dua hari sebelum puasa berakhir, de Kock memberi perintah rahasia kepada dua komandannya, Leutnan Kolonel Louis du Perron dan Mayor AV Michiels untuk mempersiapkan kekuatan militer jelang kedatangan Diponegoro setelah Lebaran.

Baca juga: Membongkar Klaim Raden Patah Orang Tionghoa

Pengawalan di sekitar wisma karesidenan diperkuat dua kali lipat dengan cara melakukan parade lengkap agar tidak dicurigai pasukan Diponegoro. Secarik memo penting bahkan ditujukan kepada Gubernur Jenderal Van den Bosch agar mengasingkan Diponegoro segera setelah ditangkap.

"Segala sesuatunya sudah siap untuk mengamankan proses penangkapan Diponegoro, melucuti 800 orang pengikutnya, serta mencegah agar tidak terjadi perlawanan," tulis Peter Carey.

Bersambung: Siasat Ramah Tamah Lebaran Menjebak Pangeran Diponegoro (2)

Baca juga: Tradisi "Besaran", Ziarah Makam Wali Dianggap Setara Naik Haji

#Virus Corona #COVID-19 #Puasa #Lebaran
Bagikan

Berita Terkait

Lifestyle
Puasa Arafah Digabung dengan Qadha Ramadan, ini Penjelasan Ulama
Seseorang yang masih memiliki utang puasa Ramadan sebaiknya mendahulukan puasa wajib.
Dwi Astarini - Selasa, 26 Mei 2026
Puasa Arafah Digabung dengan Qadha Ramadan, ini Penjelasan Ulama
Indonesia
Urbanisasi Pasca Lebaran: 7.911 Pendatang Baru Geruduk Jakarta
Berdasarkan data lebih dari 57 persen pendatang baru yang datang ke Jakarta berada pada usia produktif yaitu 20-39 tahun
Wisnu Cipto - Minggu, 19 April 2026
Urbanisasi Pasca Lebaran: 7.911 Pendatang Baru Geruduk Jakarta
Indonesia
Ini Lokasi Parkir Pengunjung Lebaran Betawi di Lapangan Banteng Jakarta
Masyarakat yang akan menyaksikan kegiatan Lebaran Betawi 2026 dilarang memarkirkan kendaraan di badan jalan
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 10 April 2026
Ini Lokasi Parkir Pengunjung Lebaran Betawi di Lapangan Banteng Jakarta
Indonesia
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Nurhadi mengingatkan pemerintah agar tidak hanya fokus pada masuknya varian ke tanah air, tetapi lebih menekankan pada kekuatan kapasitas deteksi dini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 08 April 2026
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Indonesia
Volume Kendaraan Masih Tinggi, Arus Balik Masih Dirasakan di Tol Jakarta-Cikampek
Berdasarkan data pemantauan Jasa Marga, volume lalu lintas keluar Jakarta mencapai 3,25 juta kendaraan atau meningkat 18,4 persen dibanding kondisi normal dan 2,3 persen dibandingkan Lebaran 2025
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 01 April 2026
Volume Kendaraan Masih Tinggi, Arus Balik Masih Dirasakan di Tol Jakarta-Cikampek
Fun
8 Cara Mengatasi Post Holiday Blues setelah Lebaran, Biar Kembali Semangat!
Ada cara mengatasi post holiday blues setelah Lebaran. Meski terasa mengganggu, kondisi ini bisa diatasi dengan beberapa langkah.
Soffi Amira - Senin, 30 Maret 2026
8 Cara Mengatasi Post Holiday Blues setelah Lebaran, Biar Kembali Semangat!
Indonesia
Ribuan Kendaraan Belum Menyebrang ke Bali Usai Lebaran, Kemenhub Janjikan Tambah Kapal
Apabila sangat diperlukan jumlah kapal bisa ditambah menjadi 35 sampai dengan 40 kapal dan akan ada 2 kapal bantuan yang kapasitasnya 60 hingga 80 kendaraan
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 28 Maret 2026
Ribuan Kendaraan Belum Menyebrang ke Bali Usai Lebaran, Kemenhub Janjikan Tambah Kapal
Indonesia
Okupansi Kereta Api Melampaui 140 Persen pada Puncak Arus Balik Lebaran 2026
PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat fase arus balik Angkutan Lebaran 2026 mencapai puncaknya dengan lonjakan volume pelanggan yang signifikan.
Frengky Aruan - Jumat, 27 Maret 2026
Okupansi Kereta Api Melampaui 140 Persen pada Puncak Arus Balik Lebaran 2026
Indonesia
Polda Metro Jaya Turunkan 2.470 Personel Pastikan Keamanan Jabodetabek Tetap Kondusif Pasca Lebaran 2026
Polda Metro Jaya menggelar Apel Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) dalam rangka pengamanan pasca Operasi Ketupat Jaya 2026 di Stadion Presisi Polda Metro Jaya, Kamis (26/3).
Frengky Aruan - Kamis, 26 Maret 2026
Polda Metro Jaya Turunkan 2.470 Personel Pastikan Keamanan Jabodetabek Tetap Kondusif Pasca Lebaran 2026
Indonesia
256 Ribu Kendaraan Melintas dalam Sehari di Jalan Tol saat Puncak Arus Balik Lebaran 2026
"Ini juga terbanyak arus balik sepanjang sejarah ini karena tahun lalu adalah 223.163, jadi ada peningkatan 14,8 persen," kata Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho
Frengky Aruan - Rabu, 25 Maret 2026
256 Ribu Kendaraan Melintas dalam Sehari di Jalan Tol saat Puncak Arus Balik Lebaran 2026
Bagikan