Merencanakan Anggaran Renovasi Rumah setelah Musim Hujan

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Sabtu, 24 Desember 2022
Merencanakan Anggaran Renovasi Rumah setelah Musim Hujan

Guna meminimalisasi bujet, lakukan pemeriksaan rumah secara berkala untuk memastikan kerusakan yang ada. (Foto: Pexels/Laurie-Shaw)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MUSIM hujan mulai datang. Setelah berbulan-bulan kemarau panjang, hujan yang turun membawa kesegaran. Namun di sisi lain, musim hujan juga menjadi ujian bagi pemilik rumah.

Mengutip laman housing.com, musim hujan kerap bikin rumah rentan mengalami kerusakan. "Dinding bocor, serangan rayap, dan jamur. Demikian pula kelembapan yang mungkin tidak cocok untuk beberapa furnitur atau aksesori," tulis housing.com.

Selain itu, udara yang lembab juga akan menyebabkan kerusakan dan memicu pertumbuhan jamur dan lumut. Oleh karena itu, pemilik rumah bisa mulai merencanakan bujet untuk merenovasi rumah akibat kemungkinan yang ditimbulkan oleh musim hujan. Bujet perlu disusun seksama agar pengeluaran taak membengkak.

Baca juga:

Kolaborasi 2 Brand untuk Renovasi Rumah Pengungsi NTT

renovasi rumah
Persiapkan dana tambahan yang memang khusus dipergunakan untuk renovasi rumah dan pastikan tidak akan mengganggu cash flow operasional sehari-hari. (Foto: Pexels/Rene Asmussen)

"Persiapkan dana tambahan yang memang khusus dipergunakan untuk renovasi rumah dan pastikan tidak akan mengganggu cash flow operasional sehari-hari," kata Hardiansyah Ramadhan, Department Head Retail di OK! Bank dalam siaran persnya seperti dikutip Antara, Jumat (23/12).

Guna meminimalisasi bujet, lakukan pemeriksaan rumah secara berkala untuk memastikan kerusakan yang ada dan pastikan beberapa titik seperti atap rumah dan jalur listrik aman.

Jika ada kerusakan pada rumah, pemilik rumah bisa mulai melakukan perencanaan untuk merenovasinya. Ini untuk menghindari kerusakan yang semakin parah.

Meski begitu, pemilik rumah sebaiknya memilih renovasi setelah musim hujan usai. "Hindari pekerjaan pengecatan dan renovasi di rumahmu selama musim hujan, karena tingkat kelembapan yang tinggi di lingkungan akan mencegahmu mendapatkan hasil yang diinginkan," catat housing.com.

Baca juga:

Pikir Ulang Sebelum Renovasi Rumah Supaya Nilainya Tidak Merosot

renovasi rumah
Setelah menemukan kerusakan, buat rincian dana dan mendiskusikan total pengeluaran dengan tukang bangunan atau kontraktor renovasi. (Foto: Pexels/Monica Silvestre)

Setelah menemukan kerusakan, buat rincian dana dan mendiskusikan total pengeluaran dengan tukang bangunan atau kontraktor renovasi sehingga segala sesuatu sudah terukur seperti yang direncanakan.

Yang perlu diperhatikan adalah persiapan dana utama dan dana tambahan untuk berjaga-jaga jika ada pengerjaan tertunda dan membutuhkan waktu lebih lama. Dana tambahan dapat mengganti material yang rusak akibat cuaca yang tak menentu.

OK! Bank memiliki beberapa program perbankan yang dapat membantu untuk mendapatkan dana tambahan melalui Program OK KTA.

"Kami ingin mendukung masyarakat terhadap rencana jangka panjangnya dengan memiliki dana tambahan yang ideal dan strategis, salah satunya dengan persyaratan pengajuan KTA yang sederhana hanya dalam lima menit, sehingga memudahkan calon kreditur untuk mendapatkan dana tambahan dan membantu kreditur mewujudkan rencana yang dimilikinya," kata Hardiansyah.

Produk OK KTA dari OK Bank dapat memberikan dana pinjaman hingga Rp 200 juta dengan tenor sampai 60 bulan. OK Bank juga menawarkan suku bunga yang kompetitif, mulai dari 0,895. Dengan begitu, masyarakat lebih mudah mencicil pembayarannya. (dru)

Baca juga:

3 Tren Desain Interior Rumah di 2023

#Rumah #Musim Hujan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Hendaru Tri Hanggoro

Berkarier sebagai jurnalis sejak 2010 dan bertungkus-lumus dengan tema budaya populer, sejarah Indonesia, serta gaya hidup. Menekuni jurnalisme naratif, in-depth, dan feature. Menjadi narasumber di beberapa seminar kesejarahan dan pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan lembaga pemerintah dan swasta.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Pemerintah Terapkan 8 Langkah Kesiapsiagaan Hadapi Musim Hujan 2026/2027
Mencakup pemetaan wilayah rawan bencana, penyiapan personel dan logistik, pemantauan informasi cuaca, penguatan sistem peringatan dini, hingga edukasi.
Dwi Astarini - Senin, 02 November 2026
Pemerintah Terapkan 8 Langkah Kesiapsiagaan Hadapi Musim Hujan 2026/2027
Indonesia
Pemerintah Siapkan Akad 71 Ribu Rumah Bersubsidi di Pusatkan di Malang
Pelaksanaan akad massal rumah subsidi tersebut melanjutkan rangkaian kegiatan serupa yang telah digelar pemerintah dalam beberapa kesempatan sebelumnya.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 26 Oktober 2026
Pemerintah Siapkan Akad 71 Ribu Rumah Bersubsidi di Pusatkan di Malang
Indonesia
Pekerja Muda Diminta Manfaatkan FLPP Buat Miliki Rumah Pertama
sejumlah tantangan yang dihadapi pekerja muda dalam memiliki rumah pertama, mulai dari kenaikan harga properti, tingginya suku bunga, hingga besarnya uang muka atau down payment (DP).
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
Pekerja Muda Diminta Manfaatkan FLPP Buat Miliki Rumah Pertama
Berita Foto
Dua Show Unit Allurea Type E Lengkapi Pilihan Hunian Asthara Skyfront City
Kunjungan show unit Allurea Type E tipe terbaru di Cluster Allurea Extension, Tangerang (15/10/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Oktober 2026
Dua Show Unit Allurea Type E Lengkapi Pilihan Hunian Asthara Skyfront City
Indonesia
El Nino Kuat Pengaruhi Musim Hujan Jateng, BMKG Prediksi Mulai November 2026
BMKG memprediksi musim hujan Jawa Tengah 2026-2027 dimulai November. El Nino kuat dan IOD positif diperkirakan membuat musim hujan mundur.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 02 Oktober 2026
El Nino Kuat Pengaruhi Musim Hujan Jateng, BMKG Prediksi Mulai November 2026
Indonesia
Pekerja di Seluruh Sektor Dengan Upah di Bawah Rp 10 Juta Dapat Insentif Pajak
Saat ini juga tengah dibahas untuk pembuatan program tambahan untuk KPR bersubsidi bagi masyarakat dengan penghasilan tetap sekitar Rp 17 juta.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 30 September 2026
Pekerja di Seluruh Sektor Dengan Upah di Bawah Rp 10 Juta Dapat Insentif Pajak
Indonesia
BMKG Prakirakan Musim Hujan Indonesia Berlangsung November-Desember
Musim hujan datang terlambat dan terjadi lebih singkat.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
BMKG Prakirakan Musim Hujan Indonesia Berlangsung November-Desember
Indonesia
BMKG: Lebih dari 61 Persen Wilayah Indonesia Masih Kemarau, Bantul 131 Hari Tanpa Hujan
BMKG mencatat lebih dari 61 persen wilayah Indonesia masih kemarau. Bantul mengalami 131 hari tanpa hujan, musim hujan diprediksi mulai November-Desember 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 23 September 2026
BMKG: Lebih dari 61 Persen Wilayah Indonesia Masih Kemarau, Bantul 131 Hari Tanpa Hujan
Indonesia
BMKG: Musim Hujan 2026/2027 Datang Terlambat di Banyak Wilayah Indonesia
BMKG memprediksi sebagian besar wilayah Indonesia memasuki musim hujan pada November-Desember 2026. Awalnya tak serentak dan sejumlah daerah diprediksi terlambat.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 23 September 2026
BMKG: Musim Hujan 2026/2027 Datang Terlambat di Banyak Wilayah Indonesia
Indonesia
El Nino Sangat Kuat, Musim Hujan Bakal Datang Lebih Lambat
Meskipun kedatangannya terlambat, akumulasi curah hujan pada 510 ZOM atau 69,76 persen luas daratan Indonesia diprediksi berada pada kategori normal.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
El Nino Sangat Kuat, Musim Hujan Bakal Datang Lebih Lambat
Bagikan