Merapi Keluarkan Lava Pijar Sembilan Kali, Status Masih Waspada

Andika PratamaAndika Pratama - Kamis, 31 Januari 2019
Merapi Keluarkan Lava Pijar Sembilan Kali, Status Masih Waspada

Gunung Merapi terpantau mengeluarkan lava pijar sebanyak Sembilan kali pada Kamis (31/1). Foto: Twitter/@BPPTKG

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Gunung Merapi terpantau mengeluarkan lava pijar sebanyak Sembilan kali pada Kamis (31/1). Twitter Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) melaporkan lava pijar teramati keluar pertama kali pada pukul 06.33 WIB.

"Jarak luncur lava panas tersebut sejauh 200 meter dengan kecepatan dan durasi 20 menit," tulis akun Twitter BPPTKG, @BPPTKG hari ini.

Arah luncuran lava pijar ke tenggara dan masuk ke Kali Gendol. Selain itu guguran material turut terjadi sebanyak 9 kali. Durasi guguran bervariasi selama 19 hingga 138 detik.

Kepala BPPTKG Hanik Humaida menjelaskan pihaknya belum menaikkan status Gunung yang terletak diperbatasan Jawa Tengah dan DIY ini. lantaran guguran lava masih pendek dan berefek kecil.

"Status Merapi masih di level 2 (waspada)," kata Hanik di Kantor BPPTKG, jalan Cendana Yogyakarta.

Gunung Merapi. Foto: BPPTKG

Masyarakat dihimbau untuk tidak beraktifitas di kawasan rawan bencana (KRB) radius 3 km dari puncak Merapi. Pendakian ke Merapi juga masih ditutup untuk umum.

"Pendakian hanya boleh untuk penelitian kegunungapian," Hanik

Dua hari lalu Merapi nampak mengeluarkan awan panas sebayak tiga kali. Berdasarkan analisis visual kejadian dan deposit BPPTKG pada Selasa 29 Januari 2019, guguran terjadi pada pukul 20.17 wib, 20.53 wib dan 21.14 WIB.

Jarak luncur awan panas pertama adalah 1.400 meter dan berdurasi 141 detik. Kemudian awan panas kedua berjarak luncur 1.350 meter dan berdurasi 135 detik.

"Sedangkan Awan panas ketiga meluncur sejauh 1.100 meter dan durasi 111 detik," ujarnya.

Akibatnya terjadi hujan abu tipis di wilayah Boyolali, dan Klaten.

Berita ini merupakan laporan Teresa Ika, kontributor merahputih.com, untuk wilayah Yogyakarta dan sekitarnya.

#Gunung Merapi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita Foto
Menyusuri Petilasan Mbah Maridjan, Mengenang Sosok Juru Kunci Merapi
Pengunjung melihat berbagai koleksi alat musik Gamelan milik Mbah Maridjan yang terdampak erupsi di Museum Mbah Maridjan Desa Kinarejo, Rabu (14/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 14 Oktober 2026
Menyusuri Petilasan Mbah Maridjan, Mengenang Sosok Juru Kunci Merapi
Berita Foto
Daya Tarik Bunker Kaliadem, Wisata Sejarah dan Alam di Lereng Gunung Merapi
Wisatawan menyusuri bagian dalam Bunker Kaliadem di Lereng Gunung Merapi, Kinarejo, Desa Hargobinangun, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (14/10/26).
Didik Setiawan - Rabu, 14 Oktober 2026
Daya Tarik Bunker Kaliadem, Wisata Sejarah dan Alam di Lereng Gunung Merapi
Berita Foto
Merapi Lava Tour Kali Kuning: Sensasi Uji Adrenalin dengan Jeep Off-Road
Sejumlah wisatawan menjajal Off Road Merapi Lava Tour di Kawasan Desa Kinah Rejo, Yogyakarta, Rabu (14/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 14 Oktober 2026
Merapi Lava Tour Kali Kuning: Sensasi Uji Adrenalin dengan Jeep Off-Road
Indonesia
Status Masih Siaga, Erupsi Gunung Anak Krakatau Kembali Jadi Strombolian
Karakter aktivitas Gunung Anak Krakatau juga mengalami perubahan. Setelah fase erupsi menerus berakhir, gunung api tersebut kembali menunjukkan pola erupsi Strombolian.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 12 September 2026
Status Masih Siaga, Erupsi Gunung Anak Krakatau Kembali Jadi Strombolian
Indonesia
Merapi Jogja Erupsi Jumat Pagi, Awan Panas Meluncur 2 KM ke Barat Daya
Gunung Merapi erupsi Jumat pagi dengan awan panas guguran sejauh 2 km ke arah barat daya. BPPTKG menetapkan status Level III (Siaga) dan mengingatkan warga untuk menjauhi zona bahaya serta waspada banjir lahar dan hujan abu.
Wisnu Cipto - Jumat, 10 Juli 2026
Merapi Jogja Erupsi Jumat Pagi, Awan Panas Meluncur 2 KM ke Barat Daya
Indonesia
Warga Lereng Merapi Nekat Buka Jalur Pendakian via Selo, BTNGM Lakukan Pendekatan
Kepala Balai Taman Nasional Gunung Merapi (BTNGM) Heri Wibowo mengatakan kejadian ini membuktikan masyarakat tidak menghiraukan imbauan pihak-pihak terkait.
Dwi Astarini - Selasa, 07 Juli 2026
Warga Lereng Merapi Nekat Buka Jalur Pendakian via Selo, BTNGM Lakukan Pendekatan
Indonesia
Gunung Merapi Erupsi, Jalur Pendakian Tetap Ditutup
Awan panas guguran terjadi pada pukul 20.56 WIB dengan estimasi jarak luncur mencapai 2 kilometer ke arah barat, tepatnya menuju hulu Kali Sat/Putih.
Dwi Astarini - Senin, 29 Juni 2026
Gunung Merapi Erupsi, Jalur Pendakian Tetap Ditutup
Indonesia
Hati-Hati! Gunung Marapi di Sumbar Masih Berpotensi Keluarkan 4 Jenis Gas Vulkanik Beracun
Rekomendasi yang dikeluarkan Badan Geologi tersebut juga sekaitan dengan status Gunung Marapi yang hingga kini masih berada pada Level II atau Waspada.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 April 2026
Hati-Hati! Gunung Marapi di Sumbar Masih Berpotensi Keluarkan 4 Jenis Gas Vulkanik Beracun
Indonesia
Hilang Sejak 20 Desember, Pendaki Ilegal Gunung Merapi Ditemukan Tewas dalam Jurang
Pendaki ilegal Gunung Merapi asal Yogyakarta yang hilang sejak 20 Desember ditemukan meninggal dunia di wilayah Sapu Angin, Klaten, Jawa Tengah.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 25 Desember 2025
Hilang Sejak 20 Desember, Pendaki Ilegal Gunung Merapi Ditemukan Tewas dalam Jurang
Indonesia
Pendaki Hilang di Merapi, 1 Dievakuasi tapi 1 belum Ditemukan
Proses evakuasi korban berlangsung cukup menantang mengingat medan di kawasan Gunung Merapi yang curam dan kondisi cuaca yang berubah-ubah.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Desember 2025
Pendaki Hilang di Merapi, 1 Dievakuasi tapi 1 belum Ditemukan
Bagikan