MeowEver, Solusi Buat Kamu yang Tidak Bisa Pelihara Kucing

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 20 Mei 2021
MeowEver, Solusi Buat Kamu yang Tidak Bisa Pelihara Kucing

Ada boneka asal Jepang yang dibuat untuk mereplika kucing. (Foto: Makuake)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

ADA sejumlah alasan mengapa seseorang tidak bisa memelihara kucing. Mungkin karena alergi atau masalah kesehatan, lingkungan tempat tinggal yang tidak mendukung, atau memang belum memiliki kesiapan maupun komitmen untuk melakukannya.

Namun, kini pencinta hewan enggak perlu khawatir lagi. Buat kamu yang sangat menginginkan kucing tapi tidak bisa karena satu dan dua alasan, ada bantal yang siap mewujudkan keinginanmu ini. Tidak hanya berbentuk seperti kucing, bantal ini juga bisa benar-benar mirip seperti hewan berbulu itu lho.

Baca juga:

Sakae Kato Tinggal di Fukushima demi Kucing Terlantar

Disebut sebagai MeowEver, bantal berbentuk kucing ini adalah mimpi untuk semua pencinta binatang. Bantal canggih ini diproduksi dalam dua warna, yaitu hitam dan abu-abu oleh pembuat hewan peliharaan realistis Partners dan pembuat hadiah Felissimo. Demikian seperti dikutip dari laman Sora News 24.

MeowEver, Solusi Buat Kamu yang Tidak Bisa Pelihara Kucing
Selain bentuknya yang mirip, MeowEver dilengkapi dengan detak jantung, panas tubuh, dan suara yang benar-benar seperti kucing. (Foto: Makuake)

Bentuknya benar-benar terlihat seperti kucing asli. Mulai dari ukuran, desain, hingga sensasi bulunya dijamin akan membuatmu merasa seperti punya kucing. Meskipun berbentuk bantal, benda ini memiliki berat sekitar dua kilogram untuk menambah sensasi realistisnya.

Akan tetapi, satu hal yang membuat MeowEver benar-benar istimewa adalah itu benar-benar terasa seperti makhluk hidup. Sebab setiap bantal disertai dengan detak jantung, dan bahkan memiliki panas tubuh.

Sebab di dalamnya disediakan paket gel yang ketika dihangatkan di microwave bisa menahan panas selama 40 hingga 50 menit. Jadi ketika kamu memeluknya, kamu tidak akan merasa memeluk bantal, melainkan seperti kucing sungguhan.

Detak jantung ini berasal dari sebuah mekanisme di dalam bantal yang dapat memancarkan denyut samar yang terasa dan terdengar seperti detak jantung. Denyutnya bervariasi entara 60 hingga 120 denyut per menit yang disesuaikan agar mendekati denyut jantung rata-rata seekor kucing asli. Namun, jika tidak menginginkannya, pemilik dapat menonaktikannya.

Baca juga:

Tren Kucing Gemuk Harus Dihentikan

Lebih lanjut, satu hal yang terbaik adalah bantal ini bisa merespon elusan. Ketika kamu mengelus punggungnya, bantal ini bisa mendengkur. Gerakannya pun akan terasa karena dilengkapi dengan mesin getar.

Saat ini MeowEver siap untuk mendanai pengumpulan dana Makuake. Sebagian kentungan akan disumbangkan ke organisasi penyelamat hewat di Jepang. Berdasarkan laporan, bantal itu sudah berhasil mengumpulkan 3.000 persen dari tujuan pendanaan.

Jika kamu ingin mendapatkan MeowEver, biaya yang harus dikeluarkan sebesar 9.025 yen atau kurang lebih setara dengan Rp1,19 juta. (sam)

Baca juga:

Lagi, Seekor Kucing Membajak Pesawat Hingga Mendarat Darurat

#Kucing #Boneka #Unik #Jepang #Hewan Peliharaan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Samantha Samsuddin

Be the one who brings happiness
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fun
Nutrisi Tepat Jaga Kesehatan Anabul, Bisa Habiskan Lebih Banyak Waktu Bersama Kesayangan
Para pemilik hewan selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk anabul kesayangan mereka.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Nutrisi Tepat Jaga Kesehatan Anabul, Bisa Habiskan Lebih Banyak Waktu Bersama Kesayangan
Indonesia
Pemadaman Karhutla Dimasifkan Biar Asep Tidak Lintas Negara, Jepang Kirim Kapal dan 3 Helikopter
Pengiriman ini merupakan misi pemadaman kebakaran luar negeri pertama yang dilakukan oleh personel Pasukan Bela Diri (SDF).
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Agustus 2026
Pemadaman Karhutla Dimasifkan Biar Asep Tidak Lintas Negara, Jepang Kirim Kapal dan 3 Helikopter
Indonesia
Di Jaksel Ada 139 Dokter Hewan, 61 Beroperasi Tanpa Izin Praktik Sah
Dari 139 dokter hewan yang beroperasi di Jaksel, hampir setengahnya belum mengantongi Surat Izin Praktik (SIP) sah.
Wisnu Cipto - Rabu, 26 Agustus 2026
Di Jaksel Ada 139 Dokter Hewan, 61 Beroperasi Tanpa Izin Praktik Sah
Olahraga
Jumlah Pemain Jepang di Premier League Pecahkan Rekor, Ini Alasannya!
Jumlah pemain Jepang di Premier League musim ini mencatat rekor baru.
Yusuf Abdillah - Rabu, 26 Agustus 2026
Jumlah Pemain Jepang di Premier League Pecahkan Rekor, Ini Alasannya!
Dunia
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Jepang, Layanan Kereta Terganggu, Tidak Ada Peringatan Tsunami
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,9 mengguncang wilayah timur Jepang.
Yusuf Abdillah - Minggu, 23 Agustus 2026
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Jepang, Layanan Kereta Terganggu, Tidak Ada Peringatan Tsunami
Fun
CRYBABY Berubah Jadi Ikon Nusantara, POP MART Hadirkan Edisi Khusus Indonesia
POP MART merayakan dua tahun di Indonesia lewat CRYBABY Indonesia Limited Edition yang terinspirasi alam, budaya, dan kehidupan pesisir Tanah Air.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 21 Agustus 2026
CRYBABY Berubah Jadi Ikon Nusantara, POP MART Hadirkan Edisi Khusus Indonesia
Dunia
34 Nyawa Melayang, Jepang Masih Selidik Keterkaitan 9 Kasus dengan Gempa Kumamoto
Jumlah korban tewas gempa magnitudo 7,1 di Kumamoto, Jepang, naik jadi 34 orang. Otoritas masih menyelidiki 9 kematian terkait bencana.
Wisnu Cipto - Jumat, 31 Juli 2026
34 Nyawa Melayang, Jepang Masih Selidik Keterkaitan 9 Kasus dengan Gempa Kumamoto
Dunia
Hitungan Jam, Korban Gempa Jepang Melonjak Drastis: Siang Ini 28 Orang
Jumlah korban tewas gempa magnitudo 7,1 di Kumamoto, Jepang, melonjak menjadi 28 orang. Mal Aeon dan pabrik Nippon Paper jadi titik terparah, 10.000 warga mengungsi, listrik dan air bersih terganggu.
Wisnu Cipto - Kamis, 30 Juli 2026
Hitungan Jam, Korban Gempa Jepang Melonjak Drastis: Siang Ini 28 Orang
Dunia
Korban Gempa Jepang Bertambah Jadi 17 Orang, Mal Aeon Titik Terparah
Gempa magnitudo 7,1 di Kumamoto, Jepang, menewaskan 17 orang. Mal Aeon dan pabrik Nippon Paper jadi titik terparah. 10.000 warga mengungsi, listrik dan air bersih terbatas.
Wisnu Cipto - Kamis, 30 Juli 2026
Korban Gempa Jepang Bertambah Jadi 17 Orang, Mal Aeon Titik Terparah
Indonesia
Cak Imin Sebut Skema Kerja Sama SSW Kunci Perluasan Kesempatan Kerja di Jepang
Memperluas akses pekerja Indonesia memperoleh kesempatan bekerja di Jepang melalui jalur yang legal, aman, dan memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Cak Imin Sebut Skema Kerja Sama SSW Kunci Perluasan Kesempatan Kerja di Jepang
Bagikan