Kesehatan

Reebok Study Ungkap Negara Paling Bugar

Leonard Leonard - Minggu, 05 Juli 2020
Reebok Study Ungkap Negara Paling Bugar

Swiss meraih peringkat tertinggi. (Foto: pixabay/stocksnap)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

REEBOK tengah mencari 'ibu kota kebugaran dunia'. Dengan menggunakan sejumlah penanda sebagai standar, brand sportswear itu menemukan sebuah negara sebagai yang terbugar.

Analisis negara terbugar didasarkan pada jumlah pelari amatir dan profesional dengan metrik tertentu, jumlah jalur dan lintasan per 1 juta orang, total maraton per 1 juta orang, rata-rata waktu maraton, jumlah gym per 10 kilometer persegi di kota negara itu, hingga jumlah medali Olimpiade yang diperoleh dalam acara atletik dan daya tahan negara itu.

Baca juga:

Unik, Ini Konsep New Normal di Pusat Kebugaran Terkenal AS

Hasilnya, Swiss menempati peringkat tertinggi sebagai 'ibu kota kebugaran utama' di dunia. Hal itu tak mengejutkan. Dengan skor keseluruhan 7,44 dari 10 poin, negara yang indah dan sadar akan kesehatan ini memiliki waktu maraton terendah kedua (3:49:13). Sementara itu, jumlah gym paling tinggi berada di Kota Zurich (16 per 10 kilometer persegi).

1
Swiss jadi negara dengan kesadaran tinggi akan kesehatan. (Foto: Unsplash/Brian Erikson)

Peringkat berikutnya dalam hal skor keseluruhan ditempati Portugal, Prancis, dan Irlandia. Spanyol, yang berada di peringkat ke-12 dalam skor keseluruhan, ternyata memiliki pelari maraton tercepat dengan waktu rata-rata 3:49:09. Norwegia, yang berada di peringkat keenam di seluruh dunia, memimpin untuk kategori pelari profesional. Negara itu meraih 28 medali Olimpiade dalam cabang olahraga dan ketahanan secara keseluruhan.

Dilansir laman T+L, AS berada di peringkat ketujuh dalam skor keseluruhan. Sementara itu, Prancis yang berada di peringkat ketiga memimpin dunia dalam sejumlah acara jalur dan lintasan dengan total 141 kekalahan.

Baca juga:

Atlet Internasional Boleh Masuk AS Untuk Ikut Event Olahraga

2
Berlari merupakan salah satu bentuk latihan yang mudah.(Foto: Unsplash/Charlotte Karlsen)

"Tetap bugar sesuatu yang bisa dinikmati semua orang di seluruh dunia. Itu memiliki manfaat yang signifikan bagi tubuh dan pikiran kita. Berlari jadi salah satu bentuk latihan yang paling mudah, karena hanya butuh beberapa pelatih dan di luar ruangan," kata juru bicara Reebok dalam sebuah pernyataan.

Banyak dari negara-negara itu menawarkan pemandangan yang menakjubkan, sempurna untuk dinikmati di jogging di luar.

Berlari tentu memiliki segudang manfaat dengan menjaga kesehatan secara keseluruhan. Ini bisa dibilang sebagai salah satu cara terbaik untuk melihat sebuah negara atau kota yang baru.

Negara-negara tertentu dapat melihat informasi ini sebagai titik awal untuk meningkatkan permainan kebugaran mereka. Mungkin tahun depan, Swiss bisa tersisih sebagai ibu kota kebugaran dunia.

“Sangat menyenangkan melihat destinasi terpopuler untuk kebugaran dan berlari yang tersebar di seluruh dunia. Mulai dari Australia hingga AS. Dengan Inggris berada di peringkat ke-11, akan fantastis melihat posisi ini meningkat selama beberapa tahun mendatang. Juga untuk mencapai target 10 ibu kota kebugaran terbaik di dunia,” katanya. (lgi)

Baca juga:

New York Bakal Bangun Jembatan Khusus Pesepeda dan Pejalan Kaki

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Bagikan