Menunggu Keajaiban Buah Dewadaru Sianto di Klenteng Tjoe Soe Kong

Widi HatmokoWidi Hatmoko - Senin, 09 Januari 2017
Menunggu Keajaiban Buah Dewadaru Sianto di Klenteng Tjoe Soe Kong

Nenek Rumi (75) duduk di bawah pohon dewadaru sianto.(MP/Widi Hatmoko)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Klenteng Tjoe Soe Kong di Pantau Tanjung Kait Mauk, Kabupaten Tangerang ternyata memiliki pohon dewadaru sianto yang dipercaya bisa membawa keberuntungan. Pohon yang konon batangnya dijadikan sebagai tongkatnya para wali ini terletak di pojok sebelah kanan bangunan utama Klenteng Tjoe Soe Kong.

Jenis tumbuhan perdu yang dikenal dengan sianto, asam selong atau asam Belanda ini juga terdapat di beberapa daerah seperti Pulau Karimun Jawa dan kawasan ziarah Gunung Kawi Jawa Timur. Jika sudah masak, buah dari pohon dewadaru sianto ini rasanya manis. Namun jika masih mentah rasanya asam.

Nenek Rumi (75) adalah salah seorang warga Desa Tanjung Kait yang hampir setiap hari duduk dan tiduran di bawah pohon buah dewadaru sianto. Nenek Rumi mengaku, sejak kecil ia sudah mengetahui jika duduk di bawah pohon yang tingginya kurang lebih 3, 4 meter ini, dan kejatuhan buah atau daun pohon tersebut bisa mendapatkan keberuntungan, baik jodoh, rezeki, derajat atau keselamatan.

Buah dewandaru sianto di Klenteng Tjoe Soe Kong Tanjung Kait. (MP/Widi Hatmoko)

"Katanya begitu, bisa dapat keberuntungan (jika kejatuhan daun atau buah sianto-red). Makanya, di rumah enggak ada kerjaan ke sini aja," ujar Nenek Rumi kepada merahputih.com, Senin (9/1).

Hal ini juga diakui oleh Arsali (64), salah seorang warga yang ikut mengelola bagian dari Klenteng Tjoe Soe Kong. Namun demikian, saat ini orang yang ingin mendapatkan keberuntungan dari jenis pohon buah yang juga disebut-sebut jika di Gunung Kawi dulunya batang pohon tersebut adalah tongkat Eyang Junggo dari daratan China (tokoh yang dikeramatkan di Gunung Kawi), sudah jarang. "Sekarang sih masih ada aja (yang mencari keberuntungan-red), tapi jarang," ucapnya.

Sementara, pengelola Klenteng Tjoe Soe Kong, Soen Kim (79) mengaku, banyak orang yang mengait-kaitkan pohon dewandaru sianto di klenteng tersebut dengan tempat ziarah keramat Gunung Kawi. "Itu sebenarnya yang di Gunung Kawi, tapi banyak yang mengait-kaitkan. Tapi yang percaya, ada aja yang duduk-dusuk,atau tiduran di bawahnya. Kan ada bangkunya di situ, tempatnya juga adem," katanya.

#Klenteng Tjoe Soe Kong #Tanjung Kait #Tionghoa # Kabupaten Tangerang
Bagikan
Ditulis Oleh

Widi Hatmoko

Menjadi “sesuatu” itu tidak pernah ditentukan dari apa yang Kita sandang saat ini, tetapi diputuskan oleh seberapa banyak Kita berbuat untuk diri Kita dan orang-orang di sekitar Kita.

Berita Terkait

Fun
Cara Unik Rayakan Imlek, 3 Film Horor Pilihan Bertema Budaya Tionghoa
Film-film horor ini menghadirkan nuansa mistis, kutukan, hingga tradisi leluhur kental Tionghoa, sehingga cocok menjadi hiburan menegangkan.
Wisnu Cipto - Senin, 16 Februari 2026
Cara Unik Rayakan Imlek, 3 Film Horor Pilihan Bertema Budaya Tionghoa
Lifestyle
Makna Imlek 2026: Tahun Shio Kuda Api yang Bawa Energi Perubahan Kuat
Makna Imlek 2026 menandai tahunnya Shio Kuda. Shio ini membawa energi perubahan kuat dan membuka era baru.
Soffi Amira - Kamis, 12 Februari 2026
Makna Imlek 2026: Tahun Shio Kuda Api yang Bawa Energi Perubahan Kuat
Lifestyle
7 Tradisi Imlek yang Masih Lestari di Indonesia, Jadi Simbol Harapan dan Kebersamaan
Tradisi Imlek di Indonesia ini masih biasa dilakukan oleh masyarakat Tionghoa. Tradisi itu menjadi simbol harapan dan kebersamaan.
Soffi Amira - Kamis, 12 Februari 2026
7 Tradisi Imlek yang Masih Lestari di Indonesia, Jadi Simbol Harapan dan Kebersamaan
Berita Foto
Ornamen Tionghua Hiasi Pusat Perbelanjaan Jelang Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili di Jakarta
Pengunjung berfoto bersama dengan latar belakang Ornamen Oriental Khas Imlek di Pusat Perbelanjaan Plaza Senayan, Jakarta, Rabu (11/2/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 11 Februari 2026
Ornamen Tionghua Hiasi Pusat Perbelanjaan Jelang Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili di Jakarta
Tradisi
Warna Merah dan Imlek, Simbol Perayaan dan Harapan Keberuntungan
Warna merah dalam kebudayaan Tionghoa merupakan salah satu budaya yang paling kaya akan simbol.
Dwi Astarini - Jumat, 06 Februari 2026
 Warna Merah dan Imlek, Simbol Perayaan dan Harapan Keberuntungan
Indonesia
13 Ribu Kepala Keluarga Korban Banjir Dapat Bantuan Pangan Dinsos Kabupaten Tangerang
Saat ini Pemda masih menunggu hasil asesmen lanjutan untuk menambah serta menentukan bentuk dan jumlah bantuan berikutnya yang disalurkan kepada para korban.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 01 Februari 2026
13 Ribu Kepala Keluarga Korban Banjir Dapat Bantuan Pangan Dinsos Kabupaten Tangerang
Indonesia
Banjir Kabupaten Tangerang Kian Parah, 24 dari 29 Kecamatan Terendam
BPBD Kabupaten Tangerang melaporkan bencana banjir yang melanda kini meluas hingga 24 kecamatan dari total 29 kecamatan.
Wisnu Cipto - Rabu, 14 Januari 2026
Banjir Kabupaten Tangerang Kian Parah, 24 dari 29 Kecamatan Terendam
Indonesia
Warga Taman Cikande Tangerang Dikepung Banjir 2 Meter, Butuh Logistik & Obat-obatan
Warga Perumahan Taman Cikande harus menggunakan perahu rakit sederhana dari susunan galon air dan tong plastik.
Wisnu Cipto - Rabu, 14 Januari 2026
Warga Taman Cikande Tangerang Dikepung Banjir 2 Meter, Butuh Logistik & Obat-obatan
Indonesia
50 Ribu Jiwa Terdampak, Pemkab Tangerang Tetapkan Status Tanggap Darurat Banjir
Penetapan status tanggap darurat iambil untuk mempercepat penanganan bencana dan pemenuhan kebutuhan dasar warga korban banjir di Kabupaten Tangerang.
Wisnu Cipto - Rabu, 14 Januari 2026
50 Ribu Jiwa Terdampak, Pemkab Tangerang Tetapkan Status Tanggap Darurat Banjir
Indonesia
Cuaca Ekstrem seperti Fenomena Hujan Es Masih Berpotensi Terjadi di Tangerang Raya Tiga Hari Ke Depan
Hal ini seperti disampaikan Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah II, Hartanto.
Frengky Aruan - Sabtu, 01 November 2025
Cuaca Ekstrem seperti Fenomena Hujan Es Masih Berpotensi Terjadi di Tangerang Raya Tiga Hari Ke Depan
Bagikan