Hampir 80 Ribu Warga Kabupaten Tangerang Rentan HIV/AIDS, Terbanyak Ibu Hamil
Ilustrasi HIV/AIDS. (Foto: Pexels/Anna Shvets)
MerahPutih.com - Hampir 80 ribu warga Kabupaten Tangerang masuk kategorikan rentan terjangkit penyakit menular aktif Human Immunodeficiency Virus (HIV/AIDS) berdasarkan data dinas kesehatan (Dinkes) setempat.
"Data secara detail sebanyak 79.559 orang berisiko terduga menderita HIV berasal dari sejumlah kelompok," kata Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Tangerang Sumihar Sihaloho di Tangerang, Jumat (25/4).
Data warga rentan terjangkit HIV/AIDS itu terbagi beberapa kelompok di antaranya ibu hamil 61.571 orang, pasien Tuberkulosis (TBC) 11.881 orang, pasien Infeksi Menular Seksual (IMS) 2.002 orang.
Baca juga:
Terdapat pula dari kelompok Lelaki Seks Lelaki (LSL) 1.912 orang, Wanita Pekerja Seksual (WPS) 219 orang, transgender/waria 219 orang, pengguna Napza suntik (penasun) 6 orang, dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) 1.110 orang.
"Kelompok berisiko ini rentan terhadap penularan virus HIV," tandas pejabat Dinkes Kabupaten Tengerang itu, dikutip Antara.
Namun, Sumihar menambahkan angka 79.559 jiwa itu hanya data sasaran orang berisiko terduga menderita HIV untuk dilakukan pemeriksaan dan belum dinyatakan positif. Untuk kasus positif HIV tercatat ada 63 orang berdasarkan hasil penelitian tahun 2024 itu. (*)
Bagikan
Wisnu Cipto
Berita Terkait
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Banjir Kabupaten Tangerang Kian Parah, 24 dari 29 Kecamatan Terendam
Warga Taman Cikande Tangerang Dikepung Banjir 2 Meter, Butuh Logistik & Obat-obatan
50 Ribu Jiwa Terdampak, Pemkab Tangerang Tetapkan Status Tanggap Darurat Banjir
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan