Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Menuju Hub: Stasiun Tersibuk di Indonesia, Manggarai, makin Disesaki 'Anker'

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 02 Juni 2022
Menuju Hub: Stasiun Tersibuk di Indonesia, Manggarai, makin Disesaki 'Anker'

Menjelang pengembangan menjadi stasiun sentral atau hub, para penumpang masih kebingungan. (krl.co.id)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BELAKANGAN ini kerusuhan di stasiun tersibuk di Indonesia semakin menjadi-jadi. Keluhan para anak kereta yang disebut 'anker' semakin ramai, terutama dari mereka yang terpaksa berganti kereta akibat adanya perubahan pola transit.

Pada Rabu (1/6), pengguna KRL disebut mendominasi. Hingga pukul 16.00 WIB, ada sebanyak 260.626 orang, sedangkan volume pengguna pada Senin-Selasa sebelumnya sebanyak 605.527 orang dan 611.410 orang.

BACA JUGA:

Disebut Presiden Jokowi Jadi Pangan Alternatif, ini Manfaat Kesehatan Sorgum

Menjelang pengembangan menjadi stasiun sentral atau hub, para penumpang masih kebingungan dan belum terbiasa berganti kereta berdasarkan pengaturan peron yang baru. Diberitakan, nantinya stasiun yang akan dijadikan stasiun sentral ini akan dibangun menjadi 18 peron.

stasiun manggarai
Selain melayani KRL Jabodetabek, Manggarai akan menjadi pemberhentian terakhir semua kereta jarak jauh. (krl.co.id)

Pihak VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba mengatakan banyaknya jumlah peron tersebut membuat pola transit di Stasiun Manggarai tidak memungkinkan jika tetap menggunakan cara manual, yaitu menyebrangi rel. Pasalnya, hal itu dapat menghambat laju kereta yang melintas dan mengancam keselamatan penumpang. Oleh karena itu, pola transit di stasiun ini diubah menjadi pola vertikal. Penumpang KRL, bila ingin transit, hanya perlu naik atau turun peron.

Untuk memudahkan mobilitas saat transit penumpang, telah disiapkan sejumlah tangga, eskalator, dan lift karena stasiun akan dibangun menjadi tiga lantai. Hingga akhir Mei, proses pembangunan Stasiun Manggarai sudah mencapai 60 persen dan sedang dilakukan pengerjaan switch over kelima (SO 5).

Stasiun Manggarai melayani perhentian KRL Commuter Line tujuan Jakarta Kota, Bogor, Tanah Abang, dan Bekasi. Nantinya, ketika menjadi stasiun sentral, Manggarai akan menggantikan Stasiun Gambir. Tidak akan ada lagi kereta jarak jauh yang masuk ke Gambir, Manggarai akan menjadi pemberhentian terakhir semua kereta jarak jauh.

Sejarah Stasiun Manggarai

stasiun manggarai
Selain melayani KRL Jabodetabek, Stasiun Manggarai akan menjadi pemberhentian terakhir semua kereta jarak jauh. (krl.co.id)

Selain menjadi stasiun tersibuk, seperti beberapa stasiun di Jakarta, Manggarai telah ditetapkan sebagai cagar budaya karena mempunyai nilai sejarah yang tinggi.

BACA JUGA:

Bima Arya Keluarkan Aturan Baru Baju Dinas, Brand Lokal Makin Unjuk Gigi

Pembangunan Stasiun Manggarai dimulai pada 1914 yang dipimpin arsitek Belanda bernama Ir J Van Gendt. Selain stasiun, dibangun pula balai yasa dan rumah-rumah dinas pegawai perusahaan kereta api negara, Staatssporwegen (SS). Pada 1 Mei 1918, Stasiun Manggarai diresmikan.

Sebenarnya pada waktu peresmian, stasiun ini masih jauh dari selesai, karena sang arsitek, Van Gendt merancang tiang peron berbahan baja. Namun, karena Perang Dunia I bergejolak, pasokan baja dari Eropa tidak datang sehingga digunakan kayu jati sebagai pengganti tiang peron.

Bertepatan ulang tahun ke-50 SS, perusahaan ini mengoperasikan kereta listrik pertama kali dengan lintas Jakarta-Tanjung Priok. SS melanjutkan proyek elektrifikasi sampai Stasiun Manggarai yang rampung pada 1 Mei 1927.

Beberapa peristiwa sejarah terjadi di lokasi ini. Stasiun Manggarai merupakan stasiun awal keberangkatan pemindahan ibu kota sementara ke Yogyakarta pada 4 Januari 1946. Segala persiapan rahasia untuk perjalanan presiden dan wakil presiden kala itu dilaksanakan di stasiun ini.

Selain itu, Panglima Besar Jenderal Soedirman pernah singgah di Stasiun Manggarai dalam rangka menghadiri perundingan gencatan senjata di Jakarta. Kedatangan Sang Panglima dan rombongan di Stasiun Manggarai pada 1 November 1946 disambut sorak sorai rakyat Indonesia.(aru)

BACA JUGA:

Jepang Terima Kembali Wisatawan, Simak Persyaratannya

#Gaya Hidup #Penumpang KRL #Stasiun Kereta Api
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Stasiun Yogyakarta Kini Punya Lelana Gallery, Ruang Kreatif untuk UMKM Berbasis Budaya
Stasiun Yogyakarta kini memiliki Lelana Gallery yang menampilkan produk UMKM berbasis budaya dan keberlanjutan. Inisiatif KAI Wisata ini mendukung ekonomi kreatif lokal.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 Juli 2026
Stasiun Yogyakarta Kini Punya Lelana Gallery, Ruang Kreatif untuk UMKM Berbasis Budaya
Indonesia
Barang Tertinggal di Kereta Capai 12.656 Item, Nilainya Tembus Rp 8,8 Miliar
PT KAI menemukan 12.656 barang tertinggal di kereta dan stasiun selama enam bulan pertama 2026. Nilainya mencapai Rp 8,8 miliar, dari tas hingga laptop dan perhiasan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 10 Juli 2026
Barang Tertinggal di Kereta Capai 12.656 Item, Nilainya Tembus Rp 8,8 Miliar
Berita Foto
Pengguna KRL Commuter Line Jabodetabek Tembus 28,96 Juta hingga Mei 2026
Suasana sejumlah penumpang menaiki Kereta KRL Comuter Line Jabodetabek jurusan Rangkas Bitung di Stasiun Tanah Abang, Jakarta, Senin (29/6/2026).
Didik Setiawan - Senin, 29 Juni 2026
Pengguna KRL Commuter Line Jabodetabek Tembus 28,96 Juta hingga Mei 2026
Indonesia
Jumlah Penumpang KA Jarak Jauh dan Lokal Capai 24 Juta Penumpang
Pertumbuhan di Sumatra menjadi bagian penting dari penguatan konektivitas daerah.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 17 Juni 2026
Jumlah Penumpang KA Jarak Jauh dan Lokal Capai 24 Juta Penumpang
Indonesia
KRL Relasi Cikarang-Duri Runtuh Akibat Kebakaran di Tanah Abang, Buruh Ibu Kota Terancam Telat Massal
Akibat gangguan ini, waktu tunggu penumpang menjadi lebih lama dari biasanya
Angga Yudha Pratama - Jumat, 05 Juni 2026
KRL Relasi Cikarang-Duri Runtuh Akibat Kebakaran di Tanah Abang, Buruh Ibu Kota Terancam Telat Massal
Indonesia
Bakal Makin Mudah Naik Turun, PT KAI Perpanjang Peron Stasiun Bogor
Bogor Line menjadi salah satu lintas dengan mobilitas pelanggan tertinggi di wilayah Jabodetabek.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 20 Mei 2026
Bakal Makin Mudah Naik Turun, PT KAI Perpanjang Peron Stasiun Bogor
Indonesia
Perjalanan KRL Alami Keterlambatan Parah Usai Pencurian Prasarana Vital KAI di Lintas Daru
Aksi vandalisme terhadap perangkat perkeretaapian tidak hanya merugikan secara material, namun juga mengancam keselamatan perjalanan kereta api serta masyarakat luas
Angga Yudha Pratama - Jumat, 08 Mei 2026
Perjalanan KRL Alami Keterlambatan Parah Usai Pencurian Prasarana Vital KAI di Lintas Daru
Indonesia
Perempuan Berjibaku di Kereta Commuter Line, di Antara Desakan dan Harapan
Setiap hari, perempuan harus berhadapan dengan kondisi kereta yang padat, ruang gerak yang terbatas, dan situasi yang tidak selalu nyaman.
Dwi Astarini - Kamis, 07 Mei 2026
Perempuan Berjibaku di Kereta Commuter Line, di Antara Desakan dan Harapan
Indonesia
KRL Rangkasbitung Alami Gangguan, KAI Commuter Upayakan Normalisasi Antrean Penumpang
Perjalanan dinyatakan aman kembali untuk dilintasi dengan kecepatan terbatas mulai pukul 20.06 WIB.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 04 Mei 2026
KRL Rangkasbitung Alami Gangguan, KAI Commuter Upayakan Normalisasi Antrean Penumpang
Indonesia
Sambaran Petir Biang Keladi KRL Arah Serpong Cuma Sampai Stasiun Kebayoran Lama
KRL Green Line Tanah Abang–Rangkasbitung terganggu akibat listrik aliran atas tersambar petir. Perjalanan hanya sampai Serpong dan Kebayoran Lama. KAI Commuter lakukan penanganan.
Wisnu Cipto - Senin, 04 Mei 2026
Sambaran Petir Biang Keladi KRL Arah Serpong Cuma Sampai Stasiun Kebayoran Lama
Bagikan