Menteri Koperasi dan UKM Dorong UKM Go Digital

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 23 Maret 2021
Menteri Koperasi dan UKM Dorong UKM Go Digital

UMKM didorong untuk go digital. (foto: Unsplash/blake wisz)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

TANTANGAN yang timbul di masa pandemi telah mendorong banyak pelaku UKM untuk bergeliat dan tetap berusaha. Hal ini antara lain dibuktikan dengan sektor eCommerce yang meningkat pesat. Berbagai penelitian menunjukkan adanya peningkatan jumlah pertumbuhan eCommerce yang hampir mencapai 100% di 2020.

Pemerintah pun mendorong pelaku UKM untuk go digital. Hal ini dipandang penting untuk mengintegrasikan ekosistem digital dengan pembayaran digital, agar dapat mengakses pasar yang lebih luas.

BACA JUGA:

Babak Preliminary Stage Performance ILAC di ICE 2021 Berlangsung Seru

Selaras dengan hal tersebut, tahun 2020 lalu PT Bank HSBC Indonesia (HSBC Indonesia) meluncurkan proposisi baru yang ditujukan bagi segmen UKM, bernama HSBC FUSION. Dalam rangka memperingati setahun peluncurannya, HSBC FUSION mengadakan diskusi webinar yang mengusung tema: Transformasi UKM Indonesia untuk Bangkit dan Jadi Besar.

Acara diskusi ini menghadirkan Menteri Koperasi dan UKM Republik Indonesia Teten Masduki. "Perekonomian di Indonesia sempat terkoreksi karena terdampak pandemi COVID-19. Pemulihan ekonomi hanya terjadi jika sektor kesehatan dapat teratasi dengan baik. Alhamdulillah kini vaksinasi sedang dijalankan. Pertumbuhan ekonomi kita jauh lebih baik dari negara ASEAN lain atau bahkan negara maju," tuturnya.

teten masduki

Teten Masduki sebut UKM kembali bangkit setelah tergilas pandemi (Sumber: Istimewa)

Lebih jauh Teten menuturkan Kementerian Koperasi dan UKM menyiapkan 4 transformasi besar yaitu transformasi dari informal ke formal, transformasi ke digital dan pemanfaatan teknologi, transformasi ke dalam rantai nilai dan modernisasi koperasi.

Deputi Bidang UKM Kementrian Koperasi dan UKM Hanung Harimba Rahman menyebutkan sektor UKM yang memiliki potensi besar. "UKM dengan potensi terbesar yakni pertanian, peternakan dan perikanan, furniture and home decor, indigineous product, fesyen muslim dan industri manufaktur," urainya.

Meski demikian ada sejumlah hambatan yang bisa mengganggu UKM. "Infrastruktur kurang memadai, regulasi belum optimal, input lokal minim dan ketergantungan produk impor," urainya. Selain itu Hanung menyoroti sulitnya akses modal oleh UKM dan bank sulit menghitung risiko.

Dengan berbagai hambatan yang diuraikan Hanung, Teten berharap peran serta perbankan. "Perbankan sangat dibutuhkan dalam mendukung transformasi UMKM menjadi konsolidator dan katalisator produk UMKM di sektor riil dan mendukung integrasi produk UMKM ke rantai pasok industri besar," ujarnya.

UMKM

Edhi Tjahja sebut pelaku UKM kerap satukan uang pribadi dan uang perusahaan (Sumber: Istimewa)

Sementara itu, Presiden Direktur HSBC Indonesia Francois de Maricourt dalam pidato pembukaannya mengatakan, “Melalui kapabilitas yang dimiliki HSBC kami ingin membantu bisnis UKM mempercepat pertumbuhan dan mencapai potensi maksimal. Salah satunya adalah dengan membantu bisnis bertransformasi agar dapat beradaptasi dengan model bisnis baru yang lebih tangguh, untuk dapat meraih pasar yang lebih luas. Artinya, kualitas produk akan lebih baik, kompetitif, dan memiliki potensi ekspor.

"Kami juga memperkenalkan kemampuan digital kami pada bisnis UKM untuk membantu mereka menjadi lebih gesit dan efektif dalam mengelola keuangan,” ujarnya.

Edhi Tjahja Negara mengatakan, “Pelaku UKM berbeda dengan pelaku-pelaku bisnis yang lain, Lebih dari 60% UKM menyatukan keuangan bisnis dan pribadi. Untuk itu tepat setahun yang lalu kami membangun proposisi yang baru untuk membantu UKM Indonesia yang kami sebut dengan HSBC Fusion. Inilah perpaduan perbankan bisnis dan pribadi agar pelaku UKM bisa mengelola keduanya dengan efektif, karena perpaduan keduanya memberikan kekuatan pada para pelaku ukm.” (Avia)

#Bisnis #UMKM #Gaya Hidup
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Iftinavia Pradinantia

I am the master of my fate and the captain of my soul
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Perkuat UMKM, 100 Pedagang Pasar Induk Kramat Jati Akses KUR dan Non-KUR Bank Jakarta
Sebanyak 100 pedagang Pasar Induk Kramat Jati mendapat akses KUR dan Non-KUR Bank Jakarta dengan plafon pembiayaan hingga Rp 500 juta.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 01 September 2026
Perkuat UMKM, 100 Pedagang Pasar Induk Kramat Jati Akses KUR dan Non-KUR Bank Jakarta
Berita Foto
Live Streaming Dorong UMKM Menjangkau Pasar Mancanegara
Pedagang menawarkan aneka busana muslim dengan memanfaatkan fitur live streaming pada aplikasi Shopee di Pasar Tanah Abang, Jakarta, Senin (31/8/2026).
Didik Setiawan - Senin, 31 Agustus 2026
Live Streaming Dorong UMKM Menjangkau Pasar Mancanegara
Lifestyle
Begini Pentingnya Komunitas Wellness Bagi Perempuan, Bangun Percaya Diri
Veronica Tan menyoroti pentingnya tersedianya ruang bagi masyarakat, terutama perempuan, untuk aktif menjaga kesehatan sekaligus membangun komunitas yang saling menguatkan.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 30 Agustus 2026
Begini Pentingnya Komunitas Wellness Bagi Perempuan, Bangun Percaya Diri
Kuliner
Menyesap Rasa, Menjalin Kisah dalam Seduhan Kopi
Sejak kopi bisa dinikmati rakyat secara umum, tradisi ngopi berkembang dari warung kopi sederhana di desa hingga kedai modern kekinian di kota besar.
Dwi Astarini - Minggu, 30 Agustus 2026
Menyesap Rasa, Menjalin Kisah dalam Seduhan Kopi
Indonesia
780 UMKM Siapkan 600 Ribu Porsi Kuliner Gratis di Pesta Rakyat Monas
Dari 780 UMKM binaan Pemprov DKI Jakarta, sebanyak 470 pelaku usaha bergerak di bidang makanan, sedangkan 310 lainnya merupakan penyedia minuman.
Yusuf Abdillah - Senin, 17 Agustus 2026
780 UMKM Siapkan 600 Ribu Porsi Kuliner Gratis di Pesta Rakyat Monas
Indonesia
Menteri UMKM Segera Keluarkan Aturan Diskon Biaya Layanan 50 Persen di Marketplace
Tujuan pemberian diskon 50 persen merupakan upaya pemerintah melindungi produk lokal agar dapat bersaing di platform.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 Agustus 2026
Menteri UMKM Segera Keluarkan Aturan Diskon Biaya Layanan 50 Persen di Marketplace
Indonesia
KUR Bikin 511.000 Pengusaha UMKM Berhasil Naik Kelas
Pemerintah mengimbau seluruh pelaku UMKM untuk memanfaatkan sisa alokasi plafon KUR yang masih terbuka lebar tahun ini untuk meningkatkan kapasitas dan produktivitas usaha.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 04 Agustus 2026
KUR Bikin 511.000 Pengusaha UMKM Berhasil Naik Kelas
Indonesia
DPR Harap Final Piala Dunia 2026 Jadi Momentum Panen Rezeki bagi UMKM Tanah Air
Pemda dan pelaku UMKM terus bersinergi untuk memanfaatkan animo masyarakat yang tinggi menjelang final Piala Dunia 2026.
Dwi Astarini - Jumat, 17 Juli 2026
DPR Harap Final Piala Dunia 2026 Jadi Momentum Panen Rezeki bagi UMKM Tanah Air
Indonesia
Bunga Pinjaman Bagi Pelaku Usaha Mikro Turun Dari 22,5 Persen Jadi 8 Persen
APBN 2026 diarahkan untuk mendukung delapan agenda prioritas nasional termasuk pemberdayaan UMKM.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Juli 2026
Bunga Pinjaman Bagi Pelaku Usaha Mikro  Turun Dari 22,5 Persen Jadi 8 Persen
Indonesia
Alogaritma Platform E-Commerce Harus Utamakan Produk UMKM Dalam Negeri
Selain mengutamakan produk lokal, Permendag Nomor 19 Tahun 2026 juga ditujukan untuk memperkuat perlindungan konsumen dalam perdagangan digital.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 16 Juli 2026
Alogaritma Platform E-Commerce Harus Utamakan Produk UMKM Dalam Negeri
Bagikan