Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Menteri Keuangan G7 Sebut Perpecahan Antara AS dan Eropa Makin Dalam

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Kamis, 16 April 2026
Menteri Keuangan G7 Sebut Perpecahan Antara AS dan Eropa Makin Dalam

Tentara Iran berpatroli di Selat Hormuz, Iran selatan, Selasa (30/4/2019). ANTARA/Xinhua/Ahmad Halabisaz/aa.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pertemuan Para menteri keuangan negara Kelompok Tujuh (G7) berlanhsung selama dua jam yang digelar di sela-sela pertemuan musim semi Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia, para peserta juga membahas dukungan bagi Ukraina serta kerja sama dalam pengamanan mineral kritis yang penting bagi industri teknologi tinggi dan keamanan nasional.

Para menteri keuangan negara kelompok tujuh ini sepakat melakukan upaya guna menstabilkan ekonomi global di tengah ketidakpastian akibat perang Amerika Serikat (AS) dan Israel melawan Iran.

Di tengah melonjaknya harga energi dan terganggunya rantai pasok global, Menteri Keuangan Jepang Satsuki Katayama mengatakan kepada wartawan setelah pertemuan di Washington bahwa bank-bank sentral cenderung mengambil sikap menunggu dan melihat dalam kebijakan moneter.

Ia mengakui sulit memastikan apakah gencatan senjata rapuh dalam perang yang telah berlangsung lebih dari satu bulan itu akan menghasilkan perdamaian jangka panjang.

Baca juga:

Bawa 2 Juta Barel Minyak, Supertanker Iran Bobol Blokade AS di Selat Hormuz

“Saya percaya ada pemahaman bersama bahwa kita perlu melakukan yang terbaik untuk meredakan situasi, termasuk memastikan kebebasan navigasi di Selat Hormuz,” ujarnya.

Katayama mengatakan, Menteri Keuangan AS Scott Bessent tidak menghadiri pertemuan karena benturan jadwal, serta menambahkan bahwa pernyataan bersama non-G7 yang disusun oleh Inggris pada dasarnya mencerminkan pandangan umum semua pihak.

Para menteri keuangan dan gubernur bank sentral G7 yang terdiri dari Inggris, Kanada, Prancis, Jerman, Italia, Jepang, dan AS, serta Uni Eropa, tidak mengeluarkan komunike bersama setelah menyelesaikan pembicaraan.

Bersama Inggris, menteri keuangan dari Australia, Jepang, Swedia, Belanda, Finlandia, Spanyol, Norwegia, Irlandia, Polandia, dan Selandia Baru menyatakan dalam dokumen mengenai Timur Tengah bahwa dampak terhadap pertumbuhan, inflasi, dan pasar akan tetap terasa bahkan jika konflik berakhir secara permanen.

Dalam dokumen tersebut, para menteri juga berkomitmen untuk mendorong kerja sama dan integrasi guna mendukung stabilitas regional dan global. Perang tersebut juga mengungkap perpecahan yang semakin dalam antara AS dan Eropa.

Dunia menyambut baik kesepakatan gencatan senjata dua pekan antara AS dan Iran yang dicapai pekan lalu, namun belum terlihat akhir dari konflik tersebut, dengan Selat Hormuz yang merupakan jalur vital perdagangan global di lepas pantai selatan Iran masih sebagian besar tertutup bagi lalu lintas maritim. (*)

#Iran #Minyak #Inflasi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
AS Kerahkan 20 Kapal ke Timur Tengah Buat Operasi Militer dan Blokade Selat Hormuz
AS dan Iran sebenarnya telah menandatangani nota kesepahaman pada 18 Juni untuk mengupayakan berakhirnya konflik sejak 28 Februari namun berakhir tanpa tindak lanjut.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 Juli 2026
AS Kerahkan 20 Kapal ke Timur Tengah Buat Operasi Militer dan Blokade Selat Hormuz
Dunia
Arab Saudi Tembak Jatuh Drone Iran Yang Sasar Kilang Minyak
Kementerian Luar Negeri Arab Saudi mengecam serangan tersebut, dan menegaskan tekad kerajaan “untuk menjaga keamanan dan kedaulatannya
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 27 Juli 2026
Arab Saudi Tembak Jatuh Drone Iran Yang Sasar Kilang Minyak
Dunia
3 Tanker Pro-AS Nekat Lewati Ranjau Iran di Selat Hormuz, 1 Meledak 2 Balik Kanan
iga tanker minyak pro-AS nekat melintasi Selat Hormuz. Satu meledak terkena ranjau Iran, dua lainnya mundur. Iran peringatkan kapal jangan terjebak janji keamanan Trump.
Wisnu Cipto - Kamis, 23 Juli 2026
3 Tanker Pro-AS Nekat Lewati Ranjau Iran di Selat Hormuz, 1 Meledak 2 Balik Kanan
Dunia
Kapal Asing Jangan Nekat Lewat Jalur Selat Hormuz, Iran Mulai Tebar Ranjau Laut
Presiden Donald Trump telah menegaskan gencatan senjata antara AS dan Iran sudah tidak lagi berlaku.
Wisnu Cipto - Kamis, 23 Juli 2026
Kapal Asing Jangan Nekat Lewat Jalur Selat Hormuz, Iran Mulai Tebar Ranjau Laut
Dunia
Trump Ancam Hancurkan Jembatan dan Pembangkit Listrik, Iran Bersiap Gelapkan Sekutu AS
Iran akan menyerang infrastruktur minyak, gas, ekonomi, dan pembangkit listrik di seantero Timur Tengah.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 23 Juli 2026
Trump Ancam Hancurkan Jembatan dan Pembangkit Listrik, Iran Bersiap Gelapkan Sekutu AS
Dunia
PLTN Diserang, Iran Balas Serangan ke Pusat Data Milik Amazon di Bahrain
Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran juga telah melancarkan serangan ke Yordania hingga menewaskan personel militer Amerika Serikat di sana.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 22 Juli 2026
PLTN Diserang, Iran Balas Serangan ke Pusat Data Milik Amazon di Bahrain
Dunia
Qatar, Mesir, Pakistan Ajukan Gencatan Senjata 10 Hari Antara AS dan Iran
Pada 18 Juni malam, Teheran dan Washington menandatangani memorandum yang mengatur pengakhiran konflik yang dimulai pada 28 Februari. Namun, sejak 8 Juli, pasukan AS telah melakukan beberapa rangkaian serangan
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 Juli 2026
Qatar, Mesir, Pakistan Ajukan Gencatan Senjata 10 Hari Antara AS dan Iran
Dunia
2 Tanker Meledak di Selat Hormuz, Iran Salahkan Agresi Blokade AS
Dua tanker minyak meledak di Selat Hormuz. Iran menuding blokade AS sebagai penyebab dan mengancam balasan. UKMTO melaporkan kapal terbakar di dekat Oman.
Wisnu Cipto - Selasa, 21 Juli 2026
 2 Tanker Meledak di Selat Hormuz, Iran Salahkan Agresi Blokade AS
Indonesia
Iran Siap Perang Darat Jika AS Menginvasi Pulau Kharg
Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), seperti dikutip kantor berita Tasnim, menyatakan akan segera memukul mundur segala upaya pasukan AS memasuki wilayah Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 20 Juli 2026
 Iran Siap Perang Darat Jika AS Menginvasi Pulau Kharg
Dunia
Iran Serang Sistem Rudal Patriot Pangkalan AS di Kuwait
Kota pelabuhan Bandar Abbas, salah satu pusat perdagangan terpenting di Iran bagian selatan, dilaporkan hampir sepenuhnya terisolasi akibat pengeboman Amerika Serikat.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 19 Juli 2026
Iran Serang Sistem Rudal Patriot Pangkalan AS di Kuwait
Bagikan