Menteri Darmin: Harga Komoditas Anjlok, Kemiskinan Bertambah

Adinda NurrizkiAdinda Nurrizki - Sabtu, 19 September 2015
Menteri Darmin: Harga Komoditas Anjlok, Kemiskinan Bertambah

Menko Perekonomian Darmin Nasution menjawab pertanyaan wartawan usai dipanggil Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Kamis (27/8). (Foto Setkab.go.id)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Keuangan - Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution mengatakan anjloknya harga komoditas menjadi salah satu penyebab meningkatnya angka kemiskinan di Indonesia.

"Turunnya harga komoditas perkebunan dan produk tambah mengganggu penghasilan banyak orang," ujarnya di Jakarta, Jumat (18/9).

Oleh sebab itu, guna mendorong ekspor komoditas, pihaknya memprioritaskan sektor perdagangan dalam paket kebijakan ekonomi tahap I. Mengingat sektor perdagangan memiliki andil besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.

"Kalau berdasarkan ranking, yang pertama itu adalah ekspor. Makanya ekspor harus didorong dan kita akan cari solusinya," ujarnya.

Darmin menjelaskan dari sektor perdagangan, Pemerintah berencana untuk mempermudah perizinan untuk melakukan ekspor. Di mana nantinya, eksportir hanya perlu menggunakan surat izin usaha perdagangan untuk melakukan ekspor. Dengan demikian, nantinya tidak akan ada lagi namanya ekspor terdaftar atupun tidak terdaftar. (rfd)

 

BACA JUGA:

  1. Faisal Basri Kritik Jurus Rajawali Ngepret Rizal Ramli
  2. Ini Alasan BI Pertahankan BI Rate Tetap 7,5 Persen
  3. Pertumbuhan Ekonomi RI 2016 5,4 Persen
  4. Harga Minyak Mentah melonjak Hampir Enam Persen
  5. Harga Emas Melonjak Jadi Rp502.000 per Gram
#Dampak Kemiskinan #Pertumbuhan Ekonomi Indonesia #Menko Perekonomian #Darmin Nasution
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Hingga Akhir 2026, Pemerintah Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Bakal Naik
Pemerintah memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) tidak naik hingga akhir 2026.
Yusuf Abdillah - Rabu, 23 September 2026
Hingga Akhir 2026, Pemerintah Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Bakal Naik
Indonesia
Menko Airlangga: Industri Tekstil Bukan Sunset Industry, Masih Terbuka Ruang Ekspansi
Airlangga Hartarto menyebut industri tekstil bukan sunset industry. Sektor TPT menyumbang 0,97% PDB, menyerap 4 juta tenaga kerja dan ekspor US$12 miliar.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 23 September 2026
Menko Airlangga: Industri Tekstil Bukan Sunset Industry, Masih Terbuka Ruang Ekspansi
Indonesia
Persyaratan Bedah Rumah Didesak Buat Disederhanakan, FokusDi Kantong Kemiskinan
Realisasi program bedah rumah memperhatikan aspek pemerataan di seluruh wilayah Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
Persyaratan Bedah Rumah Didesak Buat Disederhanakan, FokusDi Kantong Kemiskinan
Indonesia
Prabowo Soroti Inflasi 2,92 Persen dan Investasi Rp1.010 Triliun, Optimistis Ekonomi Indonesia
Presiden Prabowo Subianto optimistis Indonesia bisa masuk 5 besar ekonomi dunia pada 2050. Ia menyoroti inflasi 2,92 persen dan investasi Rp 1.010 triliun.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 17 September 2026
Prabowo Soroti Inflasi 2,92 Persen dan Investasi Rp1.010 Triliun, Optimistis Ekonomi Indonesia
Indonesia
Begini Cara Melihat Beda Data Kemiskinan Ala BPS Dengan Bank Dunia
BPS dan Bank Dunia menggunakan sumber data yang sama, yakni Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas). Namun, cara pengukuran kemiskinan yang digunakan berbeda karena memiliki tujuan yang berbeda.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 11 September 2026
Begini Cara Melihat Beda Data Kemiskinan Ala BPS Dengan Bank Dunia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Dunia Tempatkan Indonesia Jadi Negara Termiskin 2026
Klasifikasi resmi World Bank sendiri menempatkan Indonesia di kelompok negara berpenghasilan menengah-atas, bukan negara paling miskin.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 10 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Dunia Tempatkan Indonesia Jadi Negara Termiskin 2026
Indonesia
Jakarta sudah Kantongi Persetujuan Prinsip dari Menko Perekonomian, Siap Laksanakan Obligasi Daerah
Instrumen pembiayaan itu disebut akan menjadi salah satu sumber pendanaan alternatif di luar APBD.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Jakarta sudah Kantongi Persetujuan Prinsip dari Menko Perekonomian, Siap Laksanakan Obligasi Daerah
Indonesia
Faktor Ekonomi, Bapak Bawa Bayi Nekat Ngutil Kosmetik Minimarket Mercu Berakhir Damai
Aksi pria membawa bayi mencuri kosmetik di minimarket Mercu Buana, Jakarta Barat, berakhir damai. Polisi sebut barang murah, kasus tak dilanjutkan karena faktor ekonomi pelaku.
Wisnu Cipto - Kamis, 16 Juli 2026
Faktor Ekonomi, Bapak Bawa Bayi Nekat Ngutil Kosmetik Minimarket Mercu Berakhir Damai
Indonesia
Masyarakat Rentan Miskin Bertambah, Cak Imin Minta Warga Bersabar
"Akan ada saatnya kita bergerak untuk mengatasi yang rentan miskin. Sabar, kita akan terus bekerja keras."
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 28 April 2026
Masyarakat Rentan Miskin Bertambah, Cak Imin Minta Warga Bersabar
Indonesia
Luhut Lapor ke Prabowo, Hitungan Simulasi Ekonomi RI 3 Bulan ke depan Masih Aman
Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan laporkan simulasi ekonomi RI stabil 3 bulan ke depan, dengan defisit fiskal dijaga di bawah 3 persen PDB.
Wisnu Cipto - Rabu, 22 April 2026
Luhut Lapor ke Prabowo, Hitungan Simulasi Ekonomi RI 3 Bulan ke depan Masih Aman
Bagikan