Mentan Bantu Bibit Cengkeh Dorong Rempah-rempah Nunukan

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Selasa, 24 Oktober 2017
Mentan Bantu Bibit Cengkeh Dorong Rempah-rempah Nunukan

Menteri Pertanian Amran Sulaiman. (ANTARA FOTO/Ampelsa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam kunjungan kerja di Kabupaten Nunukan memberikan bantuan bibit cengkeh untuk mendorong agar wilayah perbatasan dapat mengekspor rempah-rempah ke negara tetangga, seperti Malaysia.

Pada kunjungan kerja ke Desa Bukit Aru Indah, Kecamatan Sebatik, Kabupaten Nunukan, Menteri Amran memfokuskan kinerja untuk mengembalikan kejayaan rempah-rempah di sisa dua tahun pemerintahan Kabinet Kerja.

"Mulai sekarang kembali ke perkebunan dan rempah-rempah. Dulu, 500 tahun lalu, Spanyol, Belanda, Inggris ke Indonesia karena rempah-rempah, bukan karena tambang," kata Amran di Nunukan, Senin (23/10).

Dia mengatakan, selama tiga tahun memimpin Kementerian Pertanian, Indonesia sudah bisa mandiri pangan, bahkan mengekspor beras, jagung, dan bawang merah dari daerah perbatasan, seperti Entikong, Belu, Malaka, dan Merauke.

Karena itu, Kementan fokus untuk mendorong komoditas rempah-rempah seperti cengkeh, lada, biji pala yang unggul sesuai keunggulan wilayah masing-masing.

Amran menyebutkan, Kementan menyediakan bibit cengkeh yang diberikan secara gratis sebanyak 30 juta batang untuk seluruh Indonesia.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Utara AM Santiaji menyebutkan, bantuan bibit cengkeh yang diberikan untuk Kabupaten Nunukan sebanya 13 ribu batang.

Dia menjelaskan, cengkeh merupakan komoditas rempah-rempah yang membutuhkan perhatian khusus dari petani karena proses tanamnya yang memakan waktu lama.

"Cengkeh proses tanamnya tiga tahun sudah bisa berbuah. Jadi, harus dijaga agar tidak mudah mati," kata Santiaji.

Dia menambahkan, potensi pendapatan yang didapat dari cengkeh sebesar Rp 120 ribu sampai Rp 130 ribu per kilogram, jika berkaca pada penjualan cengkeh di Sulawesi Selatan tahun ini. (*)

Sumber: ANTARA

#Menteri Pertanian #Andi Amran Sulaiman
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Pasrikan Ketersediaan, Mentan Amran Gadakan Pasokan Beras Premium di Ritel
Bulog memiliki stok yang cukup untuk memperkuat pasokan ke pasar. Stok beras Bulog saat ini sekitar 4,6 juta ton.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Pasrikan Ketersediaan, Mentan Amran Gadakan Pasokan Beras Premium di Ritel
Indonesia
25 Merek Beras Fortifikasi tak Sesuai Standar, DPR: Segera Tarik dari Pasar dan Tindak Tegas Pelaku
Persoalan tersebut tidak boleh dianggap sepele karena menyangkut hak konsumen sekaligus kualitas pangan yang dikonsumsi masyarakat.
Dwi Astarini - Rabu, 16 September 2026
25 Merek Beras Fortifikasi tak Sesuai Standar, DPR: Segera Tarik dari Pasar dan Tindak Tegas Pelaku
Indonesia
Di Pasar, Beras Premium Diduga Bergeser Jadi Fortifikasi
Amran menyoroti dugaan penjualan beras fortifikasi dengan harga tinggi mencapai Rp 57.000 per kilogram, padahal harga seharusnya berada sekitar Rp 13.000 per kilogram.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 16 September 2026
Di Pasar, Beras Premium Diduga Bergeser Jadi Fortifikasi
Berita
Beras Fortifikasi Jadi Sorotan, Ini 25 Merek yang Disebut Tak Sesuai Standar
Kementan mengungkap 25 merek beras fortifikasi diduga tak sesuai standar. Simak daftar merek, kandungan, dan penjelasan beras fortifikasi.
ImanK - Rabu, 16 September 2026
Beras Fortifikasi Jadi Sorotan, Ini 25 Merek yang Disebut Tak Sesuai Standar
Indonesia
Amran Bersih Bersih Kementan, Copot 14 Pejabat
Apabila pemeriksaan membuktikan adanya kerugian negara, kasus tersebut akan diserahkan kepada aparat penegak hukum (APH)
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 18 Agustus 2026
Amran Bersih Bersih Kementan, Copot 14 Pejabat
Indonesia
DPR Desak Penipuan Beras Premium tak Sesuai Standar Ditindak Tegas
Temuan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, yang mengungkap adanya dugaan beras premium tidak sesuai standar kualitas, merupakan persoalan serius.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
DPR Desak Penipuan Beras Premium tak Sesuai Standar Ditindak Tegas
Indonesia
Diresmikan Mentan Amran, Peternakan Sapi Perah Terbesar Dapat Suntikan Investasi Rp 1,2 Triliun
Jawa Tengah mampu menjadi salah satu lumbung susu nasional dengan kontribusi sekitar 20 persen terhadap kebutuhan nasional.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 Juli 2026
Diresmikan Mentan Amran, Peternakan Sapi Perah Terbesar Dapat Suntikan Investasi Rp 1,2 Triliun
Indonesia
Produksi Beras Indonesia Cetak Rekor Saat Dunia Lesu, FAO Tempatkan RI di Posisi Keempat Global
FAO memproyeksikan produksi beras Indonesia mencapai 38,6 juta ton pada 2026/2027. Indonesia kini menjadi produsen beras terbesar keempat dunia.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 22 Juni 2026
Produksi Beras Indonesia Cetak Rekor Saat Dunia Lesu, FAO Tempatkan RI di Posisi Keempat Global
Indonesia
Pemerintah Pastikan Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino
Optimisme tersebut tecermin dari kondisi neraca komoditas pangan strategis per Juni, terutama beras.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Juni 2026
Pemerintah Pastikan Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino
Indonesia
Pemerintah Siapkan Perkebunan Rakyat 870 Ribu Hektare, Dorong Hilirisasi dan Serap Tenaga Kerja
Pemerintah mempercepat program perkebunan rakyat seluas 870 ribu hektare untuk mendukung hilirisasi kakao, kopi, kelapa, dan tebu.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 19 Juni 2026
Pemerintah Siapkan Perkebunan Rakyat 870 Ribu Hektare, Dorong Hilirisasi dan Serap Tenaga Kerja
Bagikan