MerahPutih.com - Menteri Sosial Tri Rismaharini menyambangi Posko Pengungsi masyarakat terdampak kebakaran kilang minyak Pertamina di Balongan, Indramayu, Jawa Barat memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak kebakaran terpenuhi.
Kepada seorang gadis pengungsi yang dijumpainya Mensos memijit bahunya. Mensos menyampaikan simpatinya dan berpesan agar sabar menerima cobaan.
Baca Juga:
Kilang Balongan Terbakar, DPR Minta Pertamina Amankan Pasokan BBM
Seorang pengungsi Aminah menyatakan, dirinya masih trauma dengan kejadian yang dia alami. Pukul 01.00 WIB saat masih tidur nyenyak, dikagetkan dengan bunyi ledakan yang sangat keras. Saat itu, ia dan dua anaknya memilh berlari menyelamatkan diri. Trauma membuat ia tidak bisa memejamkan mata.
"Yang sabar ya. Mudah-mudahan kondisi segera pulih. Semua ada hikmahnya, " kata Mensos kapada Aminah yang menempati Posko di lapangan futsal. Mensos juga melihat pengungsi di gedung olahraga (GOR).
Menghilangkan trauma, Risma mengirimkan 5 personel untuk memberikan Layanan Dukungan Psikososial (LDP) dari Balai Besar Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Intelektual "Kartini" Temanggung.
Dalam kesempatan tersebut, Mensos menyalurkan bantuan logistik dalam rangka penanganan bencana di Kabupaten Indramayu dengan nilai total Rp305.184.250.
Bantuan terdiri dari Makanan Siap Saji 600 paket, Makanan Anak 300 paket, selimut 200 lembar, Kasur 300 unit, Kids ware 60 paket, Family Kids 100 Paket dan, tenda gulung 50 lembar.
Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan, korban meninggal sebanyak 1 orang atas nama Mashadi Dulkodir (62) warga Ds. Balongan RT. 04 RW 02 Kec. Balongan, Indramayu. Almarhum wafat karena serangan jantung menyusul bunyi ledakan dari lokasi kilang minyak.
Selain itu, sebanyak 6 orang luka berat, dan 16 orang luka ringan dengan total pengungsi sebanyak 938 orang yang kini ditampung di tiga pos pengungsian. Yakni di Islamic Center Indramayu berjumlah 392 orang.
Lalu, Pendopo Kabupaten Indramayu dengan pengungsi berjumlah 320 orang. Dan di Komplek GOR Perumahan Pertamina Bumi Patra berjumlah 220 orang. Namun, semua pengungai dipusatkan di GOR Perumahan Pertamina Bumi Para pada hari ini (30/3). (Mauritz/ Cirebon)
Baca Juga:
Pantau Kilang Balongan, Dirut Pertamina: Empat Tangki Terdampak Kebakaran