Warga Tak Lagi Beli Pertamax, Stok Pertalite Menurun

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
Warga Tak Lagi Beli Pertamax, Stok Pertalite Menurun

Ilustrasi bbm subdisi Pertalite. Foto: Pertamina

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Stok Pertalite mengalami pengurangan dari yang sebelumnya di atas 20 hari menjadi 16–18 hari. Kondisi ini akibat terdapat perpindahan konsumen bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi ke BBM subsidi.

Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia menyampaikan turunnya stok Pertalite diakibatkan oleh pergeseran konsumen dari yang sebelumnya menggunakan BBM nonsubsidi seperti Pertamax, kini beralih menjadi Pertalite. Peralihan tersebut disebabkan oleh disparitas harga antara Pertalite dengan Pertamax.

Bahlil yang juga merangkap sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengatakan saat ini proses percampuran atau blending untuk pembuatan Pertalite sedang berlangsung di kilang.

Adapun waktu yang dibutuhkan untuk memulihkan stok Pertalite kembali di kisaran 20 hari seperti sebelumnya diperkirakan memakan waktu kurang lebih sepekan.

Baca juga:

Harga Pertalite-Biosolar Aman Minyak Dunia Tembus US$ 107 per Barel, Tumbalnya Pertamax Cs

“Mungkin untuk mencapai di angka 20 hari itu ya kita butuh waktu seminggu. Seminggu selesai. Tapi di 16–18 hari itu kan bukan berarti kita kekurangan standar minimal,” kata Bahlil.

Sementara itu, untuk jenis BBM lainnya, seperti Biosolar, Pertamax (RON 92), Pertamax Green (RON 95), Pertamax Turbo (RON 98), Bahlil menyampaikan tidak ada permasalahan.

Untuk Biosolar, RON 92, RON 95, RON 98 itu nggak ada masalah, nggak ada masalah, yang terjadi pergeseran itu RON 90,

ucap Bahlil.

Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) pada akhir Agustus 2026 mencatat konsumsi Pertalite naik hingga 12,92 persen pada Juli 2026, tepatnya sebulan setelah kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax.

Rata-rata penyaluran Pertalite sebelum terjadinya kenaikan harga Pertamax adalah 75.795 kiloliter (KL) per hari. Akan tetapi, setelah harga Pertamax naik dari Rp12.300 per liter menjadi Rp16.250 per liter pada 10 Juni 2026, terjadi lonjakan rata-rata penyaluran Pertalite.

Pada 10 Juni 2026, konsumsi Pertalite tercatat sebanyak 82.760 KL per hari, naik 9,19 persen dengan selisih 6.965 KL per hari apabila dibandingkan dengan rata-rata penyaluran Pertalite sebelum kenaikan harga Pertamax.

Kemudian, pada Juli 2026, kenaikan konsumsi Pertalite kembali terjadi, yakni sebanyak 85.589 KL per hari, naik 12,92 persen dengan selisih 9.794 KL per hari apabila dibandingkan dengan rata-rata penyaluran Pertalite sebelum kenaikan harga Pertamax.

Pada periode Agustus, terjadi penurunan konsumsi Pertalite apabila dibandingkan dengan bulan Juli. Rata-rata penyaluran Pertalite pada bulan Agustus berada di kisaran 84.368 KL per hari, lebih rendah dibandingkan dengan bulan Juli.

#Pertalite #Pertamax #BBM
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Warga Tak Lagi Beli Pertamax, Stok Pertalite Menurun
Waktu yang dibutuhkan untuk memulihkan stok Pertalite kembali di kisaran 20 hari seperti sebelumnya diperkirakan memakan waktu kurang lebih sepekan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
Warga Tak Lagi Beli Pertamax, Stok Pertalite Menurun
Indonesia
Atasi Kelangkaan di Bali, Pertamina Kirim Kapal Tangker Isi 57,9 Juta Liter BBM
Pertamina Patra Niaga mengoptimalkan kedatangan kapal tanker secara bertahap pada 14–17 Oktober 2026 melalui Terminal Manggis dan Terminal Sanggaran.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
Atasi Kelangkaan di Bali, Pertamina Kirim Kapal Tangker Isi 57,9 Juta Liter BBM
Indonesia
Antrean BBM Makin Parah, Bali Tetapkan Kerja dan Belajar dari Rumah 3 Hari Mulai Besok
Pemprov Bali berlakukan WFH dan sekolah daring 15-17 Oktober 2026 imbas antrean BBM. Simak aturan selengkapnya di sini!
Wisnu Cipto - Rabu, 14 Oktober 2026
Antrean BBM Makin Parah, Bali Tetapkan Kerja dan Belajar dari Rumah 3 Hari Mulai Besok
Indonesia
Antrean Beli BBM di Bali Rugikan Warga dan Pariwisata Pulau Dewata
Kondisi tersebut, merugikan aktivitas ekonomi masyarakat dan tidak sejalan dengan posisi sebagai destinasi pariwisata internasional.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Oktober 2026
Antrean Beli BBM di Bali Rugikan Warga dan Pariwisata Pulau Dewata
Indonesia
Antrean Panjang Beli BBM Terjadi di Pontianak, Pertamina Didesak Segera Bertindak
Ketersediaan stok perlu dijaga agar keterlambatan pengiriman di satu wilayah tidak memicu persoalan pasokan di wilayah lain.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Oktober 2026
Antrean Panjang Beli BBM Terjadi di Pontianak, Pertamina Didesak Segera Bertindak
Indonesia
Warga Bali Antre Beli BBM, Koster Meminta Masyarakat Tidak Panik
Penambahan pasokan dan percepatan penyaluran diharapkan dapat mengurangi antrean kendaraan serta memulihkan pelayanan pengisian BBM bagi masyarakat.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
Warga Bali Antre Beli BBM, Koster Meminta Masyarakat Tidak Panik
Indonesia
BBM Langka di Bali, Gubernur Koster Sebut Warga Panik Takut Kehabisan
. Warga berbondong-bondong mengisi BBM secara bersamaan sehingga pasokan di sejumlah SPBU cepat habis.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Oktober 2026
BBM Langka di Bali, Gubernur Koster Sebut Warga Panik Takut Kehabisan
Indonesia
Harga BBM Capai Rekor Tertinggi, Prancis Gelontorlan Cadangan Minyak Nasional 10 Juta Barel ke Pasar
Langkah tersebut akan memungkinkan harga bahan bakar di stasiun pengisian turun sebesar 12-18 sen euro per liter.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Oktober 2026
Harga BBM Capai Rekor Tertinggi, Prancis Gelontorlan Cadangan Minyak Nasional 10 Juta Barel ke Pasar
Indonesia
BBM Bersubsidi Dipastikan Tidak Akan Naik Sampai Akhir Tahun 2026
Keputusan tersebut diambil di tengah dinamika harga minyak dunia yang terus dipantau pemerintah atas arahan Presiden Prabowo Subianto.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 05 Oktober 2026
BBM Bersubsidi Dipastikan Tidak Akan Naik Sampai Akhir Tahun 2026
Indonesia
Harga BBM Pertamina Oktober 2026, masih Stabil tanpa Penaikan
Daftar harga BBM di SPBU Pertamina di awal Oktober 2026 belum berubah.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
 Harga BBM Pertamina Oktober 2026, masih Stabil tanpa Penaikan
Bagikan