Mensos Juliari: Jangan Pelihara Orang Miskin

Zulfikar SyZulfikar Sy - Jumat, 31 Januari 2020
Mensos Juliari: Jangan Pelihara Orang Miskin

Menteri Sosial Juliari P Batubara saat memberikan arahan pada peluncuran Resolusi 2020 Kementerian Sosial di Jakarta, Kamis (30/1/2020) (ANTARA/HO-Humas Kemensos)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Menteri Sosial (Mensos) Juliari P Batubara mengingatkan jajarannya agar mengubah paradigma dalam menjalankan program-program yaitu dengan tidak memelihara orang miskin.

"Jangan memelihara orang miskin, bantu mereka, bukan hanya mengurangi pengeluarannya, tapi juga menjadikan mereka keluarga sejahtera," kata Juliari pada peluncuran Resolusi 2020 Kementerian Sosial di Jakarta, Kamis (30/1), dikutip Antara.

Baca Juga:

Omnibus Law Dianggap Memiskinkan Tenaga Kerja

Lebih lanjut, dia menambahkan, untuk menyejahterakan mereka dengan pemberdayaan sosial, Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang graduasi (keluar dari program bansos) juga bisa langsung mendapatkan fasilitas pinjaman lunak.

Dia menyebutkan, salah satu dari fokus program kesejahteraan sosial pada 2020 adalah penguatan program pemberdayaan sosial dalam penanggulangan kemiskinan.

Menteri Sosial Juliari P Batubara pada peluncuran Resolusi 2020 Kemensos dan slogan Kemensos HADIR di Jakarta, Kamis (30/1/2020) (ANTARA/Desi Purnamawati)
Menteri Sosial Juliari P Batubara pada peluncuran Resolusi 2020 Kemensos dan slogan Kemensos HADIR di Jakarta, Kamis (30/1/2020) (ANTARA/Desi Purnamawati)

"Nanti berapa KPM yang graduasi, berapa yang dapat Kube dan dapat program lain. Ini sudah saya sampaikan ke presiden dan menkeu mereka mendukung penuh," ujarnya.

Menurut dia, Kementerian Keuangan mengapresiasi apa yang dilakukan Kemensos dalam mengintegrasikan keuangan KPM yang sudah graduasi atau keluar dari program bantuan sosial dengan fasilitas pinjaman yang mudah.

Baca Juga:

Demokrat: Sudah Sepatutnya Para Rampok Jiwasraya Dimiskinkan

Program bantuan sosial seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) harus terintegrasi dengan program pemberdayaan yang ada di Kemensos seperti Kelompok Usaha Bersama (Kube) dan kewirausahaan sosial lainnya.

Ke depan, kata Juliari apa yang diberikan lewat bantuan sosial dan jadi kewirausahaan sosial harus menjadi embrio menuju fasilitas-fasilitas pinjaman tunai yang ada.

"Jadi kita bukan hanya memberikan bantuan uang dan hilang begitu saja. Bisnis model ke depan bagaimana bisa memanfaatkan kewirausahaan sosial," tambah dia. (*)

Baca Juga:

Ditjen PAS Pastikan Bongkar Sel Mewah Setnov dan Nazaruddin di Lapas Sukamiskin

#Menteri Sosial #Rakyat Miskin
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

Indonesia
Klarifikasi Polemik Sepatu Sekolah Rakyat Rp 700 Ribu, Mensos: Itu Bukan Harga Final
Mensos Gus Ipul menjelaskan polemik pengadaan sepatu Sekolah Rakyat Rp 700 ribu per pasang. Tegaskan angka itu masih tahap perencanaan dan belum harga akhir.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 08 Mei 2026
Klarifikasi Polemik Sepatu Sekolah Rakyat Rp 700 Ribu, Mensos: Itu Bukan Harga Final
Indonesia
Datangi KPK, Mensos Tegaskan Program Sekolah Rakyat Tak Boleh Dikotori Korupsi
Mensos Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mendatangi KPK untuk berkonsultasi soal tata kelola pengadaan program Sekolah Rakyat agar bebas korupsi dan penyimpangan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 08 Mei 2026
Datangi KPK, Mensos Tegaskan Program Sekolah Rakyat Tak Boleh Dikotori Korupsi
Indonesia
Mensos Sebut Sepatu untuk Sekolah Rakyat yang Viral di Medsos Pemberian Gubernur Jatim
Menekankan pemberian tersebut merupakan bagian dari program Pemerintah Provinsi Jawa Timur, bukan berasal dari anggaran Kemensos.
Dwi Astarini - Rabu, 06 Mei 2026
Mensos Sebut Sepatu untuk Sekolah Rakyat yang Viral di Medsos Pemberian Gubernur Jatim
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Mensos Sebut Orang yang Tak Pakai BPJS selama Setahun Dianggap Mampu
Mensos Syaifullah Yusuf dikabarkan menyebut orang yang tak memakai BPJS selama setahun dianggap mampu. Cek kebenaran informasinya!
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 20 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Mensos Sebut Orang yang Tak Pakai BPJS selama Setahun Dianggap Mampu
Indonesia
Mensos Ungkap 54 Juta Warga Miskin Belum Tercover BPJS PBI, 15 Juta Penerima Justru dari Golongan Mampu
Mensos RI, Saifullah Yusuf mengungkapkan, 54 juta warga miskin belum terima BPJS PBI. Justru, 15 orang juta penerima berasal dari golongan mampu.
Soffi Amira - Senin, 09 Februari 2026
Mensos Ungkap 54 Juta Warga Miskin Belum Tercover BPJS PBI, 15 Juta Penerima Justru dari Golongan Mampu
Indonesia
Peringatan Hari Pahlawan 10 November, Seluruh Rakyat Indonesia Diminta Mengheningkan Cipta Serentak Pukul 08.15
Tahun ini, peringatan Hari Pahlawan mengusung tema 'Pahlawanku Teladanku, Terus Bergerak Melanjutkan Perjuangan'.
Dwi Astarini - Minggu, 09 November 2025
Peringatan Hari Pahlawan 10 November, Seluruh Rakyat Indonesia Diminta Mengheningkan Cipta Serentak Pukul 08.15
Indonesia
Kemensos Gelontorkan Santunan Rp 15 Juta untuk Korban Meninggal akibat Banjir Bandang Bali
Kemensos juga menyalurkan bantuan berupa sembako, makanan bayi, serta kebutuhan pokok lainnya bagi korban banjir.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 16 September 2025
Kemensos Gelontorkan Santunan Rp 15 Juta untuk Korban Meninggal akibat Banjir Bandang Bali
Indonesia
Belasan Ribu Siswa Sekolah Rakyat Bakal Dapat Laptop Baru, Mensos Beri Jaminan Penting
Mengenai spesifikasi laptop, ia menyerahkan sepenuhnya kepada panitia pengadaan, namun memastikan bahwa spesifikasi yang dipilih akan sesuai dengan kebutuhan pembelajaran digital siswa
Angga Yudha Pratama - Minggu, 10 Agustus 2025
Belasan Ribu Siswa Sekolah Rakyat Bakal Dapat Laptop Baru, Mensos Beri Jaminan Penting
Indonesia
Jumlah Penduduk Miskin di Jakarta Tembus 464 Ribu Jiwa, Begini Respons Pramono Anung
Jumlah penduduk miskin di Jakarta tembus 464 ribu orang. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, akan mencari penyebabnya.
Soffi Amira - Sabtu, 26 Juli 2025
Jumlah Penduduk Miskin di Jakarta Tembus 464 Ribu Jiwa, Begini Respons Pramono Anung
Indonesia
Angka Kemiskinan Jakarta Mendadak Meroket, Gubernur Pramono Anung Ungkap Fakta Mengejutkan
Menurut Pramono, kenaikan signifikan jumlah pencari kerja di Jakarta saat ini berpotensi memengaruhi data kemiskinan BPS
Angga Yudha Pratama - Jumat, 25 Juli 2025
Angka Kemiskinan Jakarta Mendadak Meroket, Gubernur Pramono Anung Ungkap Fakta Mengejutkan
Bagikan