Wisata

Menparekraf Dukung Sistem Transportasi Terintegrasi Pariwisata

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Minggu, 04 Juli 2021
Menparekraf Dukung Sistem Transportasi Terintegrasi Pariwisata

Dapat menyajikan layanan pintar bagi para wisatawan. (Foto: Unsplash/Anisetus Palma)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mendukung integrasi sistem transportasi dan pariwisata. Langkah ini diharapkan dapat menyajikan layanan pintar yang tidak hanya menyasar turis lokal, tapi juga mancanegara.

Dalam menjabat sebagai Menparekraf, Sandiaga Uno ingin menciptakan sistem yang terintegrasi antara transportasi dan pariwisata agar Indonesia makin berkualitas.

“Kalau kita tidak integrasikan sistem transportasinya secara digital, kita tidak bisa menciptakan destinasi yang berkualitas dan tidak bisa mendapatkan pengalaman memorable, unforgetable, dan magical. Kita juga tidak bisa mendapatkan keberlanjutan dari sisi lingkungannya,” kata Sandiaga dalam webinar yang diselenggarakan komunitas Intelligent Transport System (ITS), mengutip ANTARA.

Salah satu destinasi wisata super prioritas yang saat ini tengah dikembangkan dari sisi infrastruktur untuk mendukung interkonektivitas serta sistem transportasi adalah Danau Toba. Dana Rp21 triliun digelontorkan untuk membangun infrastruktur fisik guna memastikan bandara, pelabuhan, jalan untuk kendaraan, hingga jalan untuk pejalan kaki yang nyaman di kawasan tersebut.

Baca juga:

Kemenparekraf Dukung Desainer Indonesia di London Design Biennale

Menparekraf Dukung Sistem Transportasi Terintegrasi Pariwisata
Sandiaga Uno ingin menciptakan sistem yang terintegrasi antara transportasi dan pariwisata. (Foto: Instagram/sandiuno)

Dengan adanya sistem pintar yang mengintegrasikan pariwisata dengan transportasi, tentunya infrastruktur itu dapat lebih banyak bermanfaat untuk pembangunan ekonomi di kawasan wisata.

Oleh karena itu, Sandiaga berharap kolaborasi dengan para pihak yang berkaitan soal sistem transportasi digital dapat terjalin dengan serius sehingga bisa menghadirkan layanan pintar bagi wisatawan.

“Kemenparekraf tidak bisa sendiri, butuh ada kemitraan dengan badan usaha milik swasta untuk memberikan dukungan,” lanjutnya.

President of ITS Indonesia William Sabandar mengatakan, sistem itu harus mampu menjembatani kebutuhan wisatawan menghitung biaya perjalanan tidak hanya dari akomodasi tempat tinggal, tapi bisa merinci biaya transportasi, mengenali jenis kendaraan yang digunakan, hingga mengetahui atraksi yang bisa dinikmati.

Baca juga:

Kemenparekraf akan Hadirkan Panduan Wisata Touring

Menparekraf Dukung Sistem Transportasi Terintegrasi Pariwisata
William Sabandar. (Foto: Instagram/williamsabandar)


Oleh karena itu, ITS Indonesia menantikan kehadiran Intelligent Transport Tourism System bisa terintegrasi dengan mendorong penataan dan pemberian informasi seputar pariwisata dan transportasi secara komperhensif.

“Kita mendorong satu sistem terintegrasi yang memungkinkan adanya penataan dan pemberian informasi baik kepada penyedia layanan wisata, hingga pengunjung wisata sehingga ada cara efisien untuk menunjukkan bagaimana memanfaatkan transportasi saat berwisata,” tutup William. (and)

Baca juga:

Kemenparekraf Ajak Musisi Berkarya dengan Inspirasi Budaya Indonesia

#Wisata
Bagikan
Ditulis Oleh

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.

Berita Terkait

Indonesia
Promo Ancol 2026: Tiket Masuk Rp 35 Ribu, Gratis Voucher Makan Rp 20 Ribu
Ancol kini menggelar promo tiket masuk seharga Rp 35 ribu. Nantinya, pengunjung mendapatkan voucher makan senilai Rp 20 ribu.
Soffi Amira - Kamis, 15 Januari 2026
Promo Ancol 2026: Tiket Masuk Rp 35 Ribu, Gratis Voucher Makan Rp 20 Ribu
Indonesia
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Larangan pergerakan kapal pada malam hari di wilayah perairan Taman Nasional (TN) Komodo.
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Januari 2026
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Indonesia
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Menjadi representasi transformasi layanan kereta api dari sekadar moda transportasi menjadi bagian dari ekosistem pariwisata.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Indonesia
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Aktivitas perjalanan di Cirebon selama Nataru mencerminkan tingginya kebutuhan mobilitas masyarakat sekaligus meningkatnya minat perjalanan wisata berbasis kereta api.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Indonesia
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Perjalanan dengan kereta api kini dimaknai sebagai momen menikmati waktu, suasana, dan keindahan alam di sepanjang jalur rel.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Januari 2026
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Foto Essay
Menikmati Keindahan Senja di Pantai Pattaya, Wajah Lain Wisata Alam Thailand
Suasana warga piknik bersama keluarga menikmati matahari terbenam di Pantai Pattaya, Chonburi, Thailand, Sabtu (20/12/2025).
Didik Setiawan - Sabtu, 27 Desember 2025
Menikmati Keindahan Senja di Pantai Pattaya, Wajah Lain Wisata Alam Thailand
Indonesia
Teater Bintang Planetarium Buka Sampai April 2026, Fasilitas Canggih Siap Bikin Pemuda Jakarta Pintar
Untuk itu, ia mendesak Pemprov DKI agar lebih masif dalam menyebarkan informasi pembukaan ini melalui berbagai kanal resmi pemerintah
Angga Yudha Pratama - Jumat, 26 Desember 2025
Teater Bintang Planetarium Buka Sampai April 2026, Fasilitas Canggih Siap Bikin Pemuda Jakarta Pintar
Indonesia
Setelah Kemalingan, Museum Louvre Alami Kebocoran yang Merusak Koleksi Buku
Kebocoran tersebut merupakan masalah besar ketiga yang dihadapi museum yang paling banyak dikunjungi di dunia tersebut dalam beberapa bulan terakhir.
Dwi Astarini - Selasa, 09 Desember 2025
  Setelah Kemalingan, Museum Louvre Alami Kebocoran yang Merusak Koleksi Buku
Indonesia
Ketok Harga Bikin Orang Kapok Liburan di Banten, DPRD Desak Regulasi Tarif Wisata
Ketiadaan standar harga yang jelas sering kali dimanfaatkan untuk mematok tarif semaunya sehingga wisatawan kapok liburan di Banten
Wisnu Cipto - Selasa, 25 November 2025
Ketok Harga Bikin Orang Kapok Liburan di Banten, DPRD Desak Regulasi Tarif Wisata
Fun
Wisatawan Indonesia Andalkan Fitur AI untuk Rekomendasi dan Layanan Hotel
Survei SiteMinder 2026 mencatat 59% wisatawan RI menginginkan layanan hotel berbasis AI untuk pengalaman menginap lebih efisien.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 November 2025
Wisatawan Indonesia Andalkan Fitur AI untuk Rekomendasi dan Layanan Hotel
Bagikan