Menparekraf Ajak Santri Berinovasi Memanfaatkan AI

P Suryo RP Suryo R - Kamis, 27 Juli 2023
Menparekraf Ajak Santri Berinovasi Memanfaatkan AI

Mempelajari AI untuk pendidikan dan mendorong ekonomi global. (Unsplash/Markus Spiske)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

TERKNOLOGI yang semakin berkembang seolah tak terbendung semenjak kehadiran artificial intelligence (AI). AI atau kecerdasan buatan ini merujuk pada kemampuan komputer yang mengeksekusi tugas yang biasanya membutuhkan kecerdasan manusia.

AI yang mengalami kemajuan yang pesat dalam beberapa waktu terakhir dan digunakan dalam berbagai bidang seperti analisis data, penelitian medis dan lainnya. Hadirnya AI memicu pertimbangan etika dan sosial tentang penggunaan serta potensi dampaknya terhadap pekerjaan manusia.

Baca Juga:

ADLink Pocket AI, GPU dengan Ukuran Sekecil External Storage

ai
Sandiaga mengajak untuk berinovasi memanfaatkan AI (Kemenparekraf)

Menteri Pariwisata dan Ekonomi kreatif, Sandiaga Uno mendorong para santri sebagai salah satu penggerak ekonomi kreatif untuk dapat mengadopsi perkembangan teknologi digital di tengah tantangan ekonomi global dan berinovasi memanfaatkan kecerdasan buatan.

“Ada 23 juta lapangan kerja yang dikatakan akan tergantikan oleh teknologi termasuk AI. Tapi sebetulnya tidak akan terhapus kalau kita memiliki inovasi-inovasi," tegas Sandiaga Uno.

Seperti yang dilakukan oleh Pondok Pesantren Darul Muttaqien, Bogor, membuat program pelatihan Santri Digitalpreneur. Dengan mengadopsi teknologi AI yang ditunjang dengan inovasi adaptasi, dan kolaborasi, justru akan tercipta 46 juta lapangan kerja baru.

Potensi ini yang harus bisa dimanfaatkan dengan baik oleh para penerus bangsa sehingga dapat menciptakan peluang usaha dan lapangan kerja baru. Terlebih saat melihat saat ini pengguna internet di Indonesia mencapai 215,63 juta orang pada periode 2022 hingga 2023.

Baca Juga:

Tak Banyak Menyerap Polutan, Tanaman Hias Lebih Bermanfaat untuk Kesehatan Mental

ai
Menparekraf apresiasi karena menjadikan teknologi digital sebagai materi utama pelajaran (Kemenparekraf)

“Karenanya kita harapkan program Santri Digitalpreneur Indonesia mampu menjadikan para santri bukan hanya siap dari iman dan takwa yang berakhlakul karimah. Tapi juga dengan ilmu pengetahuan dan teknologi sehingga bisa menjadi seorang digitalpreneur yang membawa Indonesia maju,” kata Sandiaga.

Menparekraf mengapresiasi Pondok Pesantren Darul Muttaqien Jabon Mekar yang menjadikan materi teknologi digital sebagai salah satu materi utama pelajaran. Berharap agar pendidikan Indonesia dapat mengutamakan pelajaran teknologi digital agar tidak tergerus dengan adanya AI.

"Perkembangan teknologi merupakan suatu keniscayaan bagi bangsa yang merdeka. Karena teknologi ini harus dikuasai tidak hanya sebagai alat, tapi juga harus diimbangi dengan semangat kebangsaan yang melekat dengan ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, keadilan sosial," kata Pimpinan Pondok Pesantren KH. Adyanto Arief.

Kehadiran teknologi baru bukan untuk mengancam masyarakat. Masyarakat harus bisa hidup berdampingan dan memanfaatkan kebaruan teknologi agar tidak terdisrupsi. (zvw)

Baca Juga:

Mobil Balap Mazda Gunakan Bahan Bakar Sintetis Netral-Karbon

#Teknologi #Pendidikan
Bagikan
Ditulis Oleh

P Suryo R

Stay stoned on your love

Berita Terkait

Tekno
OPPO Reno 16 Series Meluncur di Indonesia 3 Juli 2026, Pre-Order Sudah Dibuka!
OPPO Reno 16 series siap meluncur di Indonesia pada 3 Juli 2026. Kini, pre-order HP tersebut sudah dibuka sejak 18 Juni 2026.
Soffi Amira - Jumat, 19 Juni 2026
OPPO Reno 16 Series Meluncur di Indonesia 3 Juli 2026, Pre-Order Sudah Dibuka!
Tekno
Apple akan Naikkan Harga Produk, Ledakan AI Dorong Kenaikan Biaya Cip
Penaikan harga tersebut tidak dapat dihindari karena situasi terkait dengan cip memori telah menjadi tidak berkelanjutan.
Dwi Astarini - Kamis, 18 Juni 2026
Apple akan Naikkan Harga Produk, Ledakan AI Dorong Kenaikan Biaya Cip
Tekno
Bocoran iPhone Air 2: Hadir dengan Kamera Ultra-Wide dan Performa Lebih Kencang
iPhone Air 2 kabarnya akan hadir dengan konsep baru. HP itu membawa kamera ganda dan baterai yang lebih awet.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
Bocoran iPhone Air 2: Hadir dengan Kamera Ultra-Wide dan Performa Lebih Kencang
Tekno
Vivo X Fold 6 Meluncur Juli 2026, Bawa Baterai 7.000mAh dan Kamera 200MP
Vivo X Fold 6 kabarnya meluncur global pada Juli 2026 mendatang. HP ini membawa baterai 7.000mAh dan kamera 200MP.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
Vivo X Fold 6 Meluncur Juli 2026, Bawa Baterai 7.000mAh dan Kamera 200MP
Tekno
OPPO Reno 15A Diam-diam Meluncur, Bawa Baterai 7.000mAh dan Snapdragon 6 Gen 1
OPPO Reno 15A diam-diam meluncur di Jepang. HP ini membawa baterai jumbo 7.000mAh dan kamera 50MP.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
OPPO Reno 15A Diam-diam Meluncur, Bawa Baterai 7.000mAh dan Snapdragon 6 Gen 1
Tekno
Apple Kemungkinan Tak Rilis iPhone 18 di 2026, Fokus ke Seri Fold dan Pro
Apple kemungkinan menunda peluncuran iPhone 18 reguler hingga 2027. iPhone 18 Pro dan iPhone lipat pertama disebut tetap meluncur pada 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 18 Juni 2026
Apple Kemungkinan Tak Rilis iPhone 18 di 2026, Fokus ke Seri Fold dan Pro
Indonesia
KPK Ikut Awasi Pelaksanaan SPMB di Jakarta, Cegah Orang Titipan dan Korupsi
Pelaksanaan SPMB telah berlangsung mulai 15 Juni hingga 9 Juli 2026.
Dwi Astarini - Kamis, 18 Juni 2026
KPK Ikut Awasi Pelaksanaan SPMB di Jakarta, Cegah Orang Titipan dan Korupsi
Indonesia
Mendikdasmen Minta Dana Wajib Belajar 13 Tahun Rp 11,928 Triliun
Kementerian urusan pendidikan ini menyampaikan usulan tambahan anggaran sebesar Rp 40,75 triliun pada Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun Anggaran 2027
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 17 Juni 2026
Mendikdasmen Minta Dana Wajib Belajar 13 Tahun Rp 11,928 Triliun
Tekno
Xiaomi 18 Pro Kabarnya Debut Lebih Awal, Mulai Ikuti Strategi Apple?
Xiaomi 18 Pro kabarnya meluncur lebih awal. Lalu, versi Standar akan menyusul pada 2027 mendatang.
Soffi Amira - Rabu, 17 Juni 2026
Xiaomi 18 Pro Kabarnya Debut Lebih Awal, Mulai Ikuti Strategi Apple?
Indonesia
Disrupsi Teknologi Jadi Bahan Ajar Para Sarjana, Magister, dan Doktor Ilmu Kepolisian
Gencarnya informasi tanpa terakurasi, dapat menimbulkan konflik di tengah masyarakat.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 17 Juni 2026
Disrupsi Teknologi Jadi Bahan Ajar Para Sarjana, Magister, dan Doktor Ilmu Kepolisian
Bagikan