Menlu G20 Bakal Kumpul di Bali Awal Juli Nanti
Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi. (Foto: Sekretariat Presiden)
MerahPutih.com - Dukungan terhadap Presidensi G20 Indonesia dinilai masih sangat kuat. Walaupun, situasi dunia tengah berada dalam kondisi rumit dan sulit.
Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno LP Marsudi mengatakan, diskusi terkait substansi di semua Working Group sampai saat ini berjalan dengan baik.
Baca Juga:
Pertemuan Kedua TIIWG G20, Pemkot Solo Siapkan Kirab Budaya dan Pameran UMKM
"Sehingga dapat saya sampaikan bahwa everything is on the right track," ujar Menlu dilansir setkab.go.id, Kamis (23/6).
Retno menegaskan, Indonesia berkomitmen untuk mendorong G20 menjadi katalis pemulihan ekonomi global di tengah situasi yang sangat sulit ini.
"Situasi ini justru mendorong presidensi Indonesia untuk lebih aktif dalam menjadikan G20 sebagai katalis bagi pemulihan ekonomi global," ujarnya.
Indonesia, kata ia, terus melakukan komunikasi intensif di semua lapisan. Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) telah berkomunikasi dengan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (Sekjen PBB) dan sejumlah pemimpin dunia lainnya.
Ia menegaskan, pihaknya terus melakukan komunikasi intensif dengan para menlu G20 dan mitra dari negara lainnya. Termasuk rencana pertemuan para menlu G20 yang akan diselenggarakan di Bali tanggal 7-8 Juli 2022.
"Komunikasi intensif terus dilakukan di semua layer," ungkapnya. (Pon)
Baca Juga:
Mengintip Spesifikasi Mobil untuk Tamu VIP KTT G20 Bali
Bagikan
Ponco Sulaksono
Berita Terkait
Jadi Tentara Bayaran Rusia, Desersi Brimob Bripda MR ‘Pamer’ Gaji Rubel ke Provos
Bripda Rio Desersi Brimob Aceh Gabung Tentara Rusia Sudah Dipecat Tidak Hormat
Jejak Hitam Bripda MR, Desersi Brimob Aceh yang Gabung Tentara Bayaran Rusia
Kemenlu Belum Akan Evakuasi WNI Dari Iran
WNI Anak Terkait ISIS Dibui Hampir 8 Bulan di Yordania, Kemenlu Pastikan Kondisinya Sehat
WNI Anak di Yordania Diduga Dukung ISIS, Kemenlu Pantau Proses Hukum
4 ABK WNI Diculik Bajak Laut, KBRI Desak Tanggung Jawab Perusahaan Kapal
Kota Basis Konsentrasi WNI di Iran Masih Aman, Kemenlu: Opsi Evakuasi Belum Mendesak
Kondisi Teheran 'dalam Bahaya', WNI Diminta Waspada dan Hindari Kerumunan
Kemenlu Pulangkan 3 WNI Terjebak di Yaman