Menkopolhukam: Melanjutkan Persaingan Akan Memperlemah Bangsa

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Jumat, 28 Juni 2019
Menkopolhukam: Melanjutkan Persaingan Akan Memperlemah Bangsa

Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam), Wiranto. (Antaranews)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam), Wiranto mengatakan upaya melanjutkan persaingan politik usai keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) hanya akan memperlemah bangsa di tengah tantangan global yang kompleks.

"Persaingan di dalam negeri sudah selesai, seiring dengan pemilu yang sudah selesai. Tidak bisa dilanjut karena cuma memperlemah bangsa," kata Wiranto di Gedung Kemenkopolhukam Jakarta Pusat, Jumat (28/6) sore.

Menurut Wiranto, presiden terpilih Joko Widodo telah mengajak seluruh komponen masyarakat untuk bersatu menghadapi tantangan masa depan yang masih sangat kompleks.

Persaingan politik yang terjadi di dalam negeri, kata Wiranto, hanya bersifat temporer selama pemilu bergulir. Namun persaingan yang sesungguhnya bagi Indonesia adalah antarnegara dalam upaya meningkatkan ekonomi, hukum, dan sebagainya.

Menko Polhukam Wiranto di Jakarta (ANTARA FOTO/Reno Esnir)
Menko Polhukam Wiranto di Jakarta (ANTARA FOTO/Reno Esnir)

Baca Juga: Prabowo: Koalisi Indonesia Adil Makmur Bubar

"Persaingan itu di luar sana, antarnegara baik itu regional maupun global. Persaingan dalam negeri hanya temporer karena bersifat pemilu. Kita harus sadar, bahwa persaingan sesungguhnya di luar sana," katanya seperti dilansir Antara.

Wiranto mengatakan, komentar presiden terpilih Joko Widodo maupun Prabowo Subianto saat menanggapi jalannya sidang putusan MK, Kamis (27/6) malam, memiliki semangat bahwa keduanya sangat menghormati konstitusi.

"Komentarnya Prabowo harus juga diimbangi dengan statemennya Joko Widodo. Dua komentar ini kita rangkum dalam satu semangat bahwa keduanya ini sangat menghormati konstitusi," ujarnya.

Wiranto mengajak seluruh elemen bangsa yang sempat terpecah selama pemilu untuk bersatu usai berakhirnya sengketa Pilpres 2019.

"Pak Joko Widodo bilang, tidak ada lagi kubu-kubuan. Kita bersatu kembali sebagai bangsa. Beliau katakan siap jadi Presiden bagi seluruh rakyat Indonesia," katanya. (*)

Baca Juga: Pengamat Minta Prabowo Pikir Ulang soal Laporan ke Mahkamah Internasional

#Wiranto #Pilpres 2019
Bagikan
Ditulis Oleh

Zaimul Haq Elfan Habib

Low Profile

Berita Terkait

Indonesia
43.363 Orang Berencana Berangkat Umrah, Pemerintah Minta Ditunda
Calon jemaah umrah yang direncanakan berangkat hingga sebelum musim haji pada 18 April 2026 berjumlah 43.363 orang yang berasal dari 439 Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 03 Maret 2026
43.363 Orang Berencana Berangkat Umrah, Pemerintah Minta Ditunda
Indonesia
Wiranto Sebut Mendiang Try Sutrisno Layak Disebut Negarawan Sejati, Taat Konstitusi
Try Sutrisno merupakan figur yang selalu memikirkan langkah terbaik untuk masyarakat selama menjalankan tugas kenegaraan.
Dwi Astarini - Senin, 02 Maret 2026
Wiranto Sebut Mendiang Try Sutrisno Layak Disebut Negarawan Sejati, Taat Konstitusi
Indonesia
Pemakaman Istri di Karanganyar, Wiranto Turun Langsung ke Liang Lahat
Ratusan pelayat dari keluarga, kerabat, tokoh masyarakat, hingga pejabat negara hadir memberikan penghormatan terakhir.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 17 November 2025
Pemakaman Istri di Karanganyar, Wiranto Turun Langsung ke Liang Lahat
Indonesia
Jokowi Melayat Istri Wiranto di Lanud Adi Soemarmo tidak Ikut ke Lokasi Pemakaman
Wiranto mendapati Jokowi dan Iriana menunggu di landasan bandara untuk melayat, langsung menghampirinya dan mengajak bersalaman.
Wisnu Cipto - Senin, 17 November 2025
Jokowi Melayat Istri Wiranto di Lanud Adi Soemarmo tidak Ikut ke Lokasi Pemakaman
Indonesia
Jenderal Wiranto Berduka, Istrinya Tutup Usia Dimakamkan di Solo Hari Ini
Kabar duka datang dari keluarga mantan Panglima TNI Jenderal Purnawirawan Wiranto. Istrinya, Rugaiya Usman Wiranto, meninggal dunia
Wisnu Cipto - Senin, 17 November 2025
Jenderal Wiranto Berduka, Istrinya Tutup Usia Dimakamkan di Solo Hari Ini
Indonesia
Sepak Terjang Wiranto, Pernah Diisukan Berseberangan kini Jadi Penasihat Khusus Prabowo
Wiranto lahir di Yogyakarta 4 April 1947
Angga Yudha Pratama - Rabu, 23 Oktober 2024
Sepak Terjang Wiranto, Pernah Diisukan Berseberangan kini Jadi Penasihat Khusus Prabowo
Indonesia
Swasta Bersedia Bantu Impor Sapi Perah Program Makan Bergizi Gratis
“Kita Impor bahan baku yang belum ada, misal upaya beli sapi perah kecil dengan harapan 5 tahun ke depan sapi baru bisa diperah. Kolaborasi swasta diperlukan.”
Wisnu Cipto - Kamis, 19 September 2024
Swasta Bersedia Bantu Impor Sapi Perah Program Makan Bergizi Gratis
Berita
Wiranto Beberkan Alasan Dukung Prabowo-Gibran di Pilpres 2024
Wiranto menjelaskan alasan mengapa ia mendukung Prabowo-Gibran di Pilpres 2024.
Soffi Amira - Senin, 05 Februari 2024
Wiranto Beberkan Alasan Dukung Prabowo-Gibran di Pilpres 2024
Bagikan