Menko Airlangga Sebut Ekonomi Indonesia Tumbuh di Atas 5 Persen Sepanjang 2022

Andika PratamaAndika Pratama - Kamis, 26 Januari 2023
Menko Airlangga Sebut Ekonomi Indonesia Tumbuh di Atas 5 Persen Sepanjang 2022

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam Rakornas PC PEN di Jakarta, Kamis (26/1/2023). (ANTARA/Sanya Dinda)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Airlangga Hartarto menghadiri Rakornas Transisi Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat.

Airlangga menyampaikan laporan bahwa perekonomian Indonesia terus tumbuh di atas 5 persen sepanjang tahun 2022 meskipun pandemi COVID-19 di tanah air belum sepenuhnya berakhir.

Baca Juga

Pertumbuhan Ekonomi Harus Berdampak Pada Kesejahteraan Masyarakat

"Defisit APBN di bawah 3 persen di 2022 di angka 2,38 persen, inflasi terkendali di 5,51 persen, dan ini koordinasi dan extra effort pusat dan daerah. Tingkat pengangguran turun jadi 5,86 persen di Agustus 2022," kata Airlangga di Jakarta, Kamis (26/1).

Airlangga memuji kebijakan rem dan gas Jokowi. Menurutnya, langkah tersebut optimal meski dinilai berani dan berisiko.

"Dengan catatan positif ini, tentunya penghentian PPKM telah diterbitkan oleh Inmendagri pada 30 Desember 2022 dan kita memasuki masa transisi," tuturnya.

Baca Juga

Pencabutan PPKM Diyakini Berdampak Positif ke Ekonomi Nasional

"Dalam situasi ini, Satgas COVID-19 tetap berjalan, vaksinasi booster tetap berjalan dan diberikan gratis, early warning indicator dan early warning system tetap berjalan, crisis management protocol pandemi dapat diaktifkan kembali jika memasuki masa krisis atas rekomendasi Kementerian Keuangan," ujarnya

Pada 2021, lanjut Airlangga, pemerintah menganggarkan Rp 744 triliun untuk program PC PEN dengan fokus untuk reformasi ekonomi dan penanganan COVID-19 varian Delta yang terserap senilai 88 persen atau Rp655,1 triliun.

Di 2020 pemerintah menganggarkan Rp 695,2 triliun untuk kebijakan-kebijakan luar biasa di sektor riil yang terealisasi senilai Rp 575,8 triliun atau 8 3,2 persen.

“Adapun lessons learned dari penanganan COVID-19, di bawah satu kemudi Presiden RI, penanganan COVID-19 secara rem dan gas untuk menyeimbangkan kehidupan dan penghidupan terbukti optimal. Kita berani mengambil risiko tapi tetap terukur,” ucapnya.

Selain itu dari COVID-19 dipelajari bahwa pemerintah perlu memastikan ketersediaan dan kualitas data, berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat, dan memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan ketepatan sasaran program.

“Pandemi COVID-19 juga melahirkan inovasi seperti pembuatan Vaksin Merah Putih,” pungkasnya. (Knu)

Baca Juga

Menkeu Ungkap APBN 2022 Jadi Instrumen Strategis Jaga Pemulihan Ekonomi

#Airlangga Hartarto #Ekonomi Indonesia
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Mensesneg: Fundamental Ekonomi Indonesia Cukup Kuat
Prasetyo Hadi juga mengajak seluruh pihak untuk tetap optimistis dalam menjaga kekuatan ekonomi nasional.
Frengky Aruan - Sabtu, 06 Juni 2026
Mensesneg: Fundamental Ekonomi Indonesia Cukup Kuat
Indonesia
Prabowo Jadikan Pancasila Kompas Transformasi Ekonomi Nasional Cegah Kebocoran
Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen menjalankan transformasi ekonomi nasional dalam amanat Hari Lahir Pancasila 2026.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Juni 2026
Prabowo Jadikan Pancasila Kompas Transformasi Ekonomi Nasional Cegah Kebocoran
Indonesia
Aturan Ekspor SDA Satu Pintu Berlaku Besok, Menko Airlangga Jamin Masa Transisi Tanpa Kendala
Pemerintah memastikan kebijakan ekspor Sumber Daya Alam (SDA) satu pintu akan mulai berlaku pada 1 Juni 2026.
Wisnu Cipto - Minggu, 31 Mei 2026
Aturan Ekspor SDA Satu Pintu Berlaku Besok, Menko Airlangga Jamin Masa Transisi Tanpa Kendala
Indonesia
Mata Uang Negara Tetangga Menguat, Ini Alasan Rupiah Terseok-Seok
Mata uang seperti Ringgit Malaysia, Euro, Swiss Franc, hingga beberapa mata uang negara berbasis komoditas dan emerging markets justru menunjukkan penguatan terhadap dolar AS
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 26 Mei 2026
Mata Uang Negara Tetangga Menguat, Ini Alasan Rupiah Terseok-Seok
Indonesia
Pemerintah Istimewakan AS, Dikecualikan Aturan Devisa Hasil Ekspor
Pemerintah menurunkan batas konversi DHE valuta asing ke rupiah dari sebelumnya 100 persen menjadi maksimal 50 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 22 Mei 2026
Pemerintah Istimewakan AS, Dikecualikan Aturan Devisa Hasil Ekspor
Indonesia
Aturan Baru DHE SDA Berlaku 1 Juni 2026, Eksportir Wajib Simpan Devisa di RI
Pemerintah resmi merevisi aturan DHE SDA mulai 1 Juni 2026. Eksportir wajib menempatkan 100 persen devisa hasil ekspor ke sistem keuangan Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 20 Mei 2026
Aturan Baru DHE SDA Berlaku 1 Juni 2026, Eksportir Wajib Simpan Devisa di RI
Indonesia
Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen Tidak Dirasakan Dunia Usaha, Malah Tekanan Biaya Meningkat
Pelemahan nilai tukar rupiah menjadi salah satu faktor utama yang menekan kinerja usaha, terutama bagi sektor yang bergantung pada bahan baku impor.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 06 Mei 2026
Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen Tidak Dirasakan Dunia Usaha, Malah Tekanan Biaya Meningkat
Indonesia
Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Ekonomi, Sikapi Penutupan Selat Hormuz
Mandat utama dari satgas itu mempercepat implementasi program prioritas pemerintah secara terintegrasi dan kolaboratif.
Dwi Astarini - Minggu, 03 Mei 2026
Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Ekonomi, Sikapi Penutupan Selat Hormuz
Indonesia
Pemerintah Nolkan Bea Masuk LPG dan Bahan Baku Plastik, Bantu Tekan Biaya Industri
Pemerintah menurunkan bea masuk LPG dari 5% menjadi 0% untuk menjaga daya beli dan mendukung industri. Kebijakan berlaku selama 6 bulan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 28 April 2026
Pemerintah Nolkan Bea Masuk LPG dan Bahan Baku Plastik, Bantu Tekan Biaya Industri
Indonesia
Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Bahan Baku Plastik Impor
kebijakan itu juga diterapkan guna menjaga stabilitas harga di sektor kemasan agar tidak mendorong kenaikan harga makanan dan minuman.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 28 April 2026
Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Bahan Baku Plastik Impor
Bagikan