Menkes akan Bahas Aturan Soal Gula Cegah Naiknya Kasus Diabetes pada Anak

Mula AkmalMula Akmal - Rabu, 08 Februari 2023
Menkes akan Bahas Aturan Soal Gula Cegah Naiknya Kasus Diabetes pada Anak

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. (Foto: Ist)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan strategi pihaknya dalam mencegah peningkatan kasus Diabetes Melitus (DM) pada anak. Salah satunya yakni, pengaturan makanan yang mengandung gula, garam, dan lemak.


Hal tersebut disampaikan Budi menyikapi meningkatnya kasus diabetes anak sebanyak 70 kali lipat sejak 2010 berdasarkan data Ikatan Dokter Anak Indonesia.

Baca Juga:

Menkes Bantah Kenaikan Kasus COVID-19 Bukan Akibat Mobilitas Masyarakat

"Kita akan fokus ke promotif preventif. Gula, garam, dan lemak ini akan kita atur," kata Budi dalam rapat kerja (raker) dengan Komisi IX DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (8/2).

"Ini mungkin multi sektoral, jadi saya akan bicara dengan pak Menko (Menteri Koordinator) karena sudah menyinggung industri dan sisi ekonomi," sambungnya.

Budi menekankan, pihaknya akan berupaya untuk meningkatkan koordinasi dengan kementerian dan lembaga lain dalam pengaturan gula, garam, dan lemak untuk menekan angka diabetes pada anak.

Ia lantas mencontohkan, pihaknya sudah mengirimkan surat ke Kementerian Keuangan untuk pengenaan cukai Minuman Berpemanis dalam Kemasan (MBDK).

Budi berharap cukai ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk membatasi konsumsi MBDK dan mendorong para pengusaha untuk menciptakan produk MBDK dengan kandungan yang lebih rendah gula/lebih sehat.

Baca Juga:

Menkes: Tahun Ini Kita akan Geser dari Pandemi ke Endemi COVID-19

"Efek lain dari cukai MBDK adalah peningkatan pendapatan negara," imbuhnya.

Selain itu, Budi mengatakan pihaknya akan memperkuat sosialisasi Peraturan Menteri Kesehatan Indonesia (PMK) Nomor 30 Tahun 2013 dan PMK Nomor 63 Tahun 2015 Tentang Perubahan PMK Nomor 30 Tahun 2013 tentang Pencantuman Informasi Kandungan Gula, Garam, dan Lemak Serta Pesan Kesehatan untuk Pangan Olahan dan Pangan Siap Saji.

Sementara tindakan promotif dan preventif, kata Budi, adalah promosi kesehatan dan kampanye Gerakan Nusantara Tekan Angka Obesitas (Gentas) dan pengendalian GGL (gula, garam dan lemak).

Kemudian deteksi dini adalah pemeriksaan gula darah pada seluruh penduduk usia di atas 40 tahun serta pengembangan jejaring Rumah Sakit pengampunan diabetes melitus.

Ia menyinggung soal data IDAI yang berbeda dengan data Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) terkait anak terkena diabetes melitus. Pihaknya akan berupaya agar data-data ini bisa diseragamkan.

"Keterbukaan data ini dan single system ini yang mau kita satukan dengan pilar keenam transformasi yang namanya sistem SATU SEHAT. Semuanya nanti jadi satu," pungkasnya. (Pon)

Baca Juga:

Kemenkes Minta Masyarakat Jangan Beli Obat Sirop Tanpa Konsultasi Dokter

#Menteri Kesehatan #Penyakit Diabetes #Anak #Gula
Bagikan
Ditulis Oleh

Ponco Sulaksono

Berita Terkait

Indonesia
Tekanan Darah dan Kolesterol Meningkat Usai Idul Adha, Menkes: Bukan Salah Si Kambing
Menkes menyebut, kebiasaan menambahkan santan berlebihan, garam, gula, hingga jeroan saat memasak faktor utama meningkatnya tekanan darah dan kadar kolesterol usai Idul Adha.
Frengky Aruan - Rabu, 27 Mei 2026
Tekanan Darah dan Kolesterol Meningkat Usai Idul Adha, Menkes: Bukan Salah Si Kambing
Indonesia
Age Assurance Senjata Baru PP Tunas Tutup Celah Anak Manipulasi Umur Daftar Medsos
Pentingnya teknologi Age Assurance bagi PSE sesuai PP Tunas. Teknologi ini menutup celah verifikasi usia manual dan didukung program literasi digital untuk orang tua.
Wisnu Cipto - Jumat, 22 Mei 2026
Age Assurance Senjata Baru PP Tunas Tutup Celah Anak Manipulasi Umur Daftar Medsos
Indonesia
Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Temukan Ribuan Siswa Alami Masalah Gigi dan Anemia
Program Cek Kesehatan Gratis di sekolah menemukan berbagai masalah kesehatan siswa, mulai dari gangguan kebugaran, gigi berlubang, anemia hingga tekanan darah meningkat.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 07 Mei 2026
Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Temukan Ribuan Siswa Alami Masalah Gigi dan Anemia
Indonesia
Kasus Kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Dosen dan Hakim Aktif Diminta Segera Dinonaktifkan
Beberapa anak terlaporkan mengidap penyakit seperti pneumonia, bronkitis, infeksi saluran kemih (ISK), hingga mengalami stunting akibat kekurangan gizi dan dehidrasi
Angga Yudha Pratama - Minggu, 03 Mei 2026
Kasus Kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Dosen dan Hakim Aktif Diminta Segera Dinonaktifkan
Indonesia
Skandal Little Aresha Yogyakarta Picu Amarah, DPR RI Desak Reformasi Izin Daycare
Pemerintah daerah kini memikul tanggung jawab besar untuk menyisir kembali legalitas setiap satuan pendidikan anak usia dini (PAUD) dan taman penitipan anak
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 April 2026
Skandal Little Aresha Yogyakarta Picu Amarah, DPR RI Desak Reformasi Izin Daycare
Indonesia
Jika Daycare Lakukan Kekerasan ke Anak, Ini Yang Harus Dilakukan Orang Tua
Pengelola tempat penitipan anak yang baik seharusnya terbuka dan kooperatif dalam menanggapi kekhawatiran yang disampaikan oleh orang tua.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 27 April 2026
Jika Daycare Lakukan Kekerasan ke Anak, Ini Yang Harus Dilakukan Orang Tua
Indonesia
Ingat Ortu, Popok Itu Jangan Bikin Kulit Bayi Irotasi
Popok tidak hanya berfungsi sebagai perlindungan dasar, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pencegahan untuk menjaga kenyamanan dan mendukung tumbuh kembang si Kecil dalam penggunaan sehari-hari.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 25 April 2026
Ingat Ortu, Popok Itu Jangan Bikin Kulit Bayi Irotasi
Indonesia
Akhirnya, YouTube Patuhi Aturan Batasan Usia Pengguna 16 Tahun di Indonesia
Kini halaman Bantuan YouTube di Indonesia, tertulis pernyataan resmi: “Jika Anda berusia di bawah 16 tahun di Indonesia, akses ke akun Anda di YouTube mungkin akan dinonaktifkan.”
Wisnu Cipto - Rabu, 22 April 2026
Akhirnya, YouTube Patuhi Aturan Batasan Usia Pengguna 16 Tahun di Indonesia
Lifestyle
Hari Diabetes Nasional: Indonesia Peringkat 5 Dunia, Dokter Soroti Pentingnya Ubah Pola Penanganan
Indonesia menduduki peringkat kelima dengan jumlah penderita diabetes terbanyak di dunia. Dokter pun menyoroti pentingnya pola penanganan.
Soffi Amira - Sabtu, 18 April 2026
Hari Diabetes Nasional: Indonesia Peringkat 5 Dunia, Dokter Soroti Pentingnya Ubah Pola Penanganan
Indonesia
Menkes Ungkap 10 Persen Orang Kaya Terima PBI BPJS, Pemerintah Siap Coret
Menkes Budi Gunadi Sadikin ungkap temuan orang kaya terima BPJS gratis. Pemerintah akan alihkan bantuan ke masyarakat yang lebih membutuhkan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 15 April 2026
Menkes Ungkap 10 Persen Orang Kaya Terima PBI BPJS, Pemerintah Siap Coret
Bagikan